Sahabat Harus Mengetahui Usia Dan Daya Tahan Kanvas Rem Mobil
Sahabat Harus Mengetahui Usia Dan Daya Tahan Kanvas Rem Mobil

Ketahui! 5 Gejala Kanvas Kopling Mobil Kamu Habis

31 Jul 2022 | 11:00 WIB

Kopling mobil adalah komponen pada mobil yang menjadi penghubung antara poros engkol dengan roda transmisi gigi. Kegunaan kopling adalah sebagai penggerak roda bagian belakang mobil.

Jika pengemudi mengganti gigi, maka kopling yang akan memberikan arahan kepada roda mobil mengenai perubahan kecepatan sesuai dengan gigi yang dimasukkan oleh pengemudi. Pentingnya peran kopling membuat komponen ini harus rutin dirawat. Pengguna mobil juga harus apa saja ciri-ciri kanvas kopling mobil habis saat perawatan.

Faktanya, kinerja kanvas kopling mobil semakin menurun seiring dengan lamanya penggunaan kendaraan beroda empat tersebut. Kerja kanvas kopling sangat berhubungan dengan gesekan dan tekanan, menyebabkan keausan yang kemudian berimbas pada performa mobil.

Apabila mobil sudah menunjukkan tanda kanvas kopling yang habis, komponen itu harus segera diganti. Menunda untuk menggantinya hanya mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. Akibatnya, kondisi mobil semakin menurun hari demi harinya, sehingga mengendarai mobil pun rasanya tidak aman dan nyaman. 

 Ganti Kanvas Rem Secara Berkala

Ganti Kanvas Rem Secara Berkala


Berikut gejala kanvas kopling mobil habis dan perlu diganti: 

1.    Pedal Kopling Tampak Lebih Tinggi

Salah satu ciri-ciri kanvas kopling mobil habis bisa terlihat dari pedal kopling. Saat kanvas kopling aus atau bahkan sudah habis, pedal kopling atau clutch disc akan tampak lebih tinggi. Akibatnya, jarak injak pedal kopling pun menjadi lebih pendek.

Pedal kopling pada transmisi manual memang dapat diatur ketinggiannya, yaitu dengan menyesuaikan kabel kopling. Namun, jika posisi pedal naik tiba-tiba, bisa jadi kanvas kopling mobil sudah menipis atau bahkan habis. Sahabat Garasi harus memperhatikan kondisi mobil ini, sehingga bisa melakukan penggantian kanvas kopling segera.

2.    Akselerasi Mesin Menurun

Ciri lain yang bisa dirasakan dengan mudah adalah akselerasi mobil yang menurun. Saat kanvas kopling habis, tenaga yang dihasilkan dari rotasi mesin tidak akan tersalurkan dengan baik pada transmisi.

Ketika menginjak pedal gas mobil, kecepatan mesinnya tidak bertambah. Justru mesin akan berdecit atau bahkan meraung. Akselerasi lemah ini harus diperhatikan oleh pengguna mobil karena akan berpengaruh pada kondisi mobil ke depannya.

Bila kanvas sudah benar-benar habis, mobil bisa masuk ke kondisi macet atau mobil diam namun mesin tetap hidup. Kondisi ini jelas membahayakan keselamatan. Untuk itu, jika sudah merasakan akselerasi mobil berkurang, segera ganti kanvas kopling lama dengan yang baru.

3.    Timbul Bau Hangus

Selain bisa dirasakan dan dilihat, ciri-ciri kanvas kopling mobil habis juga bisa dideteksi dengan indera penciuman. Kanvas kopling aus atau habis karena terbakar akan mengeluarkan bau hangus.

Bau hangus ini mulanya tidak tercium dari kabin. Namun saat kanvas sudah menipis, bau gosong akan menguat hingga kabin mobil. Kopling aus tidak hanya berpengaruh pada kondisi mobil, tapi juga bisa membuat penumpang tidak nyaman saat berkendara karena bau hangusnya.

Kanvas kopling akan mudah terbakar jika Sahabat Garasi sedang melalui area tanjakan atau turunan curam seperti jalanan di pegunungan. Kontur jalanan yang naik turun akan membuat perpindahan transmisi menjadi intens. Hasilnya, kanvas kopling akan terbakar akibat gesekan tinggi antara flywheel dan plat penekan.

4.    Mesin Cepat Panas

Sahabat Garasi bisa menjadikan suhu mesin kendaraan meningkat secara drastis sebagai tanda kanvas kopling mobil habis. Sebenarnya, mesin mobil cepat panas saat digunakan adalah hal yang lumrah. Bagaimanapun juga, ada banyak energi yang diolah mesin saat mobil bergerak. 

Namun, Kamu harus waspada jika mesin cepat panas. Mesin yang cepat panas adalah salah satu ciri-ciri kanvas kopling mobil habis. Saat kanvas kopling habis, rotasi mesin akan meningkat. Kondisi kanvas yang menipis akan membuat permukaannya licin. Nah, licinnya permukaan kanvas inilah yang kemudian membuat rotasi mesin menjadi semakin cepat.

5.    Perpindahan Persneling Terasa Berat

Ciri lain yang bisa dikenali dengan mudah adalah perpindahan transmisi gigi mobil terasa berat. Dalam kondisi normal, perpindahan persneling bisa dilakukan tanpa susah payah. 

Namun, Kamu harus mengeluarkan tenaga ekstra bila kanvas kopling habis. Kanvas kopling yang habis akan membuat mesin terus berputar tanpa henti. Perputaran yang terus menerus ini membuat transmisi sulit terhubung.

Kamu pun akan kesulitan menggeser tuas pemindah gigi karena keras dan kaku. Cara mengatasinya tak lain adalah dengan memasangkan kanvas kopling yang baru pada kendaraanmu.

 Ganti Kanvas Rem Mobil Lama Dengan Kanvas Rem Baru Sesuai Pabrikan

Ganti Kanvas Rem Mobil Lama Dengan Kanvas Rem Baru Sesuai Pabrikan


Cara Merawat Kopling Mobil

Kebiasaan buruk dalam mengemudi bisa membuat kanvas kopling mobil cepat habis. Kondisi ini lebih sering dialami oleh pemilik mobil manual. Untuk menghindari hal tersebut, kamu harus tahu cara merawat kopling mobil dengan benar. Ini ulasannya:

·         Jangan Pernah Menerjang Banjir

Cara merawat kopling mobil yang pertama adalah menghindari banjir. Komponen utama kopling mobil bisa rusak ketika kamu menerjang banjir. Ujung-ujungnya adalah kopling akan macet.

Bila Kamu terpaksa melakukan hal ini, jangan lantas parkir atau berhenti ya. Air atau lumpur yang menggenangi kopling dapat membuat komponen dan sekrup menjadi lembab, sehingga akan ada proses tarik-menarik antara pelat kopling dan sekrup. Alhasil kopling jadi lengket, dan transmisi bakal sulit berpindah.

Lebih aman jangan coba menerobos banjir atau kalau terpaksa, setelah menerobos genangan air mobil langsung bawa ke bengkel untuk diperiksa.

·         Netralkan Transmisi Di Lampu Merah

Menahan kopling dalam posisi gigi satu saat berhenti bukan hal yang bijak untuk dilakukan. Hal itu dapat membuat kinerja kopling makin berat. Selain bikin kaki pegal, metode ini juga bisa bikin kanvas kopling mobil menipis. Ini juga akan mempengaruhi efektivitas cara kerja kopling mobil nantinya.

·         Jangan Gantungkan Kaki di Pedal Kopling

Akibat dari tindakan ini kurang lebih sama seperti poin kedua. Jelas kebiasaan ini bisa menambah gesekan di kanvas, yang akhirnya bisa mempercepat keausan.

Sesuai dengan rumus fisika. Ketika gesekannya berkurang, otomatis sebuah benda tidak cepat aus. Umur kanvasnya juga bisa semakin awet.

Jadi, cara memainkan kopling mobil yang benar adalah dengan melepaskan kaki dari kopling ketika mobil sudah jalan stabil.

·         Sesuaikan Kecepatan Dengan Ketepatan Gigi

Cara merawat kopling mobil yang berikutnya adalah memastikan kecepatan sesuai dengan posisi gigi. Ketika berjalan dengan lambat, gunakan gigi rendah. Begitu juga sebaliknya.

Jangan biasakan untuk tidak menurunkan gigi ketika kamu berkendara dengan kecepatan rendah. Tindakan ini bisa menciptakan gesekan keras di kanvas kopling. Ujung-ujungnya kampasnya cepat habis sebelum waktunya.

·         Lepas Kopling Secara Perlahan

Lepas kopling usai memindahkan transmisi dengan perlahan. Jangan dihentak atau dilepaskan mendadak. Ketika kamu merasakan adanya hentakan, maka sebetulnya hal itu karena ada gesekan keras yang terjadi di kopling.

Mungkin Kamu tidak sadar dalam melakukan hal ini karena sudah terlalu sering. Tapi demi menghemat pengeluaran biaya perawatan, cobalah untuk mengurangi kebiasaan buruk ini untuk mempertahankan fungsi kopling mobil.

·         Jangan Tergoda Beli Kanvas Kopling Bekas

Kalau kanvas yang dibeli adalah kampas bekas dan berkualitas rendah, meski kamu sudah melakukan perawatan kopling, pasti tetap akan cepat rusak dan tidak awet.

Kalau memang tidak mau yang asli, pilihlah saja barang aftermarket. Kanvas kopling mobil aftermarket bukan berarti jelek, kadang malah bisa lebih canggih daripada kampas OEM. Asalkan produk aftermarket itu berasal dari merek ternama dan sudah teruji kualitasnya.

Jika Sahabat Garasi ingin melakukan perawatan mobil, Kamu bisa mengecek di www.Garasi.id


Ditulis oleh ALDY SURYA
Terakhir diupdate: 31 Jul 2022 | 11:00 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifservisberkalakanvasrem
Logo Garasi.id
Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family