Servis Berkala Itu Penting
Servis Berkala Itu Penting

Ini Alasan Kamu Harus Rutin Servis Mobil di Bengkel

18 Sep 2021 | 11:00 WIB

Komponen Kendaraan Kamu Sahabat Garasi perlu perawatan. Apalagi, mobil kamu sering digunakan setiap hari. Bisa untuk bekerja atau jalan bersama keluarga. Servis mobil secara rutin memang tak menjamin mobil bebas dari kerusakan. Hal itu bisa mengurangi intensitas komponen-komponen yang rusak dengan servis berkala.

Servis Berkala

Servis Berkala


Servis berkala adalah panduan pedoman dari pabrikan kepada setiap pemilik kendaraan untuk rutin melakukan perawatan secara periodik. Maka dari situ sudah jelas, servis mobil berkala wajib hukumnya dilakukan. Hal ini demi menjaga kondisi mesin, suspensi, kelistrikan agar selalu optimal.

Servis berkala sendiri harus dilakukan setiap kelipatan odometer menyentuh 10.000 km. Namun jika kondisi jalanan yang sering dilalui cukup jelek, sering kena macet maka jarak tempuh bisa tak dijadikan acuan. Secara teori, jarak tempuh 10.000 km bisa tercapai hanya dalam waktu enam bulan saja. Namun faktanya, di kota besar bisa saja baru tercapai di atas enam bulan akibat macet berkepanjangan.

Berikut ini alasan pentingnya servis mobil secara berkala:

Memastikan Keselamatan di Jalan

Alasan utama melakukan servis mobil secara rutin adalah demi keselamatan kamu, keluarga, dan siapapun yang naik di dalam mobil tersebut. Saat terjadi kecelakaan tak jarang diakibatkan oleh mobil yang juga tak rutin melakukan servis. Sistem pengereman, kurangnya oli mesin, karet wiper kaca yang sudah rusak, mungkin terdengar sepele. Padahal hal-hal kecil tersebut mungkin saja menjadi penyebab utama kecelakaan yang serius.

Dengan melakukan servis mobil secara rutin, kamu dapat mengetahui bahwa ada yang tak beres pada mobil dan bisa segera diperbaiki.


Sering Servis Berkala Menghindari Mal Fungsi Pada Komponen Mobil

Sering Servis Berkala Menghindari Mal Fungsi Pada Komponen Mobil


Mencegah Malfungsi Komponen dan Biaya tak Terduga


Saat melakukan perjalanan jauh, kamu pernah melihat ada mobil yang harus berhenti di pinggir jalan karena mengalami kerusakan. Pastinya hal itu tak ingin terjadi pada kamu bukan? Untuk mencegahnya, melakukan servis secara berkala jawabannya.

Kamu juga bisa menghindari biaya di luar perkiraan seperti menyewa towing karena harus membawa mobil mogok di pinggir jalan ke bengkel dan juga harus mengeluarkan uang ekstra karena naik kendaraan lain. Malfungsi komponen mobil juga bisa dicegah karena melakukan servis secara berkala. Para mekanik akan menemukan penyebabnya dan memperbaiki sebelum sesuatu hal yang lebih parah pada mobil bisa terjadi.

Tingkatkan Performa Mobil

Rutin servis dapat menjaga performa mobil agar kondisi seperti baru. Mobil yang rutin dirawat akan lebih responsif, halus ketika dikendarai, dan juga nyaman untuk pengendara.

Efisiensi Bahan Bakar

Setiap mobil memiliki standar efisiensi bahan bakarnya sendiri. Namun yang sering terjadi, para pengendara mengeluhkan mobilnya boros bensin tidak sesuai dengan klaim pabrikan. Salah satu penyebabnya adalah mobil jarang diservis secara rutin.

Akibatnya, kamu harus mengeluarkan biaya ekstra ketika mengisi bensin. Padahal, dengan melakukan servis berkala, seluruh komponen mobil dapat bekerja dengan baik dan berpengaruh terhadap pengisian bahan bakar yang lebih hemat.

Perpanjang Umur Mobil

Servis berkala dapat mencegah malfungsi komponen mobil, meningkatkan performa, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan juga membuat mobil lebih panjang umur. Servis berkala ini juga memastikan kondisi kendaraan kamu sangat baik. Kondisi mobil yang baik juga turut berpengaruh terhadap panjangnya usia mobil tersebut.

Kurangi Polusi

Setiap berkendara, mobil berbahan bakar konvensional akan mengeluarkan gas karbondioksida dan karbonmonoksida. Salah satu cara untuk mengurangi gas karbon tersebut adalah melakukan servis berkala, kok bisa? Ini karena mobil yang tak diservis secara berkala bisa berpotensi menghasilkan emisi gas buang yang kadar karbonnya lebih besar. Sementara dengan melakukan servis, kamu bisa semua komponennya baik sehingga tak berdampak pada emisi gas buang yang buruk.

Sebelum paham dengan keuntungan yang didapat dari servis berkala, kamu juga harus paham bagian dan komponen yang harus diservis secara berkala. Ini yang harus dilakukan:


  1. Ganti Oli

Oli mesin memberikan pelumasan di dalam ruang mesin agar kinerjanya menjadi lancar tanpa hambatan. Ada 2 tipe oli yaitu sintetis dan non-sintetis. Oli sintetis biasanya usia pakainya lebih lama, yaitu sekitar 10.000 kilometer sebelum kamu harus menggantinya lagi. Sedangkan untuk oli non sintetis sudah harus ganti di interval 5.000 kilometer.

Oli sintetis juga masih bisa bertahan lebih lama 3.000 kilometer sebelum kualitas olinya menurun. Namun sebaiknya jangan ambil risiko, sehingga sebaiknya tetap ganti di interval 5.000 kilometer. Oli sintetik berkualitas tinggi tidak begitu banyak membuat perbedaan, jadi sebaiknya tetap menggunakan oli yang kualitas baik.

  1. Filter Oli

Filter oli menyaring kotoran dan debu dari mesin. Filter ini harus diganti setiap kamu melakukan pergantian oli mesin. Langkah ini penting untuk menghindari gumpalan oli yang terjadi secara akumulatif.

  1. Busi

Busi berguna untuk membakar bahan bakar yang terkompresi dan menciptakan ledakan di ruang bakar. Setiap mobil mempunyai nomor busi yang berebda, dan setiap busi juga mempunyai perbedaa usia pakai. Busi dengan kualitas lebih bagus cenderung lebih tahan lama, dengan pemakaian mencakup 40.000 kilometer. Dimana busi kualitas rendah hanya bertahan sekitar 20.000 kilometer.

  1. Oli Power Steering

Minyak power steering sebaiknya diganti setiap 30.000 kilometer dan kuras di interval 50.000 kilometer. Minyak power steering membantu mereduksi perputaran setir yang berat ketika berbelok.

Jika kamu mendengar suara aneh saat ketika membelokkan setir, itu adalah pertanda minyak power steering harus segera diganti. Atau jika tidak, oli power steering-nya kurang banyak.

  1. Kampas dan Minyak Rem

Ketika kamu mendengar suara berisik saat melakukan pengereman. Ini merupakan indikasi kalau mobil kamu hanya mempunyai sisa kampas sebanyak 20 persen lagi. Rata-rata setiap kampas rem bertahan sekitar 35.000 kilometer. Namun, jika kamu adalah seorang pengemudi yang tidak menyetir secara agresif, kampas rem bisa bertahan hingga 100.000 kilometer.

Biasanya kampas rem yang kompatibel mempunyai suara lebih berisik meskipun dalam kondisi baru. Namun berbicara jarak pengereman, baik orisinal ataupun di bawahnya mempunyai kualitas yang tidak jauh berbeda. Sebaiknya segera ganti komponen ini ketika servis mobil.

  1. Rotasi ban, Balancing dan Penyelarasan Roda

Ban yang kerap melakukan pengereman cenderung lebih cepat aus, sehingga perlu dirotasi lebih cepat. Persisnya setiap 10.000 kilometer. Dengan merotasi ban, semua empat ban akan aus secara merata sehingga kamu tidak harus buru-buru mengganti setiap ban yang mulai aus. Umur pakai ban umumnya berkisar 30.000 hingga 40.000 kilometer.

Dan juga penting untuk menyelaraskan sudut roda setiap 20.000 hingga 30.000 kilometer sekali. Ini karena sudut roda atau wheel alignment mulai berubah. Sehingga salah satu sisi roda akan lebih cepat aus. Kamu akan mengetahui mobil perlu spooring ketika melepas tangan dari setir, dan mobil mulai berjalan mengarah ke salah satu sisi.

  1. Filter Udara

Filter udara berguna untuk menyaring partikel debu dari udara yang akan masuk ke ruang bakar. Alhasil, udara yang bersih akan menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna. Sehingga kamu sebaiknya rajin mengganti filter udara setiap servis mobil.

Nah, jangan khawatir jika mobil kamu sudah waktunya masuk bengkel untuk servis berkala. Sebab, PT Eurokars MotorIndonesia memberikan paket servis berkala untuk mobil Mazda kamu di bengkel resmi seluruh Indonesia dan pastinya akan mendapatkan GRATIS desinfektan spesial dari PT. Eurokars MotorIndonesia . Jadi jangan sampai ketinggalan ya Sahabat Garasi!


Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 18 Sep 2021 | 11:00 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifservisberkala