Asap knalpot
Asap knalpot

Asap Keluar Dari Knalpot Pertanda Bahaya, Begini Cara Mengatasinya

01 Jan 2021 | 11:00 WIB

        Mungkin diantara Sahabat Garasi pernah menjumpai mobil yang mengeluarkan asap tebal dari knalpot. Munculnya asap ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Jika asap tersebut muncul di pagi hari ketika baru menghidupkan mesin dan beberapa saat kemudian asap hilang, maka kondisi ini masih normal-normal saja.

        Asap Keluar Dari Knalpot Pertanda Bahaya, Begini Cara Mengatasinya

        Namun jika asap keluar secara terus menerus, hal ini yang harus di waspadai Sahabat Garasi karena bisa mengindikasikan terjadi kerusakan pada komponen mesin. Secara umum keluarnya asap tersebut disebabkan oleh oli yang terbakar dan campuran bahan bakar yang tidak tepat. Jadi sebenarnya, dalam kasus ini Sahabat Garasi bisa mengidentifikasi kerusakan pada mesin melalui asap yang keluar dari knalpot.

        1. Asap keluar di pagi hari

        Asap Keluar Dari Knalpot Pertanda Bahaya, Begini Cara Mengatasinya

        Pada waktu malam hari, suhu di knalpot menjadi rendah. Akibatnya uap-uap air yang ada di knalpot mengembun menjadi air. Jadi ketika di pagi hari Sahabat Garasi menyalakan mesin, maka suhu di knalpot juga naik. Air di knalpot kemudian bertemu dengan panas dari hasil pembakaran, inilah yang menyebabkan keluarnya asap Sahabat Garasi. Tapi tidak usaha cemas, karena setelah lima menit biasanya akan hilang dengan sendirinya. Jadi jika Sahabat Garasi menemukan hal demikian tak perlu risau karena hal ini normal.

        2. Asap keluar berwarna hitam

        Asap Keluar Dari Knalpot Pertanda Bahaya, Begini Cara Mengatasinya

        Keluarnya asap yang berwarna hitam dari knalpot disebabkan oleh campuran bahan bakar yang terlalu kaya atau kadar bahan bakar lebih banyak dari yang seharusnya. Bila hal ini terjadi cara mengatasinya mudah, Sahabat Garasi tinggal menyetel ulang campuran bahan bakar melalui baut penyetel yang ada di karburator.

        3. Asap keluar berwarna putih

        Asap Keluar Dari Knalpot Pertanda Bahaya, Begini Cara Mengatasinya

        Nah inilah sebenarnya yang berbahaya. Jika asap putih keluar dari knalpot maka disebabkan oleh terbakarnya oli pelumas. Terbakarnya oli ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama ring piston yang sudah rusak. Karena ring piston sudah rusak, maka oli akan masuk ke ruang bakar sehingga akan ikut terbakar bersama campuran udara dan bahan bakar. Kedua, Dinding Silinder yang sudah aus. Hampir sama kasusnya dengan yang pertama, jika dinding silinder sudah aus maka oli pelumas akan mudah masuk ke ruang bakar. Ketiga disebabkan oleh slip klep yang bocor. Jika slip klep bocor, maka oli yang berada di kepala silinder akan masuk ke ruang bakar. 

        Cara menjaga kondisi mobil yang benar

        Asap Keluar Dari Knalpot Pertanda Bahaya, Begini Cara Mengatasinya

        Bila Sahabat sudah tau penyebab permasalahan keluarnya asap di knalpot kendaraan, kini saatnya Sahabat mengetahui cara untuk mengatasinya. Ada beberapa langkah yang bisa Sahabat terapkan : 

        • Cek volume oli mesin, apabila kurang dari normal maka ada resiko kebocoran oli yang cukup deras.
        • Lihat indikator pada dashboard, apakah lampu check engine menyala ? jika menyala mungkin ada masalah terkait sistem injeksi.
        • Hidupkan mesin dan perhatikan kinerja mesin, apabila ada suara berisik dari komponen yang bergesekan seperti turbo maka itu masalahnya. Jika mesin bergetar dan cenderung RPM naik dengan sendirinya, maka itu menunjukan adanya gejala kerusakan sistem injeksi bahan bakar.
        • Untuk memastikan, Sahabat perlu alat scanning untuk mengetahui arti dari lampu check engine yang menyala.
        • Jika tidak ada lampu indikator yang menyala pada dashboard, lanjut mengecek bagian PVC valve. Cabut selangnya yang ujung selangnya ada di saluran udara setelah filter (Biasanya). Jika ada tetesan oli maka masalahnya terletak pada PVC separator.
        • Jika kering, lanjut mengecek tekanan kompresi mesin. Pengecekan ini akan mengetahui apakah linner silinder aus atau tidak. Untuk melakukan pengecekan ini, Sahabat perlu alat compression tester yang hasilnya bisa Sahabat bandingkan dengan tekanan kompresi ideal.

          Langkah-langlah diatas, ada yang bisa Sahabat lakukan langsung dan ada juga yang perlu keahlian khusus. Bila dirasa Sahabat tidak bisa menyelesaikan sendiri, segera bawa kendaraan kamu ke bengkel terdekat. 

          Foto: Garasi.id

          Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
          Terakhir diupdate: 01 Jan 2021 | 11:00 WIB
          Bagikan

          Kata kunci pencarian

          tipsmobilasapkendaraanasaphitamasaptipisasapputihberbahayamengatasibahayadampakamanbengkelgarasiidotomotif
          Logo Garasi.id
          Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
          All Rights Reserved
          Member Of 
          Blibli
           Family