Garasi.id
Garasi.id Solusi Jual Beli Mobil Bekas

9 Ciri Ciri Mobil Bekas Tabrakan yang Perlu Diketahui

15 Jun 2019 | 19:41 WIB
BAGIKAN

Memiliki sebuah mobil impian merupakan dambaan setiap orang saat ini. Kemudahan serta rasa nyaman yang ditawarkan oleh hadirnya mobil impian membuat penjualan mobil bekas semakin meningkat tiap tahunnya. Selain itu, faktor tingginya harga mobil baru turut mengambil peran untuk memikat orang membeli mobil bekas.

Akan tetapi, Sahabat jangan sampai terkecoh dan membeli mobil yang sudah pernah mengalami tabrakan. Mobil bekas tabrakan memang bisa terlihat dari kondisinya yang sudah tidak lagi sempurna dan tampak di beberapa bagian yang terkena dampak tabrakan sulit untuk diperbaiki kembali. Namun, biasanya calon pembeli hanya fokus dengan memeriksa bagian mesin saja, padahal nyatanya ini bukanlah satu-satunya tanda mobil bekas tabrakan.

9 Ciri Ciri Mobil Bekas Tabrakan yang Perlu Diketahui

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli sebuah mobil bekas, ketahuilah dengan tepat ciri-ciri mobil yang pernah mengalami kecelakaan/tabrakan yang akan kami ulas di bawah ini.

Permukaan Kap Mesin Tidak Rata

Tanda-tanda mobil yang pernah mengalami tabrakan adalah beberapa bagian dari mobil nampak meninggalkan bekas yang tipis. Walaupun pemilik sebelumnya pasti berusaha untuk menutupinya, jika kita jeli dalam melakukan inspeksi kita tidak akan salah membeli mobil.  Biasanya kap mobil bagian depan tidak akan bisa memiliki bentuk yang simetris jika pernah mengalami kecelakaan. Sahabat tinggal meraba secara perlahan kap mesin mobil yang akan dibeli, lalu bandingkan dengan bodi bagian kiri dan kanan depan, apakah ada celah di antara kap dengan bodinya, jika ada kemungkinan besar kap mesin mobil itu sudah direparasi. 

Asimetris Pada Lekukan Bodi

Satu-satunya cara yang pasti digunakan untuk memperbaiki bodi mobil setelah tabrakan adalah dengan membawanya ke bengkel ketok magic. Di bengkel tersebut bodi yang rusak dan penyok akan dibentuk kembali seperti semula. Metode yang digunakan oleh bengkel tersebut dapat menimbulkan bekas yang tidak akan pernah bisa ditutupi. Bentuk seperti kurang melengkung, atau justru menimbulkan patahan yang tidak wajar merupakan tanda mobil tersebut pernah di bawa ke bengkel ketok magic.

Bagian Bodi Mobil Terasa Berbeda

Cara ini merupakan cara orang jaman dahulu untuk menguji apakah mobil tersebut merupakan mobil bekas tabrakan atau tidak. Dengan mengetuk bagian bodi mobil dari berbagai sisi, Sahabat akan mendengar perbedaan suara yang ditimbulkan oleh ketukan tadi. Jika di beberapa bagian suara terdengar lebih berat berarti bagian tersebut pernah diberi dempul akibat tabrakan. 

Permukaan yang Tidak Rata Pada Pilar B

Jangan anggap remeh masalah yang satu ini, mungkin Sahabat akan berpikir bahwa mobil tersebut terbentur tiang portal atau kejatuhan suatu benda yang berat dari atas. Nyatanya, jika pada pilar B atau C pada mobil bekas yang akan kamu beli terdapat bekas dempul atau las, sudah dapat dipastikan mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan dari arah samping. 

Ukuran Celah Bemper yang Tidak Pas

Perhatikan dengan seksama celah yang ada pada bagian bemper depan mobil dengan grill atau lampu. Apabila terdapat celah yang tidak sama tanyakan kepada penjual apakah bemper tersebut rusak karena baut yang lepas atau pernah mengalami kecelakaan lalu diganti dengan parts yang tidak original. 

Bagian Pintu Mobil Terasa Sulit Dioperasikan

Dengan membuka dan menutup pintu secara berulang, Sahabat bisa tahu secara langsung apakah bagian pintu tersebut masih sesuai dengan bentuknya atau tidak. Jika saat dibuka atau ditutup mengeluarkan decitan atau justru sulit untuk dioperasikan pintu tersebut bisa dipastikan penyok. 

Lakukan Spooring Manual

Tidak perlu repot membawa ke bengkel untuk melakukan spooring manual. Hanya bermodalkan benang nilon, lalu putarkan benang nilon tersebut di keempat roda mobil hingga rata. Jika sudah, coba lihat secara teliti apakah benang nilon yang sudah terpasang itu nampak renggang di antara roda depan dengan roda belakang. Apabila menemukan masalah seperti ini, maka Sahabat lebih baik berdiskusi dengan pemilik mobil untuk memeriksa ke bengkel spooring mobil sehingga dapat mengetahui secara lengkap apakah mobil tersebut masih bisa berjalan dengan baik atau harus diperbaiki.

Alur Ban Bagian Depan Habis Sebagian

Ban berfungsi sebagai penggerak kendaraan untuk melaju. Semakin berat bobot kendaraan semakin pendek pula umur ban tersebut karena mendapat tekanan yang lebih. Untuk keadaan normal, alur ban di bagian depan akan habis secara berbarengan namun jika setelah dicek alur ban depan hanya habis pada ban kiri atau kanan saja, sudah dipastikan mobi tersebut pernah terjadi terlibat kecelakaan.

Sasis Tidak Lurus

Sangat sulit untuk mengetahui apakah sasis mobil bekas yang kamu inginkan masih berstruktur baik atau sudah penyok. Sasis sendiri merupakan rangka mobil yang terletak di bagian dalam bodi mobil. Sasis yang sudah tidak sama bisa terlihat dari titik axle atau biasa disebut gardan. Apabila ada pergeseran di bagian samping, maka posisi ban kiri depan dan belakang tidak akan sejajar begitu juga dengan bagian kanan. Biasanya, Sahabat akan merasakan gejala ini ketika akan berbelok. Stir akan terasa berat dan ringan tergantung dari arah kerusakannya. 

Hingga saat ini, peminat mobil bekas masih sangat banyak diminati dan bisa dikatakan tidak pernah sepi pelanggan. Jangan sampai tertipu karena mobil bukanlah barang yang murah bukan ? Oleh karena itu, demi memenuhi impian Sahabat dalam memiliki mobil impiannya, Garasi.id menghadirkan fitu mobil pilihan. Dimana di dalam fitur tersebut sudah tersedia mobil-mobil yang OKE dan berkualitas yang sudah ter-inspeksi loh !

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 15 Jun 2019 | 19:41 WIB
BAGIKAN