Cara Menjual Mobil Bekas Online
Jual Mobil Bekas

Jangan Dulu Jual "Mobkas" Kamu, Sebelum Melakukan 5 Hal Ini!

25 Feb 2019 | 13:00 WIB
BAGIKAN

    Sahabat berencana untuk menjual mobil lama Sahabat? Atau berniat untuk mengganti mobil? Menjual mobil memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Sahabat perlu menemukan pembeli yang benar-benar "jatuh cinta" pada mobil Sahabat. Kalau sudah senang, pembeli biasanya menyanggupi harga berapa pun yang Sahabat tawarkan. Ya, walaupun dengan sedikit negosiasi.

    Banyak orang bilang, memilih mobil sama dengan mendapatkan jodoh. Harus benar-benar cocok sebelum melakukan transaksi. Nah, kalau Sahabat mau menjual mobil dengan cepat, bagaimana caranya agar pembeli cepat jatuh hati pada mobil Sahabat? Berikut adalah 5 hal yang harus Sahabat Garasi perhatikan sebelum jual mobil bekas.

    Jangan Dulu Jual "Mobkas" Kamu, Sebelum Melakukan 5 Hal Ini!

    1. Cek Kondisi Mobil

    Ketika ingin menjual mobil bekas, sebaiknya posisikan diri Sahabat sebagai pembeli. Saat membeli mobil bekas, tentunya Sahabat mau mobil dengan kondisi mesin yang prima serta nyaman untuk dikendarai. Oleh karena itu, cek seluruh bagian mobil dari mulai mesin, suspensi, kaki-kaki, hingga oli dan pelumas. Pastikan mobil Sahabat memang layak jual. Memang, Sahabat harus sedikit mengeluarkan uang untuk melakukan pengecekan. Ini karena beberapa proses pengecekan tidak bisa dilakukan sendiri alias harus dibawa ke bengkel.

    Namun, hasilnya tentu sepadan dengan hasil yang akan Sahabat dapatkan. Dengan kondisi mesin dan mobil yang baik, jual mobil bekas pun akan lebih mudah.

    2. Perhatikan Penampilan Mobil Bekas

    Penampilan mobil bekas adalah salah satu faktor penting yang menarik perhatian pembeli. Walaupun membeli mobil bekas, calon pembeli tentu mau mobil yang bersih, rapi, serta tidak memiliki banyak cacat yang terlihat mata. Untuk itu, mobil harus dirawat sejak masih dalam pemakaian. Lakukan cuci dan poles mobil secara rutin. Sahabat bisa coba memperbaiki mobil apabila terdapat goresan yang terlihat jelas di body mobil. Lalu, hal yang paling penting adalah mengambil foto mobil dengan cara yang benar sehingga menarik perhatian calon pembeli mobil kamu.

    Baca juga: Ini 5 Tips Memotret Mobil Bekas Sebelum Dijual

    3. Pastikan Surat-Surat dan Pembayaran Pajak Mobil Tidak Bermasalah

    Banyak pembeli yang tidak mau repot membeli mobil yang terlambat bayar pajak, atau surat-surat tidak lengkap. Jadi, urus semua kekurangan administrasi mobil yang akan Sahabat jual. Selain itu, usahakan Sahabat bisa berkoordinasi dengan baik pada saat pembeli mau mengganti nama atau balik nama surat-surat kepemilikan mobil. Maka dari itu, jalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan pembeli.

    4. Cek Harga Pasaran Mobil

    Tentu, tidak ada penjual yang mau rugi. Namun, menjual mobil memang berbeda dengan menjual rumah. Jika rumah memiliki harga yang terus naik, lain halnya dengan mobil. Harga jual mobil bekas pasti akan lebih rendah dari harga belinya dulu. 

    Harga mobil bekas biasanya dipengaruhi oleh tahun, tipe, serta kondisi mobil. Sahabat bisa coba cek di koran atau situs jual beli mobil untuk mendapatkan informasi mengenai harga pasaran mobil Sahabat. Ketika mencari referensi, pastikan tahun dan tipe mobil sama persis dengan yang Sahabat miliki sekarang. Jangan sampai, Sahabat menjual mobil dengan harga di bawah pasaran. Sebaliknya, Sahabat bisa menaikkan harga jual mobil bekas Sahabat kalau yakin kondisinya masih sangat baik. 

    5. Pilih Cara Penjualan yang Paling Efektif

    Banyak cara untuk menjual mobil bekas. Sahabat bisa memajangnya di showroom mobil bekas, promosi ke orang-orang terdekat, atau mengiklankan mobil. Kalau zaman dahulu koran masih dianggap efektif untuk mengiklankan mobil, saat ini sudah hadir teknologi yang lebih canggih yaitu melalui situs online. Manfaatkanlah situs Garasi.id untuk mengiklankan mobil Sahabat. Dengan mudah, Sahabat bisa bertemu calon pembeli yang memang sedang mencari mobil yang sesuai dengan spesifikasi mobil Sahabat. Sahabat hanya perlu mendaftar dan menyiapkan foto mobil yang ingin dijual. 

    Kalau Sahabat menjual mobil melalui showroom, Sahabat sudah harus siap bila mobil yang akan dijual harus disimpan di lokasi showroom sehingga Sahabat tidak bisa menggunakannya. Sementara itu, jika Sahabat mengiklankan mobil melalui Garasi.id, Sahabat tentunya masih bisa menggunakan mobil selama mobil masih dalam tahap pengiklanan. Menjual mobil secara online cenderung menghemat waktu dan biaya sehingga lebih menguntungkan. 

    Setelah pemakaian dalam jangka waktu tertentu, harga mobil memang akan terus menurun. Jika Sahabat termasuk orang yang cepat bosan atau tidak mau rugi, sebaiknya jual mobil Sahabat sebelum performa mobil semakin berkurang. Sahabat bisa menggunakan uang hasil jual mobil bekas Sahabat untuk membayar uang muka mobil berikutnya. Atau, Sahabat bisa juga membeli mobil bekas tipe lain dengan bujet yang Sahabat miliki di Garasi.id.

    Ditulis oleh GALIH AGUNG
    Terakhir diupdate: 25 Feb 2019 | 13:00 WIB
    BAGIKAN