Nikmati Paket Promo Dari Plaza Toyota
Nikmati Paket Promo Dari Plaza Toyota

Cek Perawatan Mobil Toyota Kamu Usai Arus Balik Lebaran 2022

21 Mei 2022 | 11:00 WIB

Mobil kesayangan Kamu baru pulang dari arus balik lebaran 2022 ya, Sahabat Garasi. Jika Kamu menggunakan mobil untuk arus mudik dan balik lebaran 2022 harus segera masuk bengkel. Sebab. Perjalanan panjang yang dilalui membuat performa mesin menurun.

Apalagi kondisi jalan yang tidak bisa diprediksi membuat Kamu harus menjaga kinerja mobil. Ditambah cuaca panas yang membuat sistem pendingin mobil harus kerja ekstra keras.


Brand Toyota Masih Menjadi Incaran Masyarakat Indonesia

Gunakan Suku Cadang Toyota Yang Berkualitas


Ini tips yang perlu diperhatikan saat perawatan di bengkel resmi:

1.    Ganti Oli Mesin

Ganti oli mesin merupakan menu utama dan wajib bila Kamu ingin mobil kesayanganmu selalu dalam kondisi prima. Oli merupakan komponen vital yang menjaga komponen mesin agar dapat bekerja dengan baik.

Oli bertugas melumasi, melindungi, dan membersihkan komponen mesin yang saling bergesekan, seiring waktu dan karena pemakaian, kekentalan dan sifat kimia oli pasti berubah. Ia pun tidak bisa lagi bekerja optimal sebagaimana mestinya.

Risiko paling ringan adalah tarikan mesin terasa berat dan konsumsi bensin boros. Di level paling parah bisa mengakibatkan mesin mobil Kamu harus turun mesin karena komponennya rusak parah.

menyarankan ganti oli mesin setiap 10.000 km atau 6 bulan tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

2.    Ganti Cairan Lain

Oli mesin bukan satu-satunya cairan yang dibutuhkan oleh mobil Kamu. Banyak cairan lain yang dibutuhkan untuk menjaga kondisi mobil tetap prima.

Seperti minyak rem, minyak kopling manual, air aki, oli power steering, air radiator, bahkan hingga cairan pembersih wiper yang harus Kamu kontrol secara rutin.

Jangan lupa pula oli transmisi, baik manual dan otomatis, yang punya masa penggantian lumayan panjang dan bisa terlupakan. Buat check list supaya tidak terlewatkan saat inspeksi.

Sembari mencuci mobil setiap akhir pekan, Kamu bisa sekaligus mengecek kondisi cairan di atas. Termasuk pula takaran oli mesin yang bisa diintip via dipstick.

3.    Cek Kondisi Ban

Perjalanan mudik dan liburan menyita jam terbang yang lumayan tinggi. Oleh sebab itu, lakukan pengecekan rutin pada ban, minimal dengan memastikan tekanan angin ban sudah sesuai rekomendasi bengkel resmi.

Periksa juga ketebalan telapak ban sekaligus membersihkannya kalau ada kerikil tersangkut. Periksa dinding ban jangan sampai ada benjolan. Lihat juga bagaimana pola keausan telapak ban. Kalau tidak rata, ada potensi masalah di kaki-kaki.

Jangan ragu untuk mengganti ban bila dirasa sudah tidak layak pakai lantaran ban punya tugas berat untuk menopang dan mengendalikan laju mobil. Ingat, nyawa taruhannya jika Kamu menyepelekan mengganti ban.

4.    Cek Kaki-Kaki Mobil

Sejurus dengan memeriksa ban, Kamu bisa sekaligus mengecek kondisi kaki-kaki mobil. Periksa komponen kemudi untuk memastikan tidak ada kendala. Selanjutnya periksa shock absorber atau shock breaker.

Pastikan kondisinya baik dan tidak ada masalah seperti kebocoran. Hal sama juga diterapkan pada sistem kemudi. Periksa apakah ada karet bushing yang rusak atau sambungan yang oblak.

Segera ganti jika ada potensi masalah di atas. Menu penutup, lakukan spooring dan balancing secara teratur juga.

5.    Periksa Lampu-Lampu

Nyalakan lampu utama dan lihat bisa berfungsi dengan baik. Tes pula lampu jauh atau lampu dim, dan sekalian tes foglamp. Periksa pula soket dan kabel-kabel dari risiko rusak mengingat ada potensi bisa terbakar.

Lampu belakang kerap terabaikan. Padahal di belakang ada lampu rem yang bertugas memberi isyarat pada kendaraan lain bahwa Kamu sedang melakukan pengereman.

Cek juga lampu rem ke-3 yang berada di atap. Ada mobil yang salah satu lampu rem mobilnya mati. Baru terasa faedahnya ketika mobil Kamu ditabrak mobil lain yang tidak melihat posisimu karena lampu rem mati.


Ganti Oli Mobil Secara Berkala Agar Performa Mesin Lebih Bertenaga

Ganti Oli Mobil Secara Berkala Agar Performa Mesin Lebih Bertenaga


Efek Telat Ganti Oli Mobil

Mengganti oli tidak hanya berpatokan saja pada kilometer. Bagaimana jika mobil jarang digunakan, apakah oli bisa bertahan lebih lama? Jawabannya tidak. 

Kualitas oli mesin pada mobil yang tidak digunakan sampai tiga bulan lebih juga akan menurun. Oli yang tadinya bening akan berubah menjadi kehitaman. Jadi walaupun mobil didiamkan saja dan km tidak bertambah oli bisa rusak. 

Keterlambatan pemilik kendaraan dalam mengganti oli pun akan ada dampaknya. Efek telat ganti oli mobil pun sangat merugikan bahkan bisa merusak mesin yang menjadikan Kamu harus keluar lebih banyak dana untuk perbaikan. 


Berikut beberapa efek yang harus diwaspadai:

·         Mesin Tidak Lagi Bertenaga

Penurunan kualitas oli karena tidak kunjung diganti akan membuat mesin semakin tidak bertenaga. Performa kendaraan yang tadinya lebih ringan untuk berakselerasi kini berubah menjadi semakin berat. 

Lebih parah lagi adalah ketika muncul suara dari bagian mesin yang cukup mengganggu. Artinya gesekan yang terjadi antar komponen mesin tidak terlumasi dengan baik. 

Hal tersebut terjadi karena oli sudah kotor dan bisa menimbulkan sumbatan pada nosel serat saluran oli. Segeralah mengganti oli ketika mesin sudah tidak bertenaga, karena bisa menimbulkan kerusakan akibat gesekan terlalu kuat dari bagian-bagian mesin. 

Efek telat ganti oli mobil ini biasanya akan muncul satu sampai dua bulan setelah Kamu terlambat mengganti oli. Hati-hati jika tidak segera diperbaiki bisa membuat turun mesin. 

·         Boros BBM 

Fungsi dari oli tidak hanya untuk melumasi tetapi juga menyerap panas. Oli yang kotor akan membuat tarikan mesin berat yang dampaknya cukup besar pada pembakaran. 

Mesin bekerja lebih keras dan bahan bakar yang dibutuhkan lebih banyak. Alhasil Kamu pun harus bersiap-siap mobil akan lebih boros bahan bakar. Mobil yang boros bbm ini bisa menjadi tanda efek telat ganti oli mobil. 

Jika Kamu tidak ingin boros pengeluaran bbm setiap hari, sebaiknya segeralah mengganti oli. Penggantian yang rutin justru akan membuatmu hemat dan mesin mobil selalu prima. 

·         Timbul Kerak Pada Mesin 

Gesekan yang terjadi antar komponen mesin akan menimbulkan kotoran berupa kerak. Kotoran inilah yang akan bercampur bersamaan dengan oli yang membuat oli mesin berubah menjadi hitam. 

Kotoran yang menumpuk ini dapat menjadi kerak pada permukaan mesin ketika Kamu tidak mengganti oli. Kerak yang muncul akan sulit dibersihkan dan berpotensi merusak mesin dalam waktu lama. 

Efek telat ganti oli mobil berupa kerak ini tidak bisa dianggap sepele. Saat ini Kamu mungkin tidak merasakannya namun beberapa tahun kemudian Sahabat Garasi harus bersiap mengganti bagian mesin yang rusak karena kerak tersebut. 

·         Mudah Panas 

Mesin kendaraan mudah panas, bisa jadi ini adalah tanda bahwa Kamu terlambat mengganti oli. Mesin mengalami overheating tidak melulu disebabkan oleh kerusakan sistem pendingin seperti bocornya selang radiator. 

Oli yang sudah kotor tidak bisa secara optimal menyerap panas dari gesekan antar mesin. Efek telat ganti oli mobil menjadi overheating ini pun bisa membuat mesin mudah mati kapan saja. 

Misalnya saja ketika Kamu berkendara di jalanan macet yang memicu panas dalam waktu cepat. Kamu yang akan kerepotan ketika nantinya mesin tiba-tiba mati karena overheating. 

Lebih berbahaya lagi jika sampai keluar asap putih dari kap mesin yang menjadi indikasi bagian mesin ada yang terbakar karena terlalu panas. Cara memperbaikinya hanya dengan mengganti bagian yang rusak tersebut. 

·         Turun Mesin 

Kerusakan paling parah bisa mengakibatkan turun mesin. Dimulai dari kerak yang membuat kompresi lemah. Performa mesin otomatis akan menurun padahal Kamu terus memaksa kendaraan untuk jalan jauh. 

Gesekan mesin dengan kerak yang sudah tebal akan membuat turun mesin. Teknisi harus membersihkan kerak tersebut dengan turun mesin dan membutuhkan waktu cukup lama. 

·         Usia Mesin Semakin Pendek 

Setiap mesin kendaraan termasuk mobil memiliki usia pakai. Semakin sering Kamu merawatnya maka usia bisa mencapai batas maksimalnya. Salah satu perawatan rutinnya adalah dengan mengganti oli mesin yang berfungsi setiap hari. 

Oli yang jarang diganti akan memperpendek usia mesin. Jika ekspektasi Kamu adalah menggunakan mobil sampai lima tahun, maka dalam waktu tiga tahun mesin akan mudah rusak. 

Padahal kesalahannya hanya sepele yaitu sering telat mengganti oli mesin. Jangan sepelekan efek telat ganti oli mobil ini, karena sudah pasti Anda akan mengeluarkan biaya yang cukup banyak. 

Selain oli mesin masih ada beberapa jenis oli yang juga harus diganti. Mulai dari oli gardan, oli transmisi, oli minyak rem dan masih banyak lagi. Semuanya juga harus rutin diganti sesuai dengan waktunya. 

Jika Sahabat Garasi ingin melakukan servis mobil Toyota, Kamu bisa mengecek Garasi.id. Sebab, Garasi.id memberikan Kamu Paket Promo PPKM Toyota dengan diskon jasa servis hingga Rp 299.000.

 

Ditulis oleh ALDY SURYA
Terakhir diupdate: 21 Mei 2022 | 11:00 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifperawatanmobilservisberkala
Kontak email [email protected]
Nomor WA 081318588068
Logo Garasi.id
Copyright © 2022 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family