Perawatan Secara Berkala Membuat Perjalanan Aman Dan Nyaman
Perawatan Secara Berkala Membuat Perjalanan Aman Dan Nyaman

Ketahui Penyebab Power Steering Mobil Terasa Berat, Mungkin Ini Masalahnya

17 Feb 2022 | 09:49 WIB

Power steering merupakan sistem kendali kemudi yang dapat meringankan beban berkendara. Dengan adanya power steering pula, kemudi mobil dapat mudah dikendalikan. Jika tidak dirawat secara berkala, power steering dapat mengakibatkan masalah yang fatal untuk pengendara.


Biasakan Mengemudi Kendaraan Dengan Baik

Biasakan Mengemudi Kendaraan Dengan Baik


Bisa tiba-tiba kemudi mobil terasa berat, ya Sahabat Garasi. Hal ini memungkinkan saja terjadi, terutama pada sistem power steering konvensional alias masih mengandalkan hidrolis sepenuhnya. Banyak penyebab yang mengakibatkan setir mobil terasa berat. Ini faktornya:

  • Tekanan Angin

Paling sederhana, tekanan angin ban depan kurang. Tak jarang orang lupa memeriksa keadaan roda mobilnya sendiri. Tahu-tahu sudah kempes saja. Hal ini tentu saja berkaitan langsung dengan kinerja power steering. Sebab, bebannya menjadi semakin berat.

Jika terasa palang kemudi berat, mungkin Sahabat Garasi bisa periksa terlebih dulu hal ini. Sebab penanganannya pun paling mudah diantara yang lain, sekaligus paling murah. Hanya saja, masih ada alasan lain menjadi penyebab setir berat. 

  • Oli Kurang

Khusus untuk sistem hidrolis, oli power steering berperan penting dalam sistem kerjanya. Sebab, mekanikal terkait membutuhkan tekanan ke piston dan pinion rack. Jika berkurang, otomatis tekanan itu juga ikut melemah sehingga menyebabkan setir jadi berat. Perlu hati-hati, berkurangnya oli secara drastis bisa menandakan ada kebocoran.


Cek Oli Mobil Sebelum Menempuh Perjalanan

Cek Oli Mobil Sebelum Menempuh Perjalanan

  • Sabuk Putus

Selain oli, sistem power steering hidrolis juga umumnya menggunakan sabuk (belt). Benda ini juga memiliki usia pakai, tak bisa selamanya didiamkan. Jika mengendur atau bahkan putus, dipastikan palang kemudi akan terasa berat. Selayaknya mobil tanpa power steering di era 1970-an. Untuk itu, penting untuk melakukan pengecekan secara berkala. 

  • Steering Rack

Penghubung antara roda dan lingkar kemudi ini juga butuh diperhatikan, ada masa pakainya. Jika terjadi kerusakan, tentu menyebabkan setir menjadi berat pula. Biasanya, diawali dengan terasa bergetar di kemudi.

Bisa saja terdapat kebocoran pada seal-seal di dalam komponen rack steer, atau gagal mendistribusikan fluida akibat kebocoran tadi. Sehingga, putaran kemudi juga menjadi berat. Bahaya lain jika komponen ini rusak adalah arah ban bisa tidak sesuai dengan kemudi yang Sahabat kendalikan.

  • Perilaku Berkendara

Hal-hal terkait mengalami kerusakan juga bisa disebabkan oleh perilaku berkendara. Paling krusial adalah seringnya menghajar polisi tidur dengan keras atau lubang jalanan. Guncangan itu lama kelamaan mempengaruhi kinerja komponen dan mempersingkat usia pakainya.

Kamu pun memang perlu memperhatikan kondisi masing-masing part, paling tidak setiap melakukan servis berkala. Biasanya, komponen semacam ini bertahan hingga lima tahun. Namun, tergantung jenis mobil dan perilaku berkendaranya. 

Sama halnya dengan komponen-komponen di dalam mobil lainnya, tentunya power steering membutuhkan perawatan agar kinerjanya dapat tetap optimal. Sebenarnya, cara merawat power steering secara sederhana dapat dimulai dari kebiasaan-kebiasaan mengemudikan kendaraan dengan baik.


Kelalaian dalam mengemudi dapat menyebabkan power steering mengalami kerusakan hingga memperpendek usia pemakaian. Untuk itulah, penting untuk merawat power steering dengan baik dan benar. Begini caranya:

1. Hindari Mengemudi Di Jalanan Rusak

Kerusakan yang sering terjadi pada power steering biasanya dikarenakan cara mengemudi mobil yang tidak beraturan. Guncangan-guncangan keras pada power steering dapat membuat komponen di dalamnya menjadi rusak. Untuk itu, penting dalam memperhatikan jalanan yang akan dilalui oleh kendaraan Kamu.

Hindari mengemudi secara ugal-ugalan serta jalanan-jalanan yang rusak. Selain dapat mengurangi resiko kecelakaan, tentunya power steering Kamu akan awet digunakan.

2. Hindari Jalanan Banjir

Selain jalanan yang rusak, hindari pula melewati jalanan -jalanan yang tergenang dengan banjir. Jalanan seperti ini mudah membuat power steering menjadi rusak. Tidak hanya itu saja, kebiasaan ini juga dapat merusak komponen-komponen lainnya, apalagi jika genangan banjir yang Kamu lewati terlalu tinggi.


Hindari Jalan Yang Banjir

Hindari Jalan Yang Banjir


Hal ini karena power steering merupakan komponen kelistrikan yang ditempatkan tepat di as setir sejajar dengan as roda. Sehingga, pada saat melewati genangan banjir, tentunya komponen ini akan mudah sekali terkena genangan air. Jika komponen listrik ini basah, tentunya akan menyebabkan kerusakan dan mau tak mau Sahabat Garasi harus menggantinya dengan yang baru.

3. Hindari Kondisi Ban Berbelok Saat Parkir

Hal ini mungkin seringkali terjadi dan diabaikan oleh pemiliki kendaraan. Banyak orang yang memarkirkan kendaraan mereka dengan kondisi ban mobil tidak lurus dan membiarkannya pada waktu yang lama. Padahal, kebiasaan seperti ini bila dilakukan terus menerus akan membuat power steering serta ball joint tidak dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan cepat rusak. Sehingga lebih baik bila Sahabat Garasi selalu memperhatikan kondisi kendaraan ketika sedang terpakir. Usahakan untuk meninggalkan kendaraan dalam kondisi yang tidak berbelok.

4. Putarlah Kemudi Dalam Kecepatan Sedang

Pada saat Kamu sedang memutar kemudi mobil, akan lebih baik bila dilakukan dalam kecepatan pelan ataupun sedang. Hindari melakukan putaran kemudi dengan sangat cepat. Pada saat akan berbelok, Sahabat Garasi bisa mengurangi kecepatan terlebih dahulu sebelum kendaraan akan berbelok.

Sistem hidrolik yang digunakan secara perlahan ketika mengemudi tentunya akan berdampak pada komponen power steering yang lebih awet dan tahan lama.

5. Hindari Putar Setir Penuh Pada Waktu Lama

Cara lainnya untuk merawat power steering Kamu adalah dengan menghindari kebiasaan memutar setir hingga penuh dalam jangka waktu yang lama. Pada saat Kamu menunggu jalanan lenggang, Sahabat Garasi bisa memutar sedikit kemudi mobil ke arah sebaliknya.

Memutar hingga penuh dan dalam jangka waktu yang lama dapat membuat tekanan pada power steering menjadi maksimum. Hal ini pula lah yang menyebabkan kinerja mesin menjadi berat dan penggunaan bahan bakar menjadi boros.

Jika Sahabat Garasi ingin melakukan perawatan mobil secara berkala bisa cek website www.Garasi.id atau klik link ini. Sebab, Garasi.id sedang ada promo Gaspol In Love di bulan yang penuh cinta dan diskon hingga 50%, promo ini berlaku hingga 28 Februari 2022.

 

Ditulis oleh ALDY SURYA
Terakhir diupdate: 17 Feb 2022 | 09:49 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifpowersteeringperawatanberkalagarasiid