Jangan tunda untuk mengurus balik nama nomor kendaraan
Proses balik nama kendaraan bermotor sangat simpel

Ngurus Balik Nama Mobil Ribet? Cek Dulu Caranya !

14 Jun 2019 | 14:26 WIB
BAGIKAN

Memiliki kendaraan pribadi sudah menjadi hal yang wajib dimiliki bagi orang-orang yang memiliki mobilitas tinggi, baik di kota besar maupun di daerah. Meski hampir setiap bulannya selalu ada mobil keluaran terbaru, tapi ternyata tidak sedikit orang yang lebih suka untuk membeli mobil bekas atau second. Faktor terbesar yang menyebabkan orang lebih memilih untuk membeli mobil second adalah harganya yang jauh lebih murah ketimbang mobil baru. Tentu saja hal itu bisa sangat menguntungkan. 

Tetapi sayangnya, membeli mobil second ini ada kendala utama yang harus dihadapi setiap pembeli mobil, yaitu harus melakukan balik nama terlebih dahulu karena STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) masih tertulis atas nama pemilik motor sebelumnya (pemilik pertama). Banyak permasalahan di mana si pembeli enggan untuk melakukan proses balik nama pada mobil second yang dibelinya, tapi sesungguhnya proses balik nama ini secara umum sangatlah penting untuk Sahabat ketahui. 

Dalam proses balik nama mobil, biaya yang dikeluarkan di setiap daerah berbeda-beda dan nantinya Sahabat akan dikenai biaya untuk membayar pajak di STNK saat setelah proses selesai dan biaya diluar pajak di luar tagihan yang tertulis pada STNK.

Ngurus Balik Nama Mobil Ribet? Cek Dulu Caranya !


Baca juga: STNK hilang? Begini prosedur mengurusnya

Untuk lebih detailnya, simak urutan-urutan untuk balik nama dibawah ini :

Pergi ke kantor SAMSAT

Langkah pertama yang harus Sahabat lakukan adalah pergi ke kantor SAMSAT di wilayah tempat tinggal masing-masing. Bagi kamu yang tinggal khususnya di Jakarta, kamu dapat mengecek alamat SAMSAT secara online melalui website http://bprd.jakarta.go.id. Adapun persyaratan-persyaratan yang harus Sahabat bawa ketika akan melakukan proses balik nama kendaraan bermotor adalah :

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
  • Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)
  • dan kwitansi pembelian

Jangan lupa untuk memfotokopi sebanyak dua rangkap setiap persyaratan-persyaratan tersebut, untuk sekedar berjaga-jaga lebih baik membawa lebih dari dua rangkap. 


Mengikuti cek fisik kendaraan

Langkah selanjutnya setelah membawa persyaratan yang dibutuhkan adalah melakukan tes fisik kendaraan. Tes ini dilakukan oleh para petugas SAMSAT dimana pada akhir dari pengecekan tersebut petugas akan memberikan hasil berupa Nomor Rangka dan Nomor Mesin Kendaraan. Serahkan hasil tes tersebut bersamaan dengan berkas yang kamu sudah siapkan sebelumnya kepada petugas loket tes fisik kendaraan dan di sini kamu akan dikenakan untuk membayar biaya administrasi tersebut. Jangan lupa untuk memfoto kopi hasil dari tes fisik kendaraan untuk berjaga-jaga di tahap selanjutnya.

Ngurus Balik Nama Mobil Ribet? Cek Dulu Caranya !



Menuju loket pendaftaran balik nama STNK

Setelah menyelesaikan administrasi di loket pengecekan fisik kendaraan, Sahabat akan diarahkan untuk menuju loket pendaftaran balik nama STNK. Pada tahap ini, kamu akan disuruh untuk menyerahkan STNK asli beserta fotokopi, fotokopi BPKB, fotokopi KTP kamu sebagai pemilik baru, serta kwitansi pembelian kepada petugas di gedung SAMSAT. Setelah petugas selesai memverifikasi dokumen-dokumen tersebut, kamu akan diminta untuk menyerahkan BPKB asli dan menunggu nama kamu dipanggil oleh petugas di loket selanjutnya.


Menyelesaikan administrasi

Sahabat akan kembali diarahkan ke loket pendaftaran ( loket pertama ) untuk melunasi lembar tagihan yang diberikan oleh petugas SAMSAT di loket kedua. Eits, tunggu dulu, jika nama/nomor urut Sahabat belum dipanggil jangan menyerobot begitu saja ya, budayakan antri! Jika kamu sudah dipanggil, Sahabat akan mendapatkan bukti berupa tanda terima beserta cap lunas dari berkas-berkas yang sudah diberikan tadi. Untuk sekedar info, pembuatan STNK baru dibutuhkan waktu (2-5 hari) sesuai dengan kebijakan SAMSAT di daerah Sahabat, petugas akan memberikan tanggal untuk pengambilan STNK di kantor SAMSAT tempat kamu mendaftar jadi bersabarlah !


Proses balik nama BPKB

Setelah mendapatkan STNK dengan nama kamu selesai pada tanggal yang telah ditentukan oleh petugas SAMSAT, proses selanjutnya adalah menuju Kantor Polda setempat. Proses pembuatan BPKB baru hanya dapat dilakukan di Kantor Polda setempat dengan membawa STNK asli dengan nama Sahabat.

Setibanya di Kantor Polda, kamu harus menyiapkan berkas persyaratan yang wajib dibawa seperti :

  • Fotokopi STNK yang baru (yang sudah dibalik nama)
  • Fotokopi KTP (pemilik baru)
  • Fotokopi BPKB
  • Fotokopi lembar pengesahan cek fisik
  • Fotokopi kwitansi pembelian motor
  • BPKB asli

Jika persyaratan-persyaratan tersebut belum dilengkapi atau ada yang tertinggal, lebih baik Sahabat melengkapinya terlebih dahulu karena akan sangat menguras waktu jika harus bolak-balik untuk mengambil berkas yang tertinggal. 


Melakukan pembayaran administrasi di loket bank

Sesampainya di Kantor Polda, kamu akan diberikan nomor antrian dan formulir yang harus diisi sebagai prasyarat balik nama BPKB. Untuk melakukan pengisian formulir yang diberikan, Sahabat harus teliti dan menuliskan data tanpa ada kesalahan dalam bentuk apapun (typo) karena jika ada kesalahan data, kamu harus mengulangi prosesnya dari awal lagi. Petugas akan membantu mengisi formulir tersebut dan akan mengarahkan ke loket pembayaran.


Pengisian dan penyerahan Formulir BBN BPKB

Setelah pembayaran lunas, isi formulir pendaftaran sesuai dengan data mobil kamu lalu tempelkan stiker khusus dari bank tadi di formulir tersebut. Tunggu panggilan berdasarkan nomor antrian yang tadi Sahabat dapatkan ketika datang di Kantor Polda. Setelah dipanggil, serahkan formulir dan berkas tersebut kepada petugas. Kamu akan mendapat tanda terima sebagai bukti BPKB sudah didaftarkan dan sedang dalam proses balik nama. Lembar tanda terima yang diberikan oleh petugas terdapat tanggal kapan BPKB kamu selesai, jadi jangan sampai hilang atau terbuang.


Pengambilan BPKB Baru

Sahabat akan kembali mengunjungi Kantor Polda sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan. Untuk proses pengambilan BPKB baru, jangan lupa untuk membawa lembar tanda terima dan fotokopi KTP kamu. Setelah mengambil nomor antrian, kamu akan dipanggil oleh petugas untuk mencocokkan data, jika data tersebut sudah cocok, BPKB baru kamu sudah siap untuk dibawa.


Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 14 Jun 2019 | 15:28 WIB
BAGIKAN