Mudik 2018
Performa Maksimal Kendaraan

Tips Optimalisasi Performa Mobil Untuk Mudik

05 Jun 2018 | 16:38 WIB

Jelang mudik lebaran, kendaraan dengan akselerasi dan performa baik tentu menjadi idaman tiap pengendara. Demi menjaga kinerja mobil kesayangan, tentu saja dibutuhkan perawatan dan treatment terbaik. Mempertahankan performa kendaraan sebenarnya bukan hal yang sulit. Berikut ini adalah beberapa trik yang bisa diterapkan pada mobil kesayangan.

Memilih Bahan Bakar yang Tepat

Tips Optimalisasi Performa Mobil Untuk Mudik

Agar performa mobil bisa berjalan dengan baik, pastikan bahan bakar yang dipilih sudah sesuai dengan rasio kompresi antara mesin mobil dan Research Octan Number (RON). Cek buku manual kendaraan terlebih dahulu ya Sahabat untuk tau standar RON yang harus digunakan. Nilai oktan atau RON sangat penting diperhitungkan karena makin tinggi oktan maka bahan bakar tidak mudah terbakar sebelum waktunya. Jika kompresi dan suhu tinggi bisa membuat bensin terbakar lebih dulu sebelum dipatik busi, bisa berakibat efek tenaga mesin yang loyo dan boros BBM.

Pastikan juga untuk selalu memenuhi tangki bensin mobil. Pasalnya, tangki atas yang kering biasanya menimbulkan kerak dan kotoran yang berbahaya jika sampai terbawa hingga ke saluran pembakaran. Dengan mengisi penuh tangki, maka bagian atas tangki akan selalu bersih dan tidak mengering.

Memperhatikan Sistem Pembuangan Mesin

Tips Optimalisasi Performa Mobil Untuk Mudik

Sistem pembuangan mesin pada mobil sering kali menjadi bagian yang terlupakan. Padahal, part ini juga membutuhkan perhatian khusus untuk menjaga performa mesin mobil selalu maksimal. Perhatikan kendaraan secara seksama, jika muncul asap di knalpot, atau suara berisik selama perjalanan, ada kemungkinan sistem pembuangan mesin mengalami gangguan dan perlu diservis.

Pemilihan Oli Pelumas

Tips Optimalisasi Performa Mobil Untuk Mudik

Agar mesin mobil selalu dalam kondisi yang prima, pastikan untuk memilih oli yang tepat. Oli memiliki fungsi sebagai pelumas agar mesin dapat berjalan mulus serta meminimalkan gesekan antar logam yang membuat mesin cepat aus. Tidak hanya itu, oli juga berfungsi sebagai pendingin yang menjaga suhu mesin tetap stabil.

Jangan lupa untuk melakukan pergantian oli paling tidak 6 bulan sejak pergantian terakhir atau telah melewati jarak tempuh 10.000 km. Hal ini dilakukan karena sepanjang pemakaian, oli akan mengalami oksidasi dan kotor karena mengikat deposit dan sisa pembakaran, sehingga perlu penggantian untuk memastikan perlindungan tetap maksimal.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 00:10 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbarubekasjualbelitipstrikmudik2018keluargaamannyamangarasiidotomotiflebaranjakartajawasurabayabandungoliperawatanperforma