Selain membuang sisa pembakaran, knalpot juga berfungsi untuk mengurangi emisi
Air yang keluar dari knalpot tidak selalu diakibatkan oleh kebocoran

Air Keluar Dari Knalpot Mobil? Berbahayakah?

08 Agt 2019 | 14:01 WIB
BAGIKAN

Pernahkah Sahabat melihat saluran pipa pembuangan emisi (knalpot) mobil kamu mengeluarkan air ketika baru dipanaskan di pagi hari? Banyak orang yang berpikiran, air yang keluar dari knalpot mengindikasikan ada bagian dari saluran knalpot yang bocor. Padahal nyatanya bukan tidak ada yang salah dengan saluran pipa knalpot kamu loh Sahabat. Dengan keluarnya air dari knalpot, itu menandakan bahwa kondisi mesin kamu baik-baik saja. 

Tapi permasalahan ini lebih banyak sering terjadi pada mobil yang menggunakan sistem EFI. Tapi apakah benar keluar air dari sistem pembuangan/knalpot itu tidak apa-apa? Mari simak penjelasannya di bawah ini.

Disimulasikan seperti sistem pernapasan manusia, manusia menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida dan uap air. Saat manusia berada pada suhu udara yang dingin, ketika kita menghembuskan napas akan terlihat jelas uapnya, hal itu dikarenakan uap terkondensasi di suhu udara yang dingin. 

Nah, proses pembakaran bahan bakar dan udara di ruang mesin itulah yang diumpamakan seperti pernafasan manusia. Namun, pada mesin, pembakaran yang terjadi berasal dari bahan bakar bensin dan oksigen. Hasil dari pembakaran bensin dan oksigen, akan menghasilkan karbondioksida dan uap air, namun itu terjadi jika pembakaran yang terjadi sempurna. 

Di dalam satu siklus pembakaran, terdapat sekitar 18 molekul air dimana molekul air itu dibuang melalui knalpot. Oleh sebab itu, mesin-mesin dengan sistem injeksi / EFI yang sering mendapati gejala air keluar dari knalpot. Apalagi di pagi hari, dimana kondisi udara, knalpot dan mesin masih sangat rendah sehingga menghasilkan banyak tetesan air.

Air Keluar Dari Knalpot Mobil? Berbahayakah?

Jadi, Sahabat tidak perlu khawatir jika melihat air keluar dari knalpot ketika kamu memansakan mobil di pagi hari. Jangan berpikiran bahwa ada kebocoran pada mesin mobil kamu, apalagi berpikiran bahwa air yang keluar dari knalpot adalah air radiator yang bocor ke mesin. Jika air radiator bocor, air akan menetes di bagian depan mobil, lebih tepatnya di daerah radiator.

Selama air yang dikeluarkan dari knalpot tidak banyak dan wajar, mesin mobil Sahabat masih bisa dikatakan sehat. Tetapi sebaliknya jika air yang dikeluarkan banyak, coba ingat kembali apakah Sahabat pernah membawa mobil kamu melewati genangan air, atau mobil kamu baru selesai dicuci.

Air yang masuk ke dalam knalpot, pasti akan tertahan di muffler tidak mungkin masuk ke ruang mesin. Jadi jika ternyata ditemukan banyak air ketika memanaskan mobil setelah mencuci mobil, bisa jadi air dari pencucian masuk ke dalam muffler.

Air Keluar Dari Knalpot Mobil? Berbahayakah?

Sahabat tidak perlu panik, cukup menekan pedal gas hingga rpm 4.000 saja atau boleh lebih tetapi jangan terlalu lama karena tidak baik. Tunggu knalpot hingga benar-benar mengeluarkan air yang tertahan pada muffler, jika knalpot sudah tidak mengeluarkan air tandanya air di dalam knalpot sudah keluar.

Selama mobil kamu tidak pernah melibas genangan air, atau mogok ketika banjir, air yang keluar dari knalpot bukan masalah yang perlu dikhawatirkan. Berbeda dengan asap putih yang dikeluarkan oleh knalpot ketika kamu memanaskan mobil, bisa jadi oli ikut terbakar di ruang pembakaran mesin. Jika ditemui masalah seperti itu, alangkah baiknya kamu membawa mobil kamu ke bengkel untuk dilakukan pengecekan. 

Air Keluar Dari Knalpot Mobil? Berbahayakah?

Baca juga: Cara mengetahui kerusakan mobil dari warna asap knalpot

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 08 Agt 2019 | 14:01 WIB
BAGIKAN