Sering Ditabrak, Bina Marga Modifikasi Saparator

Sering Ditabrak, Bina Marga Modifikasi Saparator

09 Okt 2017 | 12:16 WIB
Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara dengan pembatas jalan atau separator lajur kerap terjadi. Sebagai tolak ukur, dalam kurun waktu sebulan belakangan ini bahkan sudah ada beberapa peristiwa diunggah dalam akun Instagram TMCPoldaMetro, termasuk tabrakan mobil mewah Aston Martin beberapa waktu lalu. Kecelakaan tersebut menimbulkan bahasan menarik di berbagai media sosial. 

Banyak pendapat yang mengungkapkan, kejadian kecelakaan dengan pemisah jalur ini timbul karena desain dan kurangnya alat penerangan atau simbol untuk memberitahu pengendara. Selama ini pembatas yang terbuat dari beton tersebut tidak diberi tanda sehingga membahayakan pengendara karena menimbulkan kerusakan besar pada kendaraan.

Sering Ditabrak, Bina Marga Modifikasi Saparator

Dalam Permenhub No 34 tahun 2014 tentang markajalan, pasal 11 ayat 2, sudah diatur mengenai bahan yang digunakan sebagai pembatas jalan. Pilihannya yakni terbuat dari bahan plastik atau bahan lain yang diisi air (water barrier) serta terbuat dari beton (concrete barrier). Namun Direktur Jenderal Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arie Setiadi menanggapi masukan masyarakat mengenai desain dan bahan separator. Ia mengakui pihaknya terus mengembangkan berbagai desain separator yang lebih baik menyerap energi benturan.

"Ada yang terbuat dari karet lunak, tidak hanya concrete barrier dan water barrier. Ini jadi masukan buat kami, harusnya tidak keras ujungnya. Kita evaluasi tentang hal tersebut," ucap Arie, seperti yang dilansir dari Kompas.com.

Mengenai separator dengan bahan karet lunak ini, Arie mengungkapkan pihaknya ditugaskan untuk ikut menyerap karet alam. Ini memungkinkan desain separator berbeda selain beton dan air. Inovasi lain yang tengah dipikirkan adalah mengubah desain separator. Separator yang berbentu trapesium tersebut diberi benjolan rol untuk mengubah arah tubrukan kendaraan, harapannya tidak terlalu rusak parah.


Foto : Internet
Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 07 Mei 2020 | 14:29 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

newsotomotifmobilbarubekassaparatorbinamarga