BMW Kenapa
BMW

Lakukan Recall Hingga Stop Penjualaan i3, BMW Kenapa?

23 Nov 2017 | 15:08 WIB

Beberapa waktu lalu BMW dan McLaren sempat dikabarkan mengakhiri kerja sama untuk menciptakan sebuah supercar. Kini kabar tidak sedap lagi-lagi menghampiri pabrikan Jerman BMW. BMW dikabarkan harus menghentikan penjualan dan menarik kembali seluruh mobil listrik i3 yang dijual di Amerika. Apa penyebabnya?


Lakukan Recall Hingga Stop Penjualaan i3, BMW Kenapa?



Dikutip dari Inside EV, Selasa (21/11/2017), penarikan akan dilakukan pada BMW i3 kelahiran 2014-2017 sejumlah sekitar 30.000 unit di Amerika. Mengutip laporan Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA), dalam tabrakan dari depan, mobil tidak memberikan perlindungan yang cukup bagi pengendara dengan tinggi 152 cm dengan bobot 49,9 kg. Di Amerika itu berarti boleh dibilang pengendara yang masuk kategori itu adalah para wanita.

Mereka berisiko mengalami cedera leher yang lebih parah apalagi kalau mereka tidak mengenakan sabuk pengaman.

BMW saat ini tengah mencari langkah-langkah perbaikan, namun untuk menghindari risiko cedera leher yang parah, BMW mengingatkan penggunanya untuk selalu menggunakan sabuk pengaman.

"Sistem keamanan pasif BMW dioptimalkan dengan penggunaan sabuk pengaman. Pemilik BMW i3 akan merasa percaya dengan kemampuan mobilnya dalam kecelakaan saat mengenakan sabuk pengaman. BMW merekomendasikan semua penumpang menggunakan sabuk pengaman sebelum berkendara, dan tetap memasang sabuk pengaman saat berkendara," tulis BMW.


Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 10 Mei 2020 | 10:35 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

BMWi3mobilbarubekasjermanrecallstopproduksiindonesiajakartabahayafatal