Posisi duduk berkendara yang aman
Berkendara yang aman

Bukan Asal Gas, Begini Cara Berkendara Yang Aman

14 Okt 2019 | 14:44 WIB
BAGIKAN

Pekerjaan di kantor yang menumpuk, sering kali menyita banyak pikiran dan tenaga untuk menyelesaikannya. Untuk itu Sahabat harus mempersiapkan diri agar bisa berkendara yang aman,nyaman dan selamat sampai tujuan.

Aktivitas yang cukup padat, ditambah dengan jarak antara tempat tinggal dengan kantor yang bisa dibilang cukup jauh, melarang Sahabat untuk memaksakan diri jika memang sudah merasa lelah, agar Sahabat berkendara yang aman selama perjalanan. 

Bukan Asal Gas, Begini Cara Berkendara Yang Aman

Tanda-tanda kelelahan yang membuat Sahabat tidak berkendara yang aman ialah seperti tidak berhenti menguap, kepala terasa sangat berat, bermanuver secara mendadak untuk mempercepat dan memperlambat laju kendaraan dan terkadang tertidur saat keadaan macet, lebih baik kamu beristirahat terlebih dahulu.

Agar kamu selalu siap setelah melakukan aktivitas seharian, berikut tips agar tidak mudah kelelahan saat mengemudi jarak jauh dan Sahabat tetap berkendara yang aman dan nyaman.

Peregangan otot sebelum perjalanan

Duduk di kursi selama berjam-jam dapat menyebabkan otot-otot kamu kaku. Alangkah baiknya, ketika akan berkendara pulang dan bisa berkendara yang aman, Sahabat perlu melakukan peregangan tangan, jari, kaki, leher, punggung serta yang lain selama kurang lebih 5 menit supaya otot-otot tidak terlalu kaku ketika mengemudikan mobil, peregangan ini dapat secara efisien menyingkirkan stres serta kelelahan.

Dengan pemanasan yang baik, maka akan membantu Sahabat dalam merefresh otot-otot tubuh dan menghilangkan rasa lelah setelah mengemudi dengan waktu yang cukup lama. Hindari untuk memaksakan menyetir ketika badan sudah mulai lelah agar tetap bisa berkendara yang aman.

Manfaatkan macet untuk melemaskan otot

Ketika terjebak dalam macet janganlah ikut stres dalam macet, agar Sahabat bisa berkendara yang aman. Ketika macet, sahabat dapat memakai moment tersebut untuk melemaskan otot-otot yang kaku akibat konsentrasi penuh ketika mengendarai, manfaatkan macet yang terjadi untuk melemaskan bagian tubuh seperti tangan, kaki, kepala dan punggung. Jika Sahabat tengah terjerat macet yang berkelanjutan sebaiknya tahan emosi serta hibur diri Sahabat dengan beberapa lagu favorit kamu agara Sahabat tetap bisa berkendara yang aman.

Bukan Asal Gas, Begini Cara Berkendara Yang Aman

Membawa air mineral/air putih

Supaya bisa berkendara yang aman, Air minum/air putih secara penting dapat menyingkirkan rasa lelah, rasa ngantuk serta stress. Minum air putih secara langsung dapat juga tingkatkan konsentrasi serta menambah kenyamanan ketika mengemudi.

Meminum banyak air beresiko pada biasanya buang air kecil, walau demikian hal semacam ini tidaklah terlalu bermasalah bila dibanding dengan rasa kantuk atau stress atau lelah akibat tubuh kekurangan air. Selalu siapkan air minum di dalam mobil untuk hindari dehidrasi saat akan melakukan perjalanan jauh supaya Sahabat tetap bisa berkendara yang aman.

Tubuh kamu akan selalu memerlukan cairan walau tengah lakukan perjalanan terlebih ketika siang hari. Tidak hanya itu dengan minum air putih yang cukup dapat menyingkirkan rasa ngantuk sehingga tubuh kembali fit dan bisa berkendara yang aman. Jadi dianjurkan memperbanyak mengkonsumsi air putih.

Atur Posisi Duduk

Untuk bisa berkendara yang aman, kamu perlu mengatur posisi duduk serta memegang setir supaya tetap nyaman selama perjalanan. Langkahnya atur posisi duduk sesuai sama panjang kaki serta jangkauan tangan pada stir hingga mempermudah refleks ketika mengatur stir, menginjak gas, rem, atau kopling.

Bukan Asal Gas, Begini Cara Berkendara Yang Aman

Selanjutnya untuk bisa berkendara yang aman, Sahabat perlu megatur jarak tempat duduk supaya nyaman dengan posisi pedal gas, pedal rem serta kopling. Agar bisa berkendara yang aman, pastikan dulu kaki dapat mencapai pedal dengan sempurna tanpa kesusahan. Posisi sandaran tempat duduk yang nyaman yaitu tidak terlalu tegak, namun juga tidak sangat landai. Hal semacam ini dapat ditata dengan tuas/tombol sliding, reclining seat. Tempat duduk yang diperlengkapi dengan sandaran kepala (headrest), diatur ketinggiannya sebisa-bisanya sejajar dengan kepala. Pakai tambahan bantal kecil di headrest atau di belakang tulang leher supaya rasa pegal di bagian ini dapat berkurang.

Pahami posisi berkendara yang aman

Berkendara dengan jarak yang jauh akan membuat kamu lelah. Alangkah baiknya jika Sahabat pengemudi lebih dulu menyesuaikan diri agar mendapatkan posisi berkendara yang aman. Mencari pengaturan posisi duduk yang ideal susah-susah gampang loh. Tidak semua mobil memiliki posisi yang pas dan sama dengan posisi ideal kamu, dibutuhkan proses penyesuaian lagi.

Dengan menemukan posisi yang nyaman saat berkendara yang aman, sudah tentu Sahabat akan mengemudikan mobil dengan benar.

Seperti yang dilansir oleh Nissan.co.id, pada dasarnya tips berkendara yang aman adalah para pengemudi wajib memperoleh 3K dalam berkendara : Komunikasi, Kenyamanan dan Kontrol. Posisi duduk ketika mengemudi, jarak jangkauan tangan ke kemudi dan kaki terhadap pedal adalah kunci menentukan posisi mengemudi mobil yang benar. Lalu bagaimanakah posisi mengemudi yang baik dan benar tersebut ? Mari simak penjelasan berikut ini :

Posisi Duduk yang Nyaman

Ketika Sahabat akan pergi mengemudi dan ingin bisa berkendara yang aman, kamu dapat mengatur penyesuaian yang nyaman dimulai dari mengatur jangkauan kaki terhadap pedal. Kaki harus dapat menjangkau pedal gas atau rem secara keseluruhan. Kemudian aturlah derajat sandaran punggung dengan meletakkan salah satu tangan di arah jam 12 kemudi dengan posisi yang lurus. Jika sandaran belum merata dengan punggung, aturlah hingga sandaran merata dengan punggung kamu guna bisa berkendara yang aman. Ini adalah titik terjauh / maksimal di lingkaran kemudi yang harus dapat kita pegang, jika tidak Sahabat pasti tidak akan nyaman ketika bermanuver saat berkendara. Jika ada pengatur ketinggian kursi, jangan lupa untuk mengaturnya agar Sahabat mendapatkan pandangan visual yang maksimum ketika berkendara.

Selanjutnya untuk bisa berkendara yang aman, setelahnya kamu bisa mengatur penyesuaian pada ketinggian headrest sesuai dengan postur tinggi badan kamu, mengatur seluruh posisi kaca spion kiri kanan dan bagian dalam. Terakhir jangan lupa untuk mengenakan sabuk keselamatan sebelum berkendara yang aman.

Posisi Tangan yang Baik dan Benar

Untuk menjelaskan posisi tangan yang baik dan benar saat berkendara yang aman adalah dengan menggunakan bahasa jam. Selalu ingat, posisi tangan berkendara yang aman adalah berada pada jam 9-3 atau 10-2. Sebenarnya posisi 10-2 tidak terlalu dianjurkan namun masih bisa ditoleransi, posisi 9-3 adalah yang paling benar saat berkendara yang aman. Kenapa ? Karena ketika Sahabat memposisikan tangan di 9-3, kamu memiliki kendali penuh atas kendaraan, selain itu konsol-konsol pada kemudi dapat dengan mudah kamu gunakan sehingga Sahabat bisa berkendara dengan aman. Jangan pernah mengemudi dengan menggunakan satu tangan, kedua tangan berkumpul di dalam satu titik kemudi, menggunakan aksesoris di kemudi, dan memposisikan tangan di dalam lingkar kemudi. Hal tersebut bisa membuat posisi Sahabat tidak berkendara yang aman.

Bukan Asal Gas, Begini Cara Berkendara Yang Aman

Posisi Kaki

Saat ini hampir seluruh mobil yang ada di pasaran merupakan mobil matic. Untuk menggunakan mobil matic saat berkendara yang aman, kaki kiri Sahabat diletakkan pada footrest yang sudah tersedia sehingga untuk mengoperasikan pedal gas dan rem hanya menggunakan kaki kanan saja. Posisi kaki kanan yang baik dan benar saat berkendara yang aman adalah tegak lurus di pedal rem dan sedikit miring ke arah kanan ketika menginjak pedal gas dengan tumit yang menempel dengan lantai mobil. Jangan pernah melakukan pengereman dengan kaki kiri kecuali Sahabat memang sudah terbiasa dengan itu seperti pembalap mobil pada umumnya.

Bukan Asal Gas, Begini Cara Berkendara Yang Aman

Memposisikan tubuh secara baik dan benar akan membantu Sahabat dalam meningkatkan kenyamanan saat berkendara yang aman. Akan lebih baik jika Sahabat mengemudi dengan nyaman di dalam mobil-mobil pilihan di Garasi.id. Mobil Pilihan Garasi.id merupakan mobil-mobil yang telah melewati tahap inspeksi mendetail di 170 titik. Selain itu, kilometer yang rendah dan kondisi mobil yang prima akan memberikan ekstra kenyamanan selama berkendara. Kenyamanan Sahabat juga akan semakin sempurna dengan promo-promo menarik dan booking fee refund dari Garasi.id.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 14 Okt 2019 | 14:53 WIB
BAGIKAN