Cara Cek Ban Setelah Dipakai Perjalanan Jauh
Cara Cek Ban Setelah Dipakai Perjalanan Jauh

Begini Cara Cek Ban Mobil Kamu yang Rusak Usai Dipakai Mudik

26 Mei 2022 | 11:00 WIB

Ban mobil Sahabat Garasi merupakan salah satu komponen penting yang harus dicek usai dipakai mudik lebaran. Perjalanan mudik dengan jarak yang jauh sudah tentu membuat ban mobil menjadi aus. Itu sebabnya, penting untuk melakukan pengecekan ban sepulang mudik supaya mobil bisa tetap aman dan nyaman untuk dikendarai.

Begini Cara Cek Ban Mobil Kamu yang Rusak Usai Dipakai Mudik


Ban mobil rusak tentu saja bisa membahayakan keselamatan berkendara serta dapat menyebabkan kecelakaan. Sebagai pemilik mobil, Kamu dianjurkan untuk mengecek kondisi ban mobil secara rutin guna menghindari bahaya-bahaya yang akan ditimbulkan.

Tak hanya itu saja, Kamu juga penting untuk mengenali beberapa penyebab yang dapat memicu ban mobil rusak sehingga dapat menghindarinya agar ban mobil lebih awet. Rusaknya ban mobil bisa diakibatkan oleh berbagai alasan dan sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan raya.

Ini factor penyebab ban mobil Kamu rusak:

  1. Ukuran velg yang tidak sesuai dengan ban mobil

Agar mobil terlihat lebih keren, beberapa pemilik mobil memang banyak yang mengganti velg bawaan mobil mereka dengan yang baru. Keren memang, tapi saat melakukan penggantian, sebaiknya pilihlah ukuran velg yang sesuai dengan ban mobil Anda.

Jangan memilih velg dengan ukuran yang lebih besar 1 atau 2 kali ukuran velg bawaan mobil. Menggunakan velg yang tidak sesuai dengan velg bawaan atau ban mobil membuat kerja dinding ban menjadi lebih berat dan bisa membentuk donat.

Kondisi inilah yang membuat ban menjadi retak, pecah, rusak, dan muncul benjol di ban tersebut.

Begini Cara Cek Ban Mobil Kamu yang Rusak Usai Dipakai Mudik


  1. Tekanan angin ban yang tidak pas

Tetap mengendarai mobil dan mengabaikan pengisian ban yang mulai mengendur akan berdampak pada kerja dinding ban dan bisa menyebabkan defleksi yang berlebihan.

Bukan hanya itu saja, serat baja yang terdapat di dalam ban juga akan lebih cepat putus sehingga menyebabkan ban meletus. Untuk itu, jika tekanan angin ban mobil dirasa sudah mengendur maka lakukanlah pengisian ban dengan tekanan angin yang sudah ditetapkan di buku panduan.

Pastikan untuk tidak mengisi tekanan angin yang terlalu keras karena dapat mengurangi daya cengkeram ban, terutama pada saat jalanan licin.

  1. Terlalu agresif ketika berkendara

Kebiasaan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan mengemudi yang terlalu kasar ternyata bisa memengaruhi kondisi ban mobil Kamu. Di mana, ban mobil tersebut akan lebih cepat aus, retak, bahkan rusak akibat habisnya kembang ban mobil.

Sebaiknya berkendaralah dengan kecepatan yang sesuai dengan aturan dan tetap perhatikan kondisi jalanan di sekitar Kamu. Jangan sampai menancap gas ketika Kamu melewati jalanan yang berlubang karena akan berpotensi merusak ban.

  1. Berbenturan dengan benda yang keras dan kaca

Kerusakan yang terjadi pada ban mobil juga bisa disebabkan karena ban berbenturan dengan benda yang keras seperti batu, misalnya. Tentu saja, kerusakan yang ditimbulkan pada ban pun akan sangat parah dan membuat ban sobek sehingga mengharuskan Kamu mengganti ban baru.

Tak hanya benda keras, pecahan kaca yang menempel pada ban mobil juga bisa menjadi pemicu rusaknya ban mobil Kamu. Efeknya juga sangat serius dan bisa menyebabkan ban mobil pecah ketika dikendarai.

Itu dia beberapa faktor yang menjadi pemicu ban mobil rusak. Tetap berhati-hati ketika berkendara dan jangan sampai lupa untuk rutin mengecek kondisi ban mobil Kamu.

Cara Periksa Ban Mobil Usai Dipakai Mudik Lebaran

Ban merupakan komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal. Jika ban bermasalah, sudah tentu akan mengganggu kenyamanan serta stabilitas berkendara, yang bisa saja berakibat fatal.

Mengecek ban mobil sepulang mudik harus dilakukan dengan seksama. Hal yang perlu diperhatikan adalah periksa ban mengalami penipisan.

Selain itu, pastikan juga ban tidak kekurangan angin serta tidak ada retakan maupun benda asing yang menancap atau terselip. Ban yang kurang angin atau bermasalah akan membuat mobil menjadi aneh ketika dikendalikan.

Selain membahayakan, ban yang bermasalah juga akan berdampak pada borosnya bahan bakar. Segera atasi dengan menambah angin untuk yang kurang angin atau lakukan penggantian ban untuk yang masalahnya lebih parah.

Ban mobil memang memiliki peranan penting dan karena peranan pentingnya itu maka diperlukan perawatan khusus dalam merawatnya. Kalau perlu, lakukan juga balancing atau spooring ban agar mobil lebih stabil saat dikendarai.

Balancing atau spooring wajib dilakukan jika saat berkendara merasakan beberapa gejala tertentu seperti adanya suatu ketidaknyamanan pada bagian ban saat memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Tak hanya itu, keadaan ban yang harus dilakukan balancing dan spooring juga bisa diketahui dari posisi keempat roda yang nampak tidak lurus atau sejajar, yang bisa dilihat dengan jelas dikala mobil dalam posisi diam.

Jika Sahabat Garasi ingin melakukan servis ban mobil, Kamu bisa mengecek Garasi.id. Sebab, Garasi.id memberikan Kamu promo Paket Promo PPKM Toyota dengan diskon jasa servis hingga Rp 299.000.

Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 26 Mei 2022 | 11:00 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifbanbanaus