Garasi.id
Mobil Bekas di Garasi.id

Mau Menjual Mobil Bekas Kesayangan? Coba Lakukan Ini Dulu

05 Des 2019 | 16:30 WIB

Sahabat berencana untuk menjual mobil bekas Sahabat? Atau berniat untuk mengganti mobil? Menjual mobil bekas memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Sahabat perlu menemukan pembeli yang benar-benar "jatuh cinta" pada mobil Sahabat. Kalau sudah senang, pembeli biasanya menyanggupi harga berapa pun yang Sahabat tawarkan. Ya, walaupun dengan sedikit negosiasi.

Banyak orang bilang, memilih mobil sama dengan mendapatkan jodoh. Harus benar-benar cocok sebelum melakukan transaksi. Nah, kalau Sahabat mau menjual mobil bekas dengan cepat, bagaimana caranya agar pembeli cepat jatuh hati saat Sahabat menjual mobil bekas kesayangan?

5 hal yang harus Sahabat Garasi perhatikan sebelum menjual mobil bekas

Mau Menjual Mobil Bekas Kesayangan? Coba Lakukan Ini Dulu

1. Cek kondisi sebelum menjula mobil bekas

Ketika ingin menjual mobil bekas, sebaiknya posisikan diri Sahabat sebagai pembeli. Saat membeli mobil bekas, tentunya Sahabat mau mobil dengan kondisi mesin yang prima serta nyaman untuk dikendarai. Oleh karena itu, cek seluruh bagian mobil dari mulai mesin, suspensi, kaki-kaki, hingga oli dan pelumas saat hendak menjual mobil bekas. Pastikan mobil Sahabat memang layak jual. Memang, Sahabat harus sedikit mengeluarkan uang untuk melakukan pengecekan sebelum menjual mobil bekas. Ini karena beberapa proses pengecekan tidak bisa dilakukan sendiri alias harus dibawa ke bengkel.

Namun, hasilnya tentu sepadan dengan hasil yang akan Sahabat dapatkan ketika berhasil menjual mobil bekas. Dengan kondisi mesin dan mobil yang baik, menjual mobil bekas pun akan lebih mudah.

2. Perhatikan penampilan saat menjual mobil bekas

Ketika menjual mobil bekas, penampilan menjadi salah satu faktor penting yang menarik perhatian pembeli . Walaupun membeli mobil bekas, calon pembeli tentu mau mobil yang bersih, rapi, serta tidak memiliki banyak cacat yang terlihat mata. Ketika menjual mobil bekas, mobil harus dirawat sejak masih dalam pemakaian. Lakukan cuci dan poles mobil secara rutin sebelum menjual mobil bekas. Sahabat bisa coba memperbaiki mobil apabila terdapat goresan yang terlihat jelas di body mobil. Lalu, hal yang paling penting saat menjual mobil bekas adalah mengambil foto mobil dengan cara yang benar sehingga menarik perhatian calon pembeli mobil kamu.

3. Saat menjual mobil bekas pastikan surat-surat tidak bermasalah

Banyak pembeli yang tidak mau repot membeli mobil yang terlambat bayar pajak, atau surat-surat tidak lengkap. Jadi saat menjual mobil bekas, urus semua kekurangan administrasi mobil yang akan Sahabat jual. Selain itu, usahakan Sahabat bisa berkoordinasi dengan baik pada saat pembeli mau mengganti nama atau balik nama surat-surat kepemilikan mobil. Maka dari itu, jalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan pembeli.

4. Cek harga pasaran sebelum menjual mobil bekas

Tentu, tidak ada penjual yang mau rugi. Namun, menjual mobil bekas memang berbeda dengan menjual rumah. Jika rumah memiliki harga yang terus naik, lain halnya dengan mobil. Harga jual mobil bekas pasti akan lebih rendah dari harga belinya dulu. 

Harga mobil bekas biasanya dipengaruhi oleh tahun, tipe, serta kondisi mobil. Sebelum menjual mobil bekas, Sahabat bisa coba cek di koran atau situs jual beli mobil untuk mendapatkan informasi mengenai harga pasaran mobil Sahabat. Ketika mencari referensi, pastikan tahun dan tipe mobil sama persis dengan yang Sahabat miliki sekarang. Jangan sampai, Sahabat menjual mobil bekas dengan harga di bawah pasaran. Sebaliknya, Sahabat bisa menaikkan harga jual mobil bekas Sahabat kalau yakin kondisinya masih sangat baik. 

5. Pilih cara menjual mobil bekas yang efektif

Banyak cara untuk menjual mobil bekas. Sahabat bisa memajangnya di showroom mobil bekas, promosi ke orang-orang terdekat, atau mengiklankan mobil. Kalau zaman dahulu koran masih dianggap efektif untuk mengiklankan mobil, saat ini sudah hadir teknologi yang lebih canggih yaitu melalui situs online. Manfaatkanlah situs Garasi.id untuk mengiklankan mobil Sahabat. Dengan mudah, Sahabat bisa bertemu calon pembeli yang memang sedang mencari mobil yang sesuai dengan spesifikasi mobil Sahabat. Sahabat hanya perlu mendaftar dan menyiapkan foto mobil yang ingin dijual. 

Kalau Sahabat menjual mobil bekas melalui showroom, Sahabat sudah harus siap bila mobil yang akan dijual harus disimpan di lokasi showroom sehingga Sahabat tidak bisa menggunakannya. Sementara itu, jika Sahabat mengiklankan mobil melalui Garasi.id, Sahabat tentunya masih bisa menggunakan mobil selama mobil masih dalam tahap pengiklanan. Menjual mobil bekas secara online cenderung menghemat waktu dan biaya sehingga lebih menguntungkan. 

Setelah pemakaian dalam jangka waktu tertentu, harga mobil memang akan terus menurun. Jika Sahabat termasuk orang yang cepat bosan atau tidak mau rugi, sebaiknya menjual mobil bekas Sahabat sebelum performa mobil semakin berkurang. Sahabat bisa menggunakan uang hasil jual mobil bekas Sahabat untuk membayar uang muka mobil berikutnya. Atau, Sahabat bisa juga membeli mobil bekas tipe lain dengan bujet yang Sahabat miliki di Garasi.id.

Tips Mendapatkan Harga Mobil Seken Termurah

Bagi banyak orang, membeli atau menjual mobil bekas sudah menjadi hal lumrah. Bahkan, tidak jarang orang lebih membeli mobil yang sudah pernah dipakai karena harganya lebih murah. Berbeda dengan jual beli properti dan tanah yang harganya semakin naik tiap tahun, harga kendaraan malah akan terus menurun setiap tahunnya. Faktor penggunaan dan perawatan adalah alasan utama turunnya harga mobil. Mobil yang sering dipakai, tentu mengalami penurunan pada performa mesin. Belum lagi jika mobil pernah tertabrak, atau memiliki goresan yang terlihat jelas. Harga mobil seken bisa dipastikan turun kalau banyak kekurangan pada kondisi mobil.

Mau Menjual Mobil Bekas Kesayangan? Coba Lakukan Ini Dulu

Bagi pembeli, pastinya juga mau mendapatkan mobil terbaik dengan harga termurah. Ya, mirip-mirip prinsip ekonomi, lah. Mengeluarkan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan untung yang sebesar-besarnya. Namun, apakah prinsip tersebut bisa diterapkan dalam pembelian mobil? Untuk mengetahuinya, mari simak beberapa tips untuk membeli mobil seken berikut ini.

1. Keuntungan Utama Membeli Mobil Bekas: Kondisi yang Prima!

Masih banyak orang menjual mobil bekas yang sudah berusia lebih dari 10 tahun tapi masih nyaman untuk dikendarai. Semua kembali lagi ke cara perawatan pemilik sebelumnya. Dalam merawat mobil, yang perlu diperhatikan secara rutin adalah penggantian oli, pengecekan aki, perawatan kaki-kaki, serta kebersihan mobil. 

2. Cek Harga Pasaran Agar Jangan Sampai Merugi

Harga mobil seken bisa bervariasi sesuai dengan jenis dan kondisi mobil. Banyak orang menjual mobil bekas melabeli mobilnya dengan embel-embel "istimewa" untuk menggambarkan mobil yang masih sangat bagus dan harga di atas pasaran. 

3. Tidak Usah Repot Tur Keliling Dealer, Manfaatkan Teknologi

Memang, membeli mobil seken di dealer memiliki keuntungan yaitu Sahabat Garasi bisa langsung melihat fisik mobil. Namun, masalah timbul jika Sahabat tidak bisa menemukan mobil yang sesuai dengan selera. Sahabat mungkin harus pergi ke dealer lain dan mencari lagi. Kelemahan lain dari membeli mobil bekas di dealer adalah Sahabat tidak bisa membandingkan harga mobil seken secara objektif. Sudah pasti, Sahabat akan diikuti oleh pemilik atau marketing dealer yang pintar merayu agar Sahabat membeli mobil tipe tertentu. Bisa-bisa, Sahabat malah membeli mobil yang berbeda dari keinginan, sementara harganya di luar bujet Sahabat.

Maka dari itu, Sahabat sebaiknya kunjungi Garasi.id untuk menemukan mobil yang sesuai. Tidak perlu repot keluar rumah, Sahabat sudah bisa membandingkan harga mobil seken dengan spesifikasi yang sama. Kalau sudah ada beberapa mobil yang cocok, Sahabat tinggal membuat janji dengan penjual untuk melihat dan mencoba mobil. Melalui Garasi.id, membeli dan menjual mobil bekas jadi lebih mudah dan hemat waktu.

4. Pelajari Spesifikasi Mobil dan Lakukan Konsultasi

Sahabat bisa mencari informasi lewat internet atau berkonsultasi dengan seseorang yang mengerti tentang mobil tersebut. Tanyakan mengenai kriteria spesifikasi yang baik untuk tipe mobil tertentu. Sahabat juga bisa bertanya mengenai ciri-ciri mobil yang masih enak dipakai. Kamu juga bisa baca Tips Beli Mobil Bekas Ala Garasi.id

5. Tawar Menawar Itu Hukumnya Wajib

Tawar menawar harga mobil seken itu wajib dilakukan. Namun, bukan menawar harga secara sadis, ya. Setelah mengecek mobil, Sahabat bisa tahu apakah mobil tersebut layak dan memiliki kondisi yang sesuai dengan harga yang ditawarkan. 

Membeli mobil bekas memang tidak semudah membeli mobil baru. Namun, proses pencarian dan tawar-menawar harga mobil seken pastinya bisa memberikan kepuasan tersendiri bagi Sahabat Garasi.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 08:55 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tipsbelimobilbekasmobilbekasmurahjualmobilmurahjualbelimobilonlinejualbelionlinemobilonline