Over Kredit Mobil Bekas
Over Kredit

Berencana Over Kredit Mobil Bekas? Ini Cara Yang Harus Kamu Ketahui

22 Jan 2019 | 20:00 WIB
BAGIKAN

Membeli mobil bekas memang banyak caranya. Salah satunya adalah dengan over kredit. Over kredit mobil bekas berarti Sahabat membeli mobil yang masih tergolong baru atau belum berumur terlalu tua. Selain itu, mobil yang masih dalam tahap kredit berarti masih memiliki asuransi leasing sehingga lebih aman untuk Sahabat. Apalagi, harganya tentu lebih murah dibandingkan mobil baru. 

Oleh karena itu, banyak orang lebih memilih over kredit mobil bekas dibandingkan membeli dengan tunai. Selain harga yang lebih murah, pengajuan juga tidak serumit membeli mobil baru. Jika Sahabat berniat untuk menjual mobil secara over kredit, Sahabat  bisa langsung mengiklankannya di Garasi.id dan menemukan pembeli yang cocok. Situs Garasi.id hadir sebagai marketplace bagi Sahabat Garasi yang ingin jual-beli mobil bekas dengan aman, entah itu secara tunai maupun over kredit. 

Berencana Over Kredit Mobil Bekas? Ini Cara Yang Harus Kamu Ketahui

Baca juga: Beli Mobil Bekas Lewat Situs Online Menguntungkan, Ini Buktinya

Namun, ada beberapa hal yang belum banyak diketahui orang bagaimana cara over kredit mobil bekas yang aman. Bahkan terkadang, pembeli dan penjual malah bekerja sama untuk melakukan over kredit tanpa sepengetahuan pihak leasing. Padahal, hal tersebut nantinya akan membuat repot pada saat pelunasan dan pengambilan surat-surat. Agar tidak terjerumus di cara over kredit mobil bekas yang salah, Sahabat Garasi harus memperhatikan hal-hal di bawah ini.

Kenali Persyaratan Agar Over Kredit Disetujui 

Tidak semua proses over kredit akan disetujui pihak leasing atau bank. Terkadang, ini yang membuat banyak pembeli memilih untuk over kredit mobil bekas tanpa sepengetahuan bank atau yang disebut "bawah tangan".

Padahal, leasing juga perlu menganalisis apakah pembeli yang baru memiliki rekam jejak negatif dalam sejarah perbankan atau perkreditannya. Pada over kredit mobil bekas bawah tangan, leasing tidak bisa mengetahui rekam jejak pembeli mobil kedua sehingga sulit untuk dipertanggungjawabkan.

Jadi, pastikan pembeli selanjutnya memang layak untuk Sahabat percaya dalam hal jual-beli mobil. Yang terpenting, pembeli mobil Sahabat memiliki syarat dan kemampuan yang cukup untuk mencicil mobil. 

Penjual dan Pembeli Wajib Memberi Tahu Pihak Leasing

Segala bentuk perkreditan menjadi tanggung jawab kreditur dan diawasi oleh badan OJK. Maka dari itu, dalam perjanjian over kredit mobil terdapat dasar hukum yang kuat. Hal ini pula yang menyebabkan over kredit mobil bekas wajib diketahui oleh pihak leasing atau kreditur. 

Hukumannya tidak main-main, bisa sampai enam bulan penjara. Over kredit mobil bekas berkaitan erat dengan keberadaan mobil sebagai jaminan dan tanggung jawab debitur untuk membayar kredit. 

Oleh karena itu, hindari melakukan over kredit tanpa sepengetahuan pihak leasing atau bawah tangan. Walaupun mobil sudah berpindah tangan ke pembeli selanjutnya, cicilan masih menjadi tanggung jawab Sahabat pada over kredit bawah tangan. 

Buat Surat Perjanjian Over Kredit

Di depan pihak leasing sebagai kreditur dan saksi, buatlah perjanjian tertulis mengenai over kredit mobil bekas. Biasanya seluruh hal yang berkaitan dengan over kredit ditulis dan ditandatangani oleh pihak pembeli pertama dan kedua. Singkatnya, hal-hal yang wajib ada pada perjanjian over kredit adalah sebagai berikut:

  • Identitas lengkap pihak-pihak yang terlibat (pembeli pertama, kedua, dan pihak leasing)
  • Harga mobil
  • Tahun dan tipe mobil
  • Jumlah uang pengganti uang muka dan cicilan yang sudah terbayar oleh pembeli pertama
  • Jumlah cicilan per bulan
  • Tenor cicilan mobil
  • Waktu jatuh tempo cicilan tiap bulannya
  • Resiko hukum bagi kedua belah pihak jika terjadi wanprestasi
  • Biaya lain-lain yang ada karena proses over kredit mobil
  • Pengurusan surat-surat ketika terjadi pelunasan mobil

Kesemuanya wajib dituangkan dalam pasal-pasal yang disusun dalam perjanjian over kredit mobil bekas. Kalau bisa, tanda tangan kedua belah pihak ada di atas meterai agar perjanjian memiliki kekuatan hukum.

Persyaratan Over Kredit Mobil

Pada dasarnya, persyaratan yang diminta oleh pihak leasing sama seperti mengajukan permohonan kredit baru yaitu KTP, NPWP, KK, rekening koran, dan rekening listrik rumah. Biasanya, permohonan akan lebih mudah disetujui jika status rumah sudah milik sendiri atau keluarga.

Walaupun terlihat mudah, melakukan over kredit mobil bekas perlu pengaturan administrasi yang ketat serta komitmen dari kedua belah pihak. Kalau perlu, Sahabat sebagai pembeli pertama menyertakan bukti pembayaran yang sudah dilakukan selama ini sebagai kelengkapan administrasi.

Yang terakhir, ada baiknya pembeli pertama dan kedua menjaga komunikasi dan hubungan baik agar tidak ada masalah di lain hari terutama pada persoalan pengurusan surat-surat mobil. Dengan tips di atas, Sahabat Garasi sudah siap untuk melakukan over kredit mobil bekas dengan cara yang aman!

Foto : Garasi.id


Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 22 Jan 2019 | 20:00 WIB
BAGIKAN