Tips Garasi.id
Menjual Mobil

Jual Mobil Tapi Susah Laku, Mungkin Ini Penyebabnya

06 Feb 2019 | 15:56 WIB
Ditiap benak masyarakat ibukota, memiliki kendaraan pribadi seperti mobil pasti sudah menjadi list prioritas untuk memudahkan mobilitas. Namun masih tingginya harga mobil baru dan masih banyaknya masyarakat yang memiliki penghasilan pas, membuat masyarakat menjadikan mobil bekas sebagai solusi yang tepat.

Bagi banyak orang, membeli mobil bekas sudah menjadi hal lumrah. Bahkan, tidak jarang orang lebih membeli mobil yang sudah pernah dipakai karena harganya lebih murah. Namun tahukah Sahabat, mobil bekas meskipun sudah dipasarkan dengan harga murah kadang tetap saja belum laku. Nah Sahabat Garasi, menjual mobil erat kaitannya dengan relationship. Jika Sahabat sudah jual mobil bekas dengan harga murah tapi belum laku, bisa saja Sahabat melakukan kesalahan ketika bertatap muka dengan konsumen atau calon pembeli Sahabat. Coba ikuti 5 langkah menghadapi calon pembeli mobil bekas ala Garasi.id ini ya, siapa tahu Sahabat jadi lebih kece saat menghadapi calon pembeli.

5 Tips Menghadapi Calon Pembeli Mobil Bekas Kita

Jual Mobil Tapi Susah Laku, Mungkin Ini Penyebabnya

Baca juga: Kenapa Harus Kredit Mobil Bekas? Ini Alasannya

1. Kuasai seluruh materi tentang mobil 

Pastikan Sahabat sudah menguasai semua hal tentang mobil yang akan Sahabat jual, sebelum Sahabat memutuskan untuk menjualnya. Sahabat harus mengerti bagaimana mengoperasikan fiturnya, Sahabat harus tahu kapan servis rutin harus dilakukan, dan Sahabat harus tahu sparepart mana yang sering bermasalah dan cara menanganinya. Hal ini sangat penting kita kuasai karena itu meningkatkan kualitas informasi yang kita bagikan buat konsumen sehingga, ini akan berujung pada keyakinan konsumen terhadap kita.

2. Berbicara dengan gaya bahasa yang jelas

Selalu jawab setiap pertanyaan konsumen mobil bekas Sahabat dengan tegas, jelas dan lugas. Lakukan tips nomor 1 dan berbicaralah tanpa terbata-bata. Mengapa? karena jika Sahabat menjawab dengan terbata-bata atau kurang jelas, konsumen akan berpikir Sahabat tidak menguasai mobil bekas yang Sahabat jual. Bisa juga mereka berpikir Sahabat sedang menyembunyikan sesuatu, atau bisa juga mereka berpikir Sahabat sedang berbohong. 

3. Jujur akan kondisi sebenarnya dari mobil kita

Jangan menyembunyikan sebuah kekurangan atau cacat, sebelum menjual mobil bekas kita. Ekspos saja dan bicarakan dengan calon pembeli mobil Sahabat, solusi terbaik untuk masalah itu. Jujurlah dengan calon pembeli Sahabat karena jika Sahabat tidak jujur, Sahabat bisa saja menimbulkan komplain di masa depan yang bisa merusak reputasi baikmu.

4. Beri kesempatan pembeli untuk mengemukakan pendapatnya

Jadilah pendengar yang baik karena pendengar yang baik, disukai oleh para konsumen. Banyak konsumen yang ingin pendapatnya di dengar dan jika kita mampu menampungnya dengan baik, kita sudah menang 1 langkah di banding penjual lainnya. Ketika memberikan timbal balik, jangan terkesan menggurui karena Sahabat akan dianggap menyebalkan oleh konsumen.

5. Jangan menjanjikan sesuatu yang tidak bisa dipenuhi

Sahabat berjanji akan mengganti semua aksesoris pada mobil bekas yang baru saja terjual untuk konsumen. Lalu 1 minggu berlalu, 2 minggu berlalu, 3 minggu berlalu, Sahabat tidak mengabari si pembeli mobil bekas Sahabat karena ternyata uang hasil penjualan mobil Sahabat sudah habis terpakai. Nah, pikir dulu sebelum berjanji karena jika Sahabat tidak bisa memenuhinya, konsumen dijamin sebel banget!

Calon pembeli mobil saat ini punya pertimbangan dan alasannya masing-masing mengapa memilih mobil Sahabat. Banyak faktor yang menentukannya seperti teknik terbaik untuk mengambil foto mobil Sahabat sebelum dipasarkan hingga bagaimana cara hingga menghadapi calon pembeli. Semoga berguna ya Sahabat Garasi.
Foto : Garasi.id



Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 07 Mei 2020 | 14:29 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tipsbelimobilbekasmobilbekasmurahjualmobilmurahjualbelimobilonlinejualbelionlinemobilonlinegarasiidotomotif