Garasi.id
Garasi.id Solusi Jual Beli Mobil Bekas

Tips Menghindari Mobil Bekas Bermasalah

23 Apr 2019 | 20:00 WIB
BAGIKAN
Saat ini, banyak sekali keluarga muda yang bermimpi untuk memiliki kendaraan pribadi. Selain karena sampai pemerintah belum mampu menyediakan transportasi umum yang layak, faktor kemacetan membuat banyak orang tertarik membeli mobil demi kenyamanan bepergian.

Sayangnya, kemampuan ekonomi rata-rata masyarakat Indonesia masih belum bisa disebut sejahtera. Oleh karena itu, membeli mobil baru untuk memenuhi kebutuhan mungkin mustahil bagi sebagian orang. Inilah mengapa, membeli mobil bekas merupakan salah satu solusi cerdas bagi yang ingin mengendarai kendaraan pribadi tetapi dana yang dimiliki terbatas.

Meskipun kelihatannya aman, ternyata membeli mobil bekas baik secara online maupun offline memiliki risiko yang sama besarnya. Apalagi saat ini banyak sekali orang yang menghalalkan berbagai macam cara untuk mengeruk keuntungan. 
Tips Menghindari Mobil Bekas Bermasalah

Agar terhindar dari masalah, ada beberapa hal yang dapat Sahabat lakukan saat ingin membeli mobkas. Berikut ulasannya : 

Baca juga: Dapet Uang Tunai 5 Juta Dengan Mobil Pilihan, Begini Caranya

1. Tanyakan sejarah mobil secara mendetail pada penjual

Riwayat Mobil

Meskipun Sahabat Garasi membeli mobil secara online, bertemu langsung dengan penjual untuk melihat kondisi mobil merupakan keharusan. Saat bertemu, pastikan Sahabat menanyakan secara detail riwayat mobkas yang dijual, apakah mobil pernah mengalami kecelakaan, terendam banjir, atau terlibat kasus.

Tidak perlu khawatir dan merasa terlalu cerewet terhadap penjual. Bagaimanapun, kita pasti ingin memiliki kendaraan dengan kondisi mesin dan performa prima meskipun yang dibeli adalah mobil bekas.

2. Periksa setiap inci komponen, mesin, dan bodi mobil

Periksa Inci Komponen

Hal kedua yang harus dilakukan saat membeli mobil secara online adalah dengan melakukan pengecekan kondisi komponen, mesin, dan bodi mobil. Meskipun penjual telah menjelaskan kondisi mobkas-nya secara detail, kita masih harus memeriksa setiap bagian kendaraan secara cermat.

Mobil bekas kecelakaan atau banjir yang sudah dipermak biasanya meninggalkan bekas seperti guratan pada bodi, warna cat yang serupa tapi tidak sama, mesin karatan, hingga bunyi mobil yang lebih nyaring dari biasanya. Jika menemukan tanda-tanda semacam itu, lebih baik urungkan niat untuk membeli mobkas.

3. Lakukan uji kemampuan komponen dan spesifikasi

Uji Komponen

Selain mengecek mesin, lakukan juga pengujian fitur-fitur seperti lampu, wiper, pedal, tuas transmisi, klaskson, AC, dan power window, sistem audio, alarm, serta kontrol elektrik. Jika tidak mengerti soal otomotif, pastikan Sahabat mengajak kerabat atau teman yang mengerti soal ini.

Minta mereka untuk melakukan uji kemampuan secara menyeluruh untuk memastikan apakah semua fitur berfungsi sesuai yang diutarakan penjual.

4. Lakukan Test drive

Test Drive

Test drive merupakan hal yang harus dilakukan saat membeli mobkas baik secara online maupun offline. Pada saat uji mengendarai, kita bisa langsung merasakan performa mesin dan menemukan kejanggalan yang mungkin tidak ditemukan saat pemeriksaan mesin.

Dari suara dan getaran mesin, tarikan gas, rem, serta kopling kita bisa mengetahui apakah kondisi mobil sesuai dengan yang diungkapkan penjual. Untuk hasil yang lebih maksimal, ajak penjual mengendarai mobilnya melewati berbagai kondisi jalanan mulai dari jalan mulus, bergelombang, berbatu, hingga jalan yang penuh gundukan dan polisi tidur.

Bagi sebagian orang test drive mungkin sedikit menghabiskan waktu. Tapi jika ingin mendapatkan mobkas berkualitas, pastikan Sahabat melakukan test drive agar suatu saat nanti hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari.

5. Mengajak penjual untuk melakukan cek fisik ke SAMSAT

Samsat Outlet

Tujuan cek fisik adalah untuk mengetahui apakah surat-surat mobil sesuai dengan nomor mesin dan terdaftar di SAMSAT setempat, agar kita terhindar dari membeli mobkas bodong hasil penipuan atau pencurian. 

Jika penjual menolak atau tidak memiliki waktu luang, ajak kerabat yang tahu cara melihat rangka mobil dan nomor mesin untuk menyamakannya dengan nomor yang tertera di BPKB. Sahabat juga bisa melakukan pemeriksaan melalui situs SAMSAT untuk mengetahui apakah nomor polisi dan nama pemiliknya sudah terdaftar dan sesuai dengan datanya.
Pada akhirnya yang kita inginkan dari sebuah mobil baik baru maupun bekas adalah sebuah kendaraan yang tidak hanya nyaman digunakan tetapi juga dalam kondisi yang prima dengan performa mesin tidak mengecewakan. 

Nah Sahabat Garasi, Itulah 5 hal yang bisa dijadikan referensi saat ingin membeli mobil bekas. Dan Garasi.id bisa dijadikan sebagai situs jual beli mobil bekas online yang terpercaya. Semoga bermanfaat.

Foto : Garasi.id
Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 23 Apr 2019 | 20:00 WIB
BAGIKAN