Ban Cadangan di Mobil Bekas
Cek Ban Cadangan

Beli Mobil bekas, Cek Ada Ban Cadangannya Tidak!

24 Feb 2019 | 21:45 WIB
BAGIKAN
Cek kondisi mesin sudah, cek kondisi bodi sudah, tapi masih ada satu lagi yang perlu di cek jika ingin memilih mobil bekas Sahabat Garasi. Yaitu ada tidak ban cadangan dipilihan mobil bekas Sahabat Garasi. Kalau ada, itu jadi poin plus untuk pilihan mobil bekas Sahabat Garasi.

Selain mendapatkan ban beserta peleknya, ban cadangan ini jelas akan sangat membantu Sahabat Garasi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Karena seperti diketahui bersama, kondisi lalu lintas dan jalanan di Indonesia yang kurang bersahabat mengharuskan kita selalu membawa ban cadangan.

Terlebih saat setelah memilih mobil bekas, dan langsung memutuskan untuk melakukan perjalanan jauh. Sudah pasti kesiapan mobil dan ban cadangan itu sangat dibutuhkan.
Beli Mobil bekas, Cek Ada Ban Cadangannya Tidak!

Baca juga: Cek Ban Itu Tidak Cukup di Tendang

Lalu jika ban cadangan ada pada pilihan mobil bekas pilihan kita, apa lagi yang perlu diperhatikan ya? Pastinya harus waspada dan selalu berkendara dengan baik dan benar. Karena jangan pernah merasa aman saat berkendara, dengan membawa ban cadangan.

Soalnya, biasanya ukuran ban cadangan pada kendaraan itu lebih kecil, daripada ban yang dipakai. Hal ini diperuntukkan untuk space saver, dan tidak bisa dipakai semau kita, karena ban cadangan ini memiliki maksimum km penggunaannya. Dan disarankan saat bertemu bengkel atau toko ban terdekat melakukan perbaikan atau mengganti ban.

Kenapa Ban Cadangan Penting?

Sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 57 dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 6 dan Pasal 43, kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi perlengkapan kendaraan bermotor, termasuk ban cadangan. Namun nyatanya, ban cadangan yang dibuat banyak memiliki ukuran lebih kecil pada bagian tapak ban.

Hal ini terkait dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan pasal 47, dimana ban cadangan harus memiliki ukuran sama dengan ban yang terpasang pada kendaraan, namun ban cadangan juga dapat memiliki lebar tapak berbeda, tetapi memiliki diameter keseluruhan sama.

Lalu Kenapa Ukuran Ban Cadangan Lebih Kecil?

Menurut Rudy Novianto Defensive Driving Trainer Sentul Driving Center, ban cadangan memang sengaja dibuat lebih kecil pada bagian tapak, namun memiliki ketinggian yang sama.

"Nah yang perlu kita luruskan, ban cadangan bukan untuk (digunakan) ban sehari-hari. Jadi dimaksudkan jika terjadi masalah pada satu ban, maka ban diganti dan ini cukup dipakai untuk sampai ke tempat servis ban supaya ganti dengan normalnya," jelas Rudy, melansir dari laman Liputan6.

Sebaliknya, kata Rudy, pabrikan otomotif menganggap ban cadangan sudah didesain cukup. Bahkan telah lebih dahulu memperhitungkan baik dan buruknya.

"Jadi jangan khawatir. Bicara aspek rasio, ban yang sama tingginya tidak membuat timpang atau offset. Kalau pakai ban lebih kecil di depan, bagaimana? Harus disesuaikan juga cara mengemudinya," ungkapnya.

"Katakanlah, mobil ini akan memiliki performa yang tidak sama jadi akan ada yang berkurang. Namun ban itu cukup aman sampai dipakai untuk ke tempat servis terdekat," sambungnya.

Bagaiman dengan tekanan anginnya? Menurut Rudy, tekanan angin yang digunakan sama seperti tertera di ambang pintu atau pada spesifik dinding ban.

Namun usahakan selalu berkendara dengan mengutamakan safety driving. Agar ban cadangan tidak perlu digunakan, dan terus melakukan pemeriksaan ban sebelum berkendara.
Foto : Garasi.id
Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 24 Feb 2019 | 21:45 WIB
BAGIKAN