Filter udara
Filter Udara Mobil

Bersihkan Filter Udara Dengan Tekanan Angin, Ini Jarak Idealnya

17 Sep 2020 | 15:20 WIB

Beragam jenis dan merek filter udara beredar di pasaran, mulai yang dari bahan kertas, busa, kapas, dari bahan stainless steel. Biasanya masa pakai filter udara dibatasi jarak tempuh kendaraan, tapi ada juga tergantung dari bahan pembuatannya.

Bersihkan Filter Udara Dengan Tekanan Angin, Ini Jarak Idealnya

Sebelum mencapai batas waktu akhir pemakaian, filter udara juga memerlukan perawatan rutin agar fungsinya tetap maksimal. Dalam merawat filter ada beragam cara dilakukan, seperti menggunakan air, oli, deterjen, hingga disemprot dengan tekanan angin. Namun untuk membersihkan dengan menggunakan tekanan angin besar tidak boleh asal.

"Filter udara boleh saja disemprot dengan angin bertekanan sedang terutama yang stainless, sedangkan untuk angin bertekanan cukup tinggi harus dengan jarak minimal 30 cm dari permukaan filter," terang Teng Herry Sutanto selaku Sales Manager PT Prima Semesta Asia yang dilansir dari laman Liputan6.

Pasalnya Filter udara yang terbuat dari stainless steel yang dianyam (mesh) jika mendapat tekanan angin sangat tinggi di bawah jarak 30 cm pada satu titik bisa menyebabkan posisi anyaman geser. Kebiasaan ini kerap dilakukan, padahal salah.

Bersihkan Filter Udara Dengan Tekanan Angin, Ini Jarak Idealnya

"Menyemprot angin dengan tekanan tinggi dan jaraknya sangat dekat bisa menyebabkan goresan, atau terjadi pergeseran anyaman. Walaupun tidak berpengaruh banyak terhadap performa mesin, kerusakan ini pastinya bisa menyebabkan usia pakai filter udara menjadi lebih pendek," kata Teng Herry.

Sebenarnya, kata teng Herry, perawatan filter berbahan stainless steel sangat mudah. Cukup dicuci dengan air bersih, tidak perlu menggunakan cairan khusus pembersih filter udara. Jika terdapat kotoran  membandel seperti  noda oli, tambahkan cairan pencuci piring dan disikat menggunakan sikat gigi dengan lembut saja sudah cukup.

Selain merawat filter udara, Sahabat juga harus memahami tanda-tanda kalau filter udara mobil sudah harus diganti. Jangan sampai karena tidak tau, nanti permasalahan yang timbul jadi keman-mana. 

Berikut ciri-ciri atau tanda sudah saatnya ganti filter udara mobil:

Bersihkan Filter Udara Dengan Tekanan Angin, Ini Jarak Idealnya

1. Jarak Tempuh Mobil

Seberapa jauh jarak yang sudah ditempuh oleh mobil tentu adalah indikator penggunaan filter udara. Makin jauh jarak yang telah ditempuh, artinya filter udara sudah bekerja makin keras menampung semua partikel yang disaringnya.

Perusahaan pembuat filter udara biasanya menyarankan agar diganti setelah jarak tempuh 20.000 – 25.000 Mil (32.186 – 40.233 km). Namun agar lebih aman, sebaiknya filter udara diganti setelah jarak tempuh 10.000 – 15.000 mil (16.090 – 24.140 km).

Sebenarnya itu juga tergantung seberapa kotor udara pada jalan yang sering dilewati, petunjuk diatas hanya cocok untuk kendaraan di dalam perkotaan dengan udara yang relatif bersih saja. Pada mobil yang sering melalui jalan berdebu, mungkin filter udara harus sudah diganti setelah menempuh jarak yang lebih pendek.

Untuk interval waktu, sebaiknya mengganti filter udara sekali setahun, karena pada mobil yang digunakan sehari-hari secara normal, biasanya jarak tempuhnya berkisar 10.000 hingga 20.000 km per tahun.

2. Berkurangnya Akselerasi dan Tenaga

Jika terasa tenaga mobil menjadi loyo saat sobat ingin berakselerasi, itu bisa menjadi salah satu pertanda filter yang sudah sangat kotor. Sebaiknya segera periksa filter udara mobil sobat, memeriksakan ke teknisi terpercaya tentu lebih baik untuk mengetahui permasalahan. Jika tidak ada masalah pada komponen lain dan filter terlihat sudah sangat kotor, sebaiknya ganti filter tersebut dengan yang baru.

3. Keluar Asap Dari Knalpot

Filter udara yang masa pakainya sudah habis dan sangat kotor, akan membuat banyak partikel masuk ke ruang bakar dan menyebabkan pembakaran tidak sempurna yang ditandai keluarnya asap dari knalpot, bahkan bisa berupa asap hitam yang tebal.

4. Konsumsi Bahan Bakar Boros

Filter udara yang kotor mengakibatkan asupan udara menjadi kurang ke ruang bakar, sehingga pembakaran tidak sempurna sebagaimana mestinya. Akibatnya konsumsi bahan bakar akan lebih boros.

5. Kondisi Fisik Filter

Periksalah kondisi filter secara rutin, jika Sahabat mendapatkan filter yang lembab atau terlihat sudah sangat menghitam, walau semua ciri-ciri sebelumnya belum ditemukan, sebaiknya ganti filter tersebut. Ada kemungkinan hal tersebut dapat mengakibatkan masalah serius pada mesin.

Itulah tips soal filter udara mobil yang bisa Garasi.id berikan, semoga informasi diatas bermanfaat. Dan untuk Sahabat yang mau mendapatkan informasi lain seputar Otomotif, Sahabat bisa cek di artikel lain Garasi.id.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 17 Sep 2020 | 15:20 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tipstrikinfomobiljualbelibekasperawatanfilterudaraolitekanananginotomotifgarasiidjakartaindonesia