Kredit Mobil Bekas
Kredit Mobil Bekas di Garasi.id

Kenapa Harus Kredit Mobil Bekas? Ini Alasannya

30 Jan 2019 | 13:00 WIB
BAGIKAN

Kemampuan daya beli masyarakat Indonesia yang kebanyakan masih di bawah rata-rata penduduk dunia lainnya, menjadi penghambat untuk memiliki mobil impian. Apalagi jika mobil yang diinginkan masih dibanderol dengan harga yang cukup mahal.

Membeli mobil bekas pun menjadi salah satu solusi agar impian untuk memiliki kendaraan pribadi terwujud. Sama halnya dengan mobil baru, saat ini mobil bekas juga dapat dibeli secara kredit. 

Kenapa Harus Kredit Mobil Bekas? Ini Alasannya

Serba-serbi Kredit Mobil Bekas

"Kenapa saya harus kredit mobil bekas?"

Pertanyaan di atas sering sekali dilontarkan orang-orang saat ditawari untuk membeli mobil bekas impian secara kredit. Jika dihitung secara matematis, membeli mobil bekas dengan cara mencicil memang terlihat menyusahkan. Padahal jika mau menghitung dengan cermat, membeli kendaraan dengan sistem ini cukup menguntungkan.

Katakanlah sebuah mobil bekas dibanderol seharga Rp100.000.000. Karena keterbatasan biaya, Sahabat membeli mobil tersebut secara kredit dengan tenor (jangka waktu pembayaran) selama tiga tahun. 

Kenapa harus tiga tahun? Tiga tahun adalah waktu yang paling tepat agar Sahabat tidak perlu berlama-lama mencicil, atau harus mengeluarkan uang yang cukup banyak setiap bulannya karena waktu cicilan terlalu cepat.

Perhitungan kredit mobil bekas dengan tenor 3 tahun (3 bulan) sebagai berikut:

DP (Uang Muka) = Rp100.000.000 x 30% = Rp30.000.000

Utang Pokok  (UP) =  Harga Mobil – DP 

         =  Rp100.000.000 – Rp30.000.000 = Rp70.000.000

Cicilan per bulan =  (UP x (suku bunga x tenor)) +UP : 36 bulan

      =  (Rp70.000.000 x (10% x 3)) + Rp70.000.000 : 36 

      = Rp24.000.000 + Rp70.000.000 : 36 

      = Rp2.611.111

Hasil cicilan per bulan di atas merupakan nominal yang harus Sahabat bayarkan selama 35 bulan. Adapun pada bulan pertama, cicilan biasanya dibayarkan bersama uang muka, biaya administrasi, serta premi asuransi. Misalkan biaya administrasi sekitar Rp10.000.000 dan asuransinya Rp500.0000, maka total pembayaran pertama adalah,

Rp30.000.000 + Rp2.611.111 + Rp10.000.000 + Rp500.000 = Rp 43.111.111.

Artinya, hingga jangka waktu kredit berakhir, nominal yang harus Sahabat bayarkan totalnya sekitar Rp134.499.996. Ini berarti, ada selisih sekitar Rp34.000.000 jika dibandingkan dengan harga mobil. Lalu, apakah angka Rp34.000.000 tersebut merupakan kerugian karena Sahabat melakukan kredit mobil bekas?

Tentu saja tidak. Anggap saja 34 juta merupakan kompensasi yang harus dibayar karena mobil bekas bisa Sahabat gunakan meskipun cicilannya belum lunas. Angka Rp34.000.000 tentunya jauh lebih murah dibandingkan biaya transportasi pulang-pergi kerja, antar jemput anak, rekreasi, jalan-jalan, bahkan biaya transportasi saat belanja selama 3 tahun.

Belum lagi jika Sahabat harus bermacet-macet ria, kehujanan, kepanasan, sehingga harus berteduh atau membeli makanan di sebuah restoran sambil menunggu macet berlalu. Anggap saja 34 juta merupakan biaya sewa untuk bisa menggunakan mobil tersebut selama tiga tahun meskipun belum dilunasi.

Inilah mengapa kredit mobil bekas cenderung menguntungkan. Sistem kredit jelas lebih efektif daripada menabung bertahun-tahun untuk mendapatkan mobil impian. Apalagi jika Sahabat dihadapkan pada situasi yang membuat uang tabungan harus diambil saat itu juga, seperti sakit mendadak atau kecelakaan.

Bisa dibayangkan berapa lama waktu menabung yang dibutuhkan untuk mendapatkan sebuah mobil. Padahal jika dibeli secara kredit, Sahabat dapat memiliki kendaraan tersebut dalam waktu singkat. 

Baca juga: Mau Beli Mobil Tapi Tidak Ingin ‘Merecoki’ Pengeluaran Keluarga, Simak Cara Berikut!

Hal-Hal yang Harus Disiapkan untuk Kredit Mobil Bekas

Jadi, masih ragu dengan sistem kredit mobil bekas? Jika tidak, di bawah ini merupakan sedikit informasi tentang apa saja yang harus disiapkan sebelum membeli mobil secara kredit. Berikut ulasannya.

Uang muka

Idealnya, jumlah uang muka yang harus disiapkan sekitar 30% dari harga mobil bekas yang akan dibeli. Jadi jika harga mobil bekas sekitar Rp200.000.000, paling tidak Anda harus menyiapkan dana segar sekitar Rp60.000.00.

Dokumen pelengkap

Foto kopi KTP, KK, buku nikah, rekening listrik, telepon, air, dan slip gaji merupakan beberapa dokumen yang harus disertakan saat mengajukan kredit. Agar proses pengajuan lancar, sebaiknya Sahabat menyiapkan semua dokumen di atas dengan baik.

Nah untuk lebih mudahnya dalam proses pengkreditan mobil bekas impian, Sahabat bisa cek Garasi.id. Disana Sahabat bisa menggunakan layanan Kredit Mobil yang pastinya terpercaya karena Garasi.id berpartner dengan financing yang terpercaya yaitu Dipo Finance Star dan BCA Finance.

Foto : Garasi.id



Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 30 Jan 2019 | 13:00 WIB
BAGIKAN