Oli mesin mobil berfungsi sebagai pelumas komponen dalam mesin agar terhindar dari keausan
Oli mesin mobil berfungsi sebagai pelumas komponen dalam mesin agar terhindar dari keausan

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

30 Sep 2019 | 09:51 WIB
BAGIKAN

Tahukah kamu, memilih oli mesin mobil yang tepat dapat memperpanjang usia komponen di dalam mesin? Oli mesin mobil atau minyak pelumas mesin merupakan cairan kental yang berfungsi untuk merawat seluruh komponen dalam mesin dan menambah usia pakai (life time) mesin. Lapisan-lapisan dalam oli yang bagus berfungsi untuk mencegah gesekan antar logam komponen mesin, menghindari keausan, melindungi komponen dari karat, dan membersihkan dinding mesin.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Pada dasarnya semua jenis oli mesin mobil sama, yakni sebagai pelumas agar kinerja mesin berjalan mulus dan bebas gangguan. Namun tingkat kekentalan (viscocity) dalam setiap pelumas ditujukan untuk keperluan mesin yang berbeda, misalnya mesin diesel yang memiliki temperatur tinggi tentu saja menggunakan oli yang tidak sama dengan mesin besin.

Apabila oli mesin mobil yang digunakan tidak sesuai dengan karateristik mobil Sahabat, maka secara perlahan performa mesin akan menurun dan kendaraan tidak mencapai kinerja yang maksimal. Akibatnya mesin akan menjadi cepat panas dan aus karena sirkulasi oli mesin mobil tidak lancar, serta adanya kemungkinan air masuk ke ruang mesin yang dapat memperparah kerusakan komponen mesin.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Satu hal yang harus diingat oleh setiap pemilik mobil adalah oli mesin mobil harus selalu diganti tepat waktu. Hal ini memerlukan ketelitian dari seorang pemilik mobil. Karena jika oli mesin mobil tidak diganti pada waktu yang tepat hal tersebut akan berakibat cukup fatal bagi kondisi komponen mesin mobil. Tidak hanya oli mesin mobil saja Sahabat, oli rem, oli gardan dan yang lainnya juga harus kamu perhatikan.

Oleh karena itu, inilah beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menentukan oli mesin mobil seperti apa yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan mobil Sahabat.

Memilih kekentalan oli mesin mobil yang tepat

Tingkat kekentalan oli merupakan ukuran kekentalan pelumas untuk mengalir pada sela-sela komponen yang dinyatakan dalam nomor-nomor SAE (Society of Automotive Engineer). Semakin besar angka SAE mengartikan pelumas yang lebih kental. Sedangkan huruf W yang berada di antara dua angka merupakan singkatan dari "Winter".

Jika sebuah oli mesin mobil ditandakan dengan dua macam angka, misalnya oli SAE 10W40 berarti oli mesin mobil tersebut multigrade atau memiliki tingkat kekentalan SAE 10 saat mesin dalam kondisi dingin, dan SAE 40 saat mesin dalam kondisi panas.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Kekentalan oli mesin mobil berpengaruh terhadap performa, karena oli yang baik adalah oli yang mempunyai kekentalan stabil atau memiliki daya tahan terhadap suhu rendah dan suhu tinggi. Mobil dengan mesin generasi baru membutuhkan oli mesin mobil yang lebih cair seperti SAE 10W30, sedangkan mobil diesel atau mobil dengan tenaga besar membutuhkan oli mesin mobil yang lebih kental seperti 20W50.

Pilih oli mesin mobil bersertifikasi

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Ada lagi hal lain yang patut Sahabat perhatikan saat harus memilih oli mesin mobil. Hal tersebut adalah sertifikasi yang dimiliki oleh oli. Beberapa badan yang mengeluarkan sertifikasi antara lain, API, ACEA, ILSAC, dan JASO. Dengan memilih oli yang telah tersertifikasi maka kualitas oli mesin mobil tersebut telah terjamin standar dan kualitasnya. Sahabat bisa dengan tenang memilih oli-oli tersebut tanpa harus khawatir lagi mengenai kualitas yang mereka miliki.

Sesuaikan dengan rekomendasi pabrik

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Salah satu cara termudah dalam memilih oli mesin mobil apa yang cocok untuk dipakai adalah dengan melihat buku panduan dari mobil itu sendiri. Di dalam buku panduan mobil biasanya dijelaskan tentang oli mesin mobil atau pelumas lain apa yang sesuai dengan kebutuhan mobil kamu. Jangan terpaku pada satu merek saja, utamakan memilih oli mesin mobil yang sesuai dengan spesifikasi .

Oli mesin mobil mineral atau sintetis?

Oli mesin mobil dapat dibedakan menjadi dua jenis sesuai dengan bahan pembuatnya, yakni oli mesin mobil mineral dan oli sintetis. Oli mineral ialah oli yang terbuat dari bahan dasar mineral. Mineral ini diekstrak dari minyak bumi yang memiliki molekul alami dan sangat baik untuk merawat kondisi mesin.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Sedangkan oli sintetis adalah oli yang dibuat dari bahan-bahan kimia yang memiliki sifat aditif. Keunggulan dari oli sintetis adalah kemampuannya dalam mengatasi perubahan suhu. Hal ini sangat baik karena dapat melumasi mesin dengan sempurna dalam kondisi apapun.

Ciri-ciri oli mesin perlu diganti

Seperti sudah dijelaskan diatas, oli memiliki fungsi yang penting dalam pelumasan komponen dalam mesin. Tetapi perlu kamu ingat, oli pada mobil juga memiliki masa berlaku. Jika oli dalam mesin sudah melewati batas masa berlaku, kinerja oli tidak akan optimal layaknya oli baru.

Artinya, Sahabat tidak bisa menggunakan satu jenis oli dalam waktu yang cukup lama. Melainkan oli mesin mobil harus diganti sesuai jadwal. Tapi masalahnya, banyak orang yang sibuk dan melupakan jadwal penggantian oli mesin. Sehingga mobil pun beresiko muncul masalah.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Tapi masalah yang timbul akibat oli mesin mobil yang tidak pernah ganti bisa dihindari apabila kamu menyadari tanda atau ciri-ciri oli mesin yang sudah out of use atau dengan kata lain sudah tidak layak pakai dan harus diganti. Lalu apa saja tanda tandanya ?

Dilansir dari machinerylubrication.com ada 5 tanda yang umumnya dijadikan patokan oli mesin mobil perlu diganti, yaitu :

Lampu indikator oli di dashboard menyala

Pada isntrumen di dashboard mobil, terdapat banyak sekali lampu indikator, dan semua lampu indikator tersebut akan menyala beberapa saat saat kunci kontak ON. Salah satunya lampu indikator oli mesin mobil, indikator ini berbentuk corong oli (dengan tetesan oli) berwarna kuning.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Apabila lampu indikator ini tiba-tiba menyala, maka itu tandanya ada masalah pada sistem oli mesin mobil. Bisa oli habis, tekanan oli turun, atau karena anda sudah melewatkan jadwal penggantian oli mesin. Sehingga, apabila anda menjumpai indikator oli menyala segera cek bagian mesin dan juga cek jadwal service terakhir kamu.

Mesin terdengar kasar saat baru dihidupkan

Oli itu terbuat dari bahan sintetis yang mampu melapisi dua komponen mesin yang saling bergesekan. Sehingga komponen tersebut tidak secara langsung bergesekan, melainkan ada lapisan oli sebagai layer yang memisahkan dua komponen tersebut. Itulah sebabnya, oli juga bisa meredam suara gesekan antar komponen mesin.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Namun seiring oli bekerja, kualitas oli akan menurun karena kandungan dalam oli akan semakin terkontaminasi oleh panas dan deposit dari ruang bakar. Sehingga kemampuan oli akan menurun. Salah satunya kemampuan melekat pada komponen.

Sehingga ketika mesin mati dalam waktu lama kemudian dihidupkan, biasanya akan ada bunyi berisik saat mobil dihidupkan.

Oli Mesin Mobil Berwarna Hitam Pekat

Imbas lain dari oli yang sering digunakan adalah kondisi fisiknya. Oli yang sudah terkontaminasi panas dan deposit akan berubah warnanya menjadi lebih gelap dan hitam dari warna awal oli coklat kekuningan.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Hati-hati jika oli sudah berubah warna seperti ini harus segera diganti agar mesin tidak rusak terkena gesekan.

Asap mobil berwarna hitam ke abu-abuan

Asap mobil yang normal itu tidak berwarna alias transparan. Kalau asap kendaraan sedikit berwarna bisa jadi itu berasal dari oli yang menguap dan ikut terbakar didalam ruang bakar. Mesin-mesin sekarang sudah dilengkapi PCV yang akan menyalurkan gas didalam ruang engkol ke dalam intake manifold untuk dibakar didalam ruang bakar.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Oli yang sudah buruk, biasanya akan ikut menguap di dalam PCV system sehingga asap kendaraan sedikit berwarna keputihan. Ini menjadi sinyal bahwa oli mesin perlu ganti.

Mesin Tidak Responsif

Tugas oli itu melumasi atau sebagai lapisan antar komponen didalam mesin, sifat oli yang licin juga membuat semua komponen didalam mesin menjadi sangat ringan untuk bergerak. Sehingga tenaga yang dihasilkan oleh pembakaran mesin bisa sepenuhnya dikonversi untuk menggerakan roda.

Oli Mesin Mobil yang Cocok? Perhatikan 4 Hal Ini

Namun oli yang buruk, memiliki daya lumas yang buruk juga. Sehingga hubungan antar komponen mesin akan lebih berat. Ini akan berimbas pada semakin rendahnya akselerasi mesin karena tenaga mesin banyak yang terbuang untuk menggerakan komponen mesin itu sendiri.

Untuk memilih oli mesin mobil apa yang terbaik, kamu bisa mengikuti rekomendasi pabrikan. Atau kalau bingung memilih oli mana yang terbaik, di Toko Garasi.id terdapat paket penggantian oli untuk mobil kesayangan kamu loh. Tentunya produk oli di Toko Garasi.id Asli dan banyak untungnya, so tunggu apalagi, segera ganti oli kendaraanmu Sahabat.

Foto: Garasi.id

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 30 Sep 2019 | 09:51 WIB
BAGIKAN