mobil bekas banjir
Hindari beli mobil bekas banjir

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

12 Des 2019 | 10:55 WIB

Musim hujan datang, berkendara dengan mobil adalah pilihan tepat. Tetapi hujan sering menjadi pemicu banjir, pengaruh banjir terhadap kerusakan mobil sangat besar sehingga harga mobil tersebut akan turun tajam. Banyak orang enggan beli mobil bekas banjir seperti ini karena biaya perbaikan yang dibutuhkan terlalu besar. Namun, perlu diingat Sahabat Garasi, tidak semua mobil bekas banjir dijual murah. Untuk menghindari kecurigaan calon pembeli, penjual mobil bekas banjir bisa saja memasang harga mobil murah bekas banjir sesuai pasaran. Mereka tidak memberi tahu calon pembeli kondisi mobil sebenarnya.

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

Kalau tak teliti, salah-salah Sahabat akan mendapat mobil bekas banjir dengan harga biasa. Untuk mengatasi hal ini, dibutuhkan pengecekan mendetail tentang kondisi mobil bekas banjir. Bahkan ketika Sahabat beli mobil secara online, adalah penting untuk melihat kondisi fisiknya dahulu sebelum menandatangani perjanjian jual beli. Kamu juga bisa baca Ragu Beli Mobil Bekas Online? Ini Tempat yang Paling Tepat. Berikut tanda-tanda mobil bekas banjir yang pernah terkena banjir yang harus Sahabat perhatikan dengan teliti.

Bagian bawah mobil

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

Mobil yang terkena banjir biasanya berkarat di banyak bagian, khususnya pada bagian bawah mobil bekas banjir yang memang berbahan logam dan tidak memiliki lapisan pelindung. Pastikan Sahabat melihat ke kolong mobil bekas banjir dan mengecek apakah ada banyak karat di bagian bawah mobil bekas banjir, terutama di bagian rem tromol. Normalnya, mobil yang terawat tidak banyak karatan. Mobil tua yang berusia puluhan tahun pun demikian. Jadi, kalau Sahabat mendapati ada banyak karat, ada kemungkinan besar mobil bekas banjir karena lama terendam air.

Interior mobil

Tanda berikutnya mobil bekas banjir adalah adanya aroma tak sedap begitu Sahabat melihat ke bagian dalam mobil bekas banjir. Penjual bisa saja sudah mengakali dengan membersihkan mobil bekas banjir dan menggunakan pengharum. Jadi, Sahabat harus mengecek bagian lain seperti jok dan khususnya karpet dasar pada mobil bekas banjir.

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

Kotoran yang dibawa dalam air banjir biasanya mengendap di dalam kabin mobil bekas banjir. Jok yang terendam air susah kembali ke kondisi semula, begitu juga karpet dasar. Cari tahu apakah joknya kotor atau malah baru diganti total. Kalau baru saja diganti, tanyakan pada penjual apa sebabnya. Selain itu, intip sedikit di bagian bawah karpet dasar mobil bekas banjir. Kalau pernah terkena banjir, kemungkinan ada kotoran yang mengendap di sela-sela atau bawah karpet mobil bekas banjir.

Fitur elektronik

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

Fitur elektronik adalah salah satu bagian yang paling cepat rusak begitu terkena banjir. Periksa semua fitur dan kabel-kabelnya, apakah semuanya masih bekerja dengan baik. Tak jarang, mobil bekas banjir dibekali dengan perangkat elektronik baru. Meskipun bagian elektroniknya cukup baik, jangan langsung merasa aman membeli mobil bekas banjir tersebut karena kerusakan akibat banjir terjadi pada bagian mobil lainnya.

Kaca dan lampu

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

Banjir memang tidak merusak kaca dan lampu dengan mudah, terutama kalau banjirnya tidak memiliki arus deras. Setelah banjir kering, kaca dan lampu dapat dibersihkan dan tampak seperti sedia kala. Namun, perhatikan apakah pada kaca-kaca dan bagian dalam lampu berembun. Kalau ada embun di sana, ada kemungkinan besar mobil tersebut baru terendam banjir.

Sela-sela karet

Tanda mobil bekas banjir berikutnya dapat dilihat pada karet di dalam mobil, misalnya di pintu atau bagasi. Pada mobil bekas banjir, karet tersebut biasanya kotor, terutama pada bagian dalam. Sahabat dapat melihatnya dengan jelas kalau karetnya dilepas.

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

Rekam jejak servis

Selain tanda-tanda fisik, coba cari tahu bagaimana rekam jejak servis mobil yang akan Sahabat beli. Rekam jejak servis ini juga bisa digunakan untuk mencari tahu masalah yang pernah dialami mobil. Kalau kondisi mobil tidak sesuai dengan apa yang tertulis dalam servis terakhir, cari tahu penyebabnya dengan bertanya pada penjual.

STNK

Kalau beli mobil bekas, pertimbangkan pula alamat pemilik mobil yang biasanya tercantum dalam STNK. Hal ini untuk mencari tahu apakah mobil tersebut biasa berada di daerah rawan banjir atau bukan. Meskipun bukan pertanda mutlak, mobil yang berasal dari area rawan banjir memiliki kemungkinan lebih besar bahwa mobil bekas banjir.

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

Itulah tanda-tanda mobil bekas banjir yang harus Sahabat cari tahu saat mengecek mobil yang akan dibeli. Namun semua kekhawatiran seputar mobil bekas banjir ini bisa teratasi bila Sahabat beli mobil di Garasi.id. Di Garasi.id beli mobil bekas kamu akan banyak mendapatkan banyak keuntungan dan bebas cemas karena mobil bekas yang ada di Garasi.id merupakan mobil bekas yang berkualitas bukan mobil bekas banjir.

Nah kalau Sahabat sudah mendapatkan mobil bekas berkualitas, Sahabat perlu nih persiapkan diri menghadapi musim hujan meski sudah menggunakan mobil sekalipun.

Bawaan Wajib Pengendara Mobil Saat Hujan

Saat berkendara, segala perlengkapan itu harus dilengkapi karena kita tidak pernah tau bagaimana kondisi saat kita berada dijalan terlebih lagi saat hujan. Tidak hanya para pengendara motor saja yang wajib sedia peralatan anti air untuk menerjang hujan di jalan. Para pengendara mobil juga perlu mempunyai bawaan wajib saat musim hujan.

Musim Hujan Butuh Mobil, Waspada Mobil Bekas Banjir

Sebagai pakar safety riding, Bintarto Agung (IDDC) dan Anggota Club FD Squash Indonesia membenarkan meski berkendara dengan mengunakan mobil, para pengendara juga harus tetap sedia peralatan atau aksesori untuk meminimalisir basah karena hujan. Adapun barang wajib para pengendara roda empat adalah

1. Payung

Bawaan wajib pengendara roda 4 saat hujan itu payung, karena saat turun mobil payung itu sangat berguna sekali. Namun untuk penempatan payung sendiri tidak bisa sembarangan. "payung harus diletakkan di cabin kendaraan bagian belakang agar tidak menganggu pengendara". ucap Tato, panggilan akrab untuk Presiden Director IDDC ini.

2. Jas ujan

Jas ujan sangat berguna untuk mengurangi tubuh terkena hujan saat harus menuju atau meninggalkan kendaraan. "Untuk jas ujan, sebaiknya menggunakan yang model jacket karena akan lebih nyaman dan tidak menganggu kemampuan gerak pengemudinya".sambungnya.

3. Sandal

Sandal berguna untuk menggantikan sepatu agar tidak basah atau kotor saat turun kendaraan. Dari beberapa bawaan wajib yang sudah disebutkan, peralatan tersebut diharapkan tidak mengangguan saat berkendara. "Sehingga tidak mengurangi konsentrasi, tidak nyaman, dan kurang fleksibel dalam bergerak". Tambah Tato.

4. Kanebo atau Lap

Kanebo atau lap berguna untuk mengelap pengendara bila basah saat hendak masuk atau keluar kendaraan."kalo gue si wajib banget bawa kanebo, biar kalau hujan udah berenti bisa langsung gue lap". ungkap Satrya Aditya (Adit), Anggota Club FD Squad Indonesia.

5. Jaket atau Baju Ganti

Jaket atau baju ganti perlu dibawa saat hujan karena bila sewaktu-waktu pakaian yang digunakan basah atau kusut. "bawa baju ganti buat kalau harus ketemu orang dan pakaian kita udah berantakan karena hujan, ya minimal jaket buat nutupin baju yang berantakan", pungkas Adit.

Foto : Garasi.id