Mobil Bekas
Kondisi Mobil Bekas

Mau Beli Mobil Tapi Bujet Pas, Beli Mobil Bekas Tapi….

19 Apr 2019 | 19:46 WIB
BAGIKAN

Memiliki mobil dijaman yang sudah modern seperti sekarang ini bukanlah lagi menjadi hal yang tabu. Namun tidak meratanya kemampuan seseorang sering menjadi faktor utama untuk mengurungkan niatnya memiliki mobil. Harga mobil baru yang tiap tahunya selalu naik, membuat banyak orang berfikir bila harus membeli mobil keluaran terbaru. Minimnya bujet seseorang untuk memiliki kendaraan baru sering kali teralihkan dengan pilihan mobil bekas. 

Pada zaman sekarang membeli mobil bekas tidak lagi perlu repot mondar-mandir ke showroom untuk mencari mobil idaman sesuai bujet, cukup dengan bermodalkan smarthphone Sahabat sudah bisa menemukan mobil bekas idaman sebelum akhirnya datang mengunjunginya untuk cek kondisi secara nyata.

Mau Beli Mobil Tapi Bujet Pas, Beli Mobil Bekas Tapi….

Membeli mobil bekas bisa dibilang susah-susah gampang karena kondisinya yang bekas, membuat kita yang awam menjadi ragu akan kondisi mobil yang kita inginkan. Mobil bekas selalu identik dengan mobil bekas pakai orang terdahulu yang kita tidak tahu bagaimana penggunaan dan perawatanya.

Mobil bekas selalu dikaitkan dengan mobil dengan kondisi mesin yang buruk, mobil bekas banjir, mobil bekas kecelakaan, dan beberapa faktor lainnya seperti berikut : 

1. Mobil Bekas Banjir

Mobil yang pernah terendam banjir akan bermasalah di kemudian hari. Namun, sebagian besar calon pembeli mobil bekas yang masih awam di bidang otomotif mengakui betapa sulitnya menilai hal ini. Apalagi jika mobil tersebut telah dibersihkan dengan teliti.

2. Rekayasa Odometer

Odometer adalah penunjuk jarak tempuh kendaraan. Besar kecilnya angka yang tertera di odometer bisa menjadi pertimbangan bagi calon pembeli. Besarnya angka di odometer menunjukkan kendaraan tersebut telah lama digunakan atau sering dipakai pada jarak jauh. Hal ini tentu sangat berdampak pada kualitas mobil. 

Sebaliknya, angka yang masih kecil pada odometer bisa digunakan sebagai senjata oleh para penjual mobil bekas untuk meningkatkan daya tawar sehingga harga mobil menjadi lebih tinggi.

3. Pernah Mengalami Tabrakan

Jika mobil sudah pernah mengalami tabrakan, pemilik biasanya juga akan melepas kendaraannya dan memilih untuk membeli yang baru. Supaya cepat laku, harga mobil bekas dibanderol lebih murah.

4. Status Hukum

Bukan lagi hal yang aneh jika ada beberapa mobil yang kepemilikannya tidak jelas beredar di lapak penjualan mobil bekas. Salah satu indikasinya adalah harga mobil bekas yang diobral menjadi lebih murah. Bukti lainnya, mobil tersebut tidak memiliki dokumen resmi yang memiliki kekuatan hukum.

5. Komponen Palsu

Calon pembeli biasanya menyukai tampilan mobil yang kinclong. Untuk itu, penjual mobil bekas melancarkan strategi penjualan dengan mengganti beberapa komponen. Sekilas, hal ini adalah keputusan yang cerdas. Bukan hanya dapat menarik minat calon pembeli, harganya pun bisa dipatok lebih tinggi.

5 Kesalahan Umum Saat Membeli Mobil Bekas

Harga mobil bekas yang terbilang murah memang selalu menjadi dayatarik tersendiri untuk sebagian orang yang ingin memiliki mobil. Karena harga murah Sahabat sering terjebak dalam 5 kesalahan umum saat membeli mobil bekas seperti berikut : 

1. Tidak Menanyakan Sejarah Mobil

Saat membeli mobil bekas, banyak hal yang harus kamu teliti, salah satunya adalah tentang sejarah mobil tersebut. Tanyakan dengan mendetil tentang hal ini. Mengetahui sejarah mobil tersebut adalah hal yang penting untuk menghindari kerugian yang mungkin muncul di kemudian hari.

2. Tidak Mengerti Soal Mesin

Hal penting yang juga harus diperhatikan saat membeli mobil bekas adalah kondisi mesinnya. Ketika membeli mobil bekas, Sahabat harus memprioritaskan untuk mengecek kondisi mesin, karena jika mesin mobil jelek, maka tidak ada gunanya Sahabat membeli mobil itu.

3. Tidak Memeriksa Catatan Servis Kendaraan

Mungkin Sahabat sudah tahu bahwa mobil yang diservis dengan rutin dan dirawat dengan rajin pasti memiliki performa yang baik. Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya, yaitu dengan memeriksa catatan servis mobil dari pemilik mobil. Biasanya setiap kali melakukan servis, maka pihak bengkel akan menuliskan catatan servis berkala dan komponen apa saja yang pernah diganti sehingga Sahabat bisa lebih mudah dalam menilai performa mobil bekas tersebut.

4. Terburu-Buru Saat Test Drive

Setelah mengecek kondisi mesin mobil dan melihat catatan servis kendaraan itu, bukan berarti bahwa mobil itu akan berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, Sahabat harus melakukan test drive atau uji coba ke jalanan.

5. Tidak Membandingkan Terlebih Dahulu

Sebelum Sahabat menjatuhkan pilihan mobil bekas mana yang akan dibeli, Sahabat harus menahan diri sejenak untuk melakukan perbandingan dengan yang lain. Untunglah sudah banyak situs jual beli mobil online, jadi Sahabat  tidak perlu lagi repot-repot dalam melakukannya. Sahabat hanya perlu mengecek secara online tentang harga, model, tahun produksi, dan tahun pemakaiannya. Dengan begitu, Sahabat bisa mendapatkan yang paling cocok dengan kemauan dan budget. 

Nah Sahabat, begitulah permasalahan-permasalahan yang sering timbul dan harus diperhatikan saat hendak membeli mobil bekas. Namun perlu diingat, tidak bisa disama ratakan kondisi dari setiap mobil bekas. karena pada kenyataanya masih banyak mobil bekas yang dijual dengan kondisi sangat baik seperti halnya di Garasi.id.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 19 Apr 2019 | 19:46 WIB
BAGIKAN