Kondisi Ban Yang Baik Harus Menjadi Prioritas
Kondisi Ban Yang Baik Harus Menjadi Prioritas

Ban Mobil Bisa Sebabkan Kecelakaan Fatal, Ini Alasannya

21 Des 2021 | 10:29 WIB

Jika Sahabat Garasi ingin melakukan perjalanan jauh, jangan lupa cek seluruh kondisi kendaraanmu. Yang paling penting untuk dicek adalah ban mobil, sebab ban mobil memberikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan jauh tersebut.

Terdapat banyak kecelakaan yang disebabkan kondisi ban mobil yang tidak prima. Untuk itu, jangan Sahabat Garasi abaikan untuk mengecek kondisi ban mobil sebelum berpergian. Bahkan, lebih baik jika melakukan beberapa perawatan untuk ban mobil.


Pastikan Kondisi Keempat Ban Mobil Anda Dalam Kondisi Prima

Pastikan Kondisi Keempat Ban Mobil Anda Dalam Kondisi Prima


Saat ini, banyak kecelakaan yang disebabkan oleh ban mobil pecah. Untuk menghindarinya, Sahabat Garasi perlu ketahui apa saja yang dapat menyebabkan ban mobil bisa pecah. Ini penyebabnya:

  • Tekanan Angin yang Kurang

Ketika Sahabat Garasi ingin bepergian, sebaiknya cek terlebih dahulu tekanan ban mobil. Memang, beberapa orang mengatakan kelebihan tekanan angin pada ban mobil dapat menyebabkan ban pecah. Tapi ternyata justru sebaliknya, sebab saat melewati jalanan bebas hambatan, pergerakan dinding ban menjadi lebih sering. Hal ini akan menyebabkan kawat baja menjadi mudah putus saat ban kekurangan tekanan angin. Gerakan dinding yang sering tersebut membuat mobil menjadi pecah di jalan bebas hambatan.


  • Tambal Ban yang Tidak Benar

Saat ini, hampir semua ban mobil memakai ban tubeless. Ketika mengalami ban bocor, untuk menambalnya memakai dengan teknik tusuk atau string tubeless. Jika penambalan ban mobil tidak benar akan hanya membuat lubang bocor semakin besar dan serat baja dikonstruksi dalam ban menjadi terputus.

Setelah ditambal, memang ban mobil bisa dipakai kembali untuk berjalan. Namun, dalam jangka waktu lama, kotoran jalanan dan air akan membuat konstruksi serat baja yang berada di dekat lubang tambalan akan mengalami korosi. Hal ini akan membuat ban mobil dengan mudah kehilangan tekanan angin dan kemudian saat di kecepatan yang tinggi ban mobil bisa pecah.


  • Kerikil yang Terjebak di Tapak Ban

Untuk hal ini, pasti Sahabat pernah melihat beberapa batu kerikil di sela-sela ulir tapak ban. Sekilas memang terlihat biasa saja dan tidak akan menimbulkan dampak yang besar. Namun, untuk jangka waktu yang lama, kerikil atau benda apapun yang menyangkut di ulir ban dapat melukai ban dan akan membuat serat baja dalam ban menjadi korosi.


Ini Cara Merawat Ban Dengan Benar

Agar performa mobil tetap maksimal, Sahabat Garasi harus telaten merawat dan mengganti komponen secara berkala, apalagi untuk ban mobil. Kondisi ban yang prima sangat mempengaruhi akselerasi saat berkendara. Jangan sampai ban mobil yang sudah gundul meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama ketika Sahabat Garasi melewati jalanan licin. 

Berikut ulasannya:

1. Periksa Tekanan Ban secara Teratur

Hal sederhana yang wajib dilakukan secara teratur adalah memeriksa tekanan angin pada ban untuk memastikan bahwa tekanan angin ban mobil selalu berada pada batas normal. Lakukan pengisian angin secara berkala bila tekanannya mulai berkurang. Perawatan ini sebaiknya dilakukan dua minggu hingga satu bulan sekali untuk menjaga kualitas ban.


2. Periksa Permukaan Ban secara Cermat

Alur pada permukaan ban berfungsi untuk memperbesar gaya gesek dengan jalanan saat Sahabat Garasi berkendara. Bila alur tersebut sudah tidak jelas dan tekstur ban mobil makin menipis, berarti harus lekas menggantinya dengan ban baru. Ban mobil yang sudah tipis dan licin berisiko mengganggu keselamatan berkendara karena daya cengkeram ban sudah menurun dan sulit beradaptasi dengan tekstur jalan yang licin. Pilihlah ban mobil baru yang alurnya besar dan bahannya tebal. Harga ban mobil berkualitas memang cukup mahal, tetapi manfaatnya sebanding untuk mendukung keselamatan berkendara.


3. Lakukan Rotasi Ban secara Berkala

Sebenarnya Sahabat Garasi tak harus langsung mengganti empat ban mobil sekaligus. Ban mobil bagian depan lebih cepat gundul akibat pengereman. Jadi, hanya perlu memindahkan ban belakang untuk menggantikan ban depan. Sedangkan bagian belakang mobil menggunakan ban baru. Cara ini akan membuat lebih hemat tanpa mengabaikan performa mobil dan keselamatan berkendara. Mobil Sahabat Garasi tak akan bermasalah bila dilengkapi dengan ban yang daya geseknya masih besar.


4. Batasi Kapasitas Mobil

Tak banyak orang yang menyadari kalau membawa penumpang atau barang-barang berlebihan ternyata berdampak buruk pada ban mobil. Kapasitas mobil yang berlebihan membuat ban mobil bekerja ekstra keras sewaktu menempuh perjalanan. Bahkan, kapasitas mobil berlebihan juga membuat penggunaan bahan bakar jadi lebih boros. Alangkah lebih baik kalau Sahabat Garasi membatasi kapasitas mobil, terutama bila akan menempuh perjalanan jauh dalam waktu lama.


5. Hindari Jalanan Rusak

Sahabat Garasi tidak bisa memprediksi keadaan jalanan yang akan dilalui. Mungkin harus melewati jalanan rusak yang berisiko merusak ban mobil. Namun, sebaiknya hindari jalanan rusak bila akan melewati rute yang sudah diketahui. Karena jalanan yang rusak membuat ban mobil lebih cepat gundul dan mudah pecah. Rata-rata usia ban mobil yang kerap melewati jalanan rusak pasti lebih pendek daripada ban mobil yang sering melewati jalanan mulus.


6. Gunakan Nitrogen

Penggunaan angin untuk ban mobil kini mulai digantikan oleh nitrogen. Tekanan ban mobil menjadi lebih stabil dengan isian berupa nitrogen karena zat berwujud gas tersebut tidak mudah mengalami perubahan tekanan meski temperatur sedang tak stabil.

Manfaat lain yang bisa diperoleh jika tekanan ban stabil adalah bentuk ban yang tidak mudah berubah. Ban tetap bulat sempurna walaupun Sahabat Garasi melewati jalanan yang rusak atau tak rata. Kelebihan ini tentu membuat kualitas ban mobil lebih awet dan hanya perlu diganti bila sudah digunakan dalam waktu lama.


Jika Sahabat Garasi ingin melakukan perawatan ban mobil, Garasi.id sedang ada promo Gaspol Servis diskon hingga 50% berlaku sampai 30 Desember 2021. Sahabat Garasi bisa kunjungi website www.garasi.id atau klik link ini.


Ditulis oleh ALDY SURYA
Terakhir diupdate: 10 Apr 2022 | 16:39 WIB
Bagikan