Anak Garasi, Top Up E-Money Gratis Loh

Anak Garasi, Top Up E-Money Gratis Loh

22 Sep 2017 | 15:13 WIB
Pada 31 Oktober 2017, PT Jasa Marga (Persero) akan mulai memberlakukan pembayaran tol non-tunai di semua gerbang tol yang ada. namun perubahan sistem tersebut sempat menimbulkan pro dan kontra karena adanya rencana biaya tambahan saat mengisi ulang (top-up) uang elektronik yang digunakan untuk transksi tol. Menurut Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, hal tersebut sangat bertentangan dengan tujuan efisiensi.

"Jadi kontra-produktif jika Bank Indonesia (BI) mengeluarkan peraturan konsumen dikenakan biaya top up pada e-Money. Secara filosofis yang dilakukan BI justru bertentangan dengan upaya mewujudkan cashless society," ucap Tulus.

Anak Garasi, Top Up E-Money Gratis Loh

Wacana tambahan biaya saat pengisian ulang (top-up) uang elektronik, termasuk untuk pembayaran tol, sudah resmi diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI). Regulasinya tertuang dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional/National Payment Gateway (PADG GPN).

Dalam aturan tersebut, BI mengratiskan biaya top-up melalui kanal bayar milik penerbit uang elektronik yang digunakan, sekama ini disebut top-up on us. Tapi ada batasnya, yakni hanya untuk pengisian maksimal Rp 200.000 saja.

Bila lebih dari Rp 200.000, akan dikenakan batas atas biaya. Berlaku untuk pengisian kanal bayar penerbit uang elektronik sebesar Rp 750, sementara untuk kanal bayar selain milik penerbit dikenakan biaya maksimal Rp 1.500 atau disebut juga sebagai skema top-up off us.


Foto : Internet
Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 07 Mei 2020 | 14:29 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tipse-tolle-moneyuangelektronikjasamargauangnon-tunaitopup