Mobil LCGC
LCGC Turun Penjualan di Februari 2018

Pasar Mobil Murah 'Merosot' Februari 2018

20 Mar 2018 | 16:00 WIB

Penjualan wholesales segmen mobil murah mengalami penurunan signifikan pada Februari 2018. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) ada minus 16,22 persen. 

Jumlah total nasional di bulan kedua tahun ini hanya sanggup mencapai 18.203 unit saja. Sementara 2016 lalu periode yang sama berhasil terjual 21.727 unit. 

Pasar Mobil Murah 'Merosot' Februari 2018

Kontribusinya secara total market juga terkoreksi, di mana saat ini hanya 19,42 persen dan tahun lalu sebesar 22,83 persen (year on year). Setidaknya ada tujuh model dari lima merek yang bertarung di arena ini, Toyota dan Daihatsu masing-masing memiliki dua wakil.

Posisi market leader di segmen mobil murah program pemerintah ini jadi milik Toyota Calya, yang muat tujuh penumpang, dengan kontribusi 25,70 persen atau berhasil terkumpul sebanyak 4.679 unit. Sayangnya, jagoan Toyota ini harus memeroleh rapor merah. 

Wholesales-nya pada Februari tahun ini anjlok parah atau mencapai 47,20 persen dibanding Februari 2017 (8.861 unit). Penurunannya lebih tinggi dibanding total market mobil murah. 

Membuntuti di posisi kedua ada Sigra dengan perolehan 3.990 unit atau mendapat bagian 21,92 persen. Berbeda dengan saudaranya model bermerek Daihatsu ini naik 12,17 persen, dibanding dengan tahun lalu. 

Posisi kunci di tiga besar ditempati oleh Brio Satya, yang mengalami pertumbuhan sebesar 49,69 persen menjadi 3.898 unit, di mana pada Februari 2017 lalu hanya sebesar 2.604 unit.

Foto : Garasi.id


Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 07 Mei 2020 | 14:34 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbarubekasjualbelimurahLCGCpasaranturunpenjualanmerosotanjlokjakartadepokbekasitanggerangindonesia2018