Komuntas TRABAZ
Komuntas TRABAZ

Gelar Event Long Adventure, Komunitas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

06 Jun 2021 | 14:00 WIB

Pada bulan Mei 2021 dan di masa New Normal akibat pandemi Covid-19, TRABAZ melakukan kegiatan touring dengan tema "TRABAZ LONG ADVENTURE" yang diselenggarakan selama 21 hari dari tanggal 1 Mei 2021 – 21 Mei 2021 dengan jumlah peserta 8 mobil yang berasal dari Jakarta dan 1 peserta tambahan 1 mobil dari Medan, Sumatera Utara.

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Kegiatan touring yang cukup panjang ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperkenalkan wisata lokal daerah Sumatera, kampanye kesehatan dan bakti sosial dengan membagikan masker kepada penduduk setempat. Tentu komunitas TRABAZ dalam kegiatan ini selalu melakukan pengetesan swab antigen sebagai panduan kesehatan dan syarat dalam perjalanan serta dalam setiap kegiatan peserta diwajibkan untuk menaati protokol Kesehatan 3M (Menjaga jarak, Memakai masker dan Mencuci tangan).

Hari pertama

Di hari pertama setiap peserta berkumpul di Rest Area KM 43 Tol Jakarta-Merak dan berkonvoi menuju ke Pelabuhan Merak. Sebelumnya setiap peserta diminta untuk membeli tiket Feri via aplikasi Ferizy dimana saat ini di Pelabuhan sudah tidak melayani pembelian offline atau di tempat. Begitu sampai di Lampung, peserta langsung melanjutkan perjalanan ke Palembang via tol Lampung – Palembang. Tak lupa juga peserta berhenti di rest area tol untuk sekedar beristirahat atau ke toilet. Sesampai di Palembang, peserta makan malam bersama dan beristirahat di hotel Palembang selama 1 malam. Total perjalanan pada hari pertama yang ditempuh adalah 10 jam.

Hari kedua

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di hari kedua, peserta melanjutkan perjalanan menuju Jambi via jalan lintas Sumatera. Setiap peserta diuji dalam hal konsentrasi dan berhati-hati dalam berkendara dikarenakan banyak nya kendaraan besar (Truk) sepanjang jalan ini dimana rute perjalanan ini berkelok, bergelombang dan 2 lajur, tak lupa peserta berhenti di SPBU jika membutuhkan ke toilet atau untuk beristirahat. Setiap peserta menginap 1 malam di hotel Jambi dan total perjalanan menuju ke Jambi adalah 8 jam.

Hari ketiga

Di hari ketiga, peserta melanjutkan perjalanan dari Jambi menuju ke Pekanbaru. Perjalanan kali ini cukup menguras energi dikarenakan membutuhkan 12 jam perjalanan untuk menuju ke Pekanbaru. Rute yang dilewati peserta pun juga bergelombang, berkelok – kelok, beberapa jalan terdapat lubang dan tidak rata serta banyak dijumpai kendaraan berat (Truk) selama perjalanan. Peserta tiba di Pekanbaru pada malam hari dan disambut oleh salah satu member TRABAZ yang berdomisili di Pekanbaru, yaitu om Soni

Hari keempat

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

DI hari keempat, peserta melanjutkan perjalanan menuju Rantau Prapat. Dari Pekanbaru menuju Rantau Prapat dan pada kesempatan kali ini peserta dapat mencoba tol Pekanbaru – Dumai serta untuk mempersingkat waktu sehingga total perjalanan yang ditempuh peserta adalah 8 jam. Peserta melakukan istirahat dan makan siang di Kota Bagan Batu. Dalam perjalanan dari Bagan Batu ke Rantau Prapat terdapat operasi pemeriksaan kendaraan dengan menanyakan tujuan kepergian kami, surat antigen dan surat ijin yang ada. Setelah sampai di kota Rantau Prapat, peserta beristirahat dan bermalam 1 malam disini

Hari kelima

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di hari kelima peserta melanjutkan perjalanan ke Pematang Siantar dan menempuh waktu perjalanan selama 9 jam. Dalam perjalanan kali ini, terdapat jalanan yang cukup jelek dari Perdagangan ke Simalungun yang terdapat banyak lubang yang cukup besar dan jalanan yang tidak rata. Peserta diwajibkan untuk berhati – hati dan tetap waspada. Setiba di kota Pematang Siantar, peserta melakukan wisata kuliner di BPK Silindung, A1 Asli, Toko Roti Ganda, Rumah Makan Sehat dan mengunjungi Vihara Avalokitesvara yang memiliki patung Dewi Kwan Im tertinggi di Asia Tenggara dimana hanya boleh dimasuki secara bergantian oleh tiap peserta.

Hari keenam

Di hari keenam peserta melanjutkan perjalanan ke Pulau Samosir dan bermalam 2 malam di salah satu hotel di Toba. Total perjalanan ditempuh selama 6 jam dan peserta menggunakan kapal feri via Pelabuhan Ajibata. Dikarenakan sedang situasi larangan mudik 2021, maka terjadi perubahan jadwal kapal Feri menjadi 3 x. Sambil menunggu jadwal keberangkatan feri, peserta membagikan masker kepada penduduk dan penjaja makanan di sekitar Pelabuhan Ajibata. Pada hari keenam inilah peserta dari Medan, yaitu om Jopi bergabung dengan rombongan besar.

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Selama di Pulau Samosir, peserta berkeliling Pulau Samosir dan berwisata di seputarannya seperti di Pasar Tomok menari dan menonton si gale-gale, KM 0 Danau Toba. "Untuk mencari makanan disini kita harus extra sabar dikarenakan pemilik usaha makanan tidak terpikirkan bahwa akan ada wisatawan yang datang ke daerah ini, estimasi persiapan makanan dalam setiap lokasi adalah 2.5 – 3 jam" ujar om Ezar. Memang selama kita di Pulau Samosir, sangat jarang terlihat wisatawan lain selain peserta TRABAZ, bahkan hotel yang kita sewa untuk menginap hanya berisikan oleh peserta touring TRABAZ saja. Ketika kita berwisata di KM 0 Danau Toba, peserta juga menemukan anak ular cobra yang artinya habitat atau daerah di Danau Toba masih terjaga bahkan kita bisa melihat banyak ikan mas berada di pinggir pantai.

Hari kedelapan

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di hari kedelapan peserta melanjutkan perjalanan Merek hills. Total perjalanan menuju lokasi peristirahatan adalah 7 jam. Selama dalam perjalanan peserta singgah ke beberapa lokasi wisata seperti danau diatas danau Salaon Toba, Taman Wisata Sibea Bea, Menara Pandang Tele, Sidikalang dan berakhir di Simalem Resort. Dalam perjalanan ini, banyak dijumpai sejumlah titik longsor serta dalam perjalanan terutama yang di tempat tinggi berkabut.

Hari kesembilan

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di hari kesembilan, peserta melanjutkan perjalanan ke Berastagi dengan menempuh perjalanan selama 3 jam. Pada pagi hari di Simalem Resort, peserta melakukan eksplorasi kepada resort ini seperti ke one tree hills , Vihara Suwarnadwipa, Coffee & Tea Farm, Labyrinth. Di Berastagi, peserta datang ke pasar buah dan berbelanja buah-buah khas Berastagi seperti markisa dan mangga udang. Di Berastagi peserta juga berjumpa serta disambut oleh salah satu anak dari member TRABAZ yang membuka usaha café Air Tebu Ucok Berastagi.

Hari kesepuluh

Di hari kesepuluh, semua peserta melanjutkan perjalanan ke kota Medan dengan waktu tempuh 6 jam. Pagi hari sebelum perjalanan ke Medan, peserta menyempatkan untuk melihat Vihara Dharma Shanti Berastagi yang memiliki keunikan tersendiri. Setiba di kota Medan, semua peserta mampir untuk menikmati makanan di Bihun Kari Tabona yang terkenal kemudian berlanjut ke makan malam dan ditutup dengan mencicipi durian ucok. Di kota Medan, semua peserta menghabiskan waktu 5 hari 4 malam untuk dapat eksplorasi wisata di kota Medan dan sekitarnya. 

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Wisata yang dilakukan seperti mendatangi Gereja Maria Annai Velangkanni, Taman Buaya Asam Kumbang, Cemara Asri tak luput juga peserta wisata kuliner khas kota Medan. Di kota ini peserta juga melakukan aksi membagikan masker ke penduduk sekitar supaya mereka lebih taat pada protokol Kesehatan serta di kota ini kendaraan setiap peserta dapat mencuci kendaraannya setelah 11 hari melakukan perjalanan lintas Sumatra. Selama di Medan peserta touring juga bertemu dan bersilaturahmi dengan salah satu member TRABAZ yang berada di kota medan, yaitu om Togar serta melakukan kegiatan bakti sosial.

Hari keempat belas

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di hari keempat belas, seluruh peserta melanjutkan perjalanan ke Rantau Prapat untuk singgah sebelum melanjutkan kembali perjalananan, kecuali om Jopi yang memang merupakan orang Medan. Dalam perjalanan menuju kota Rantau Prapat, om Togar mengantar keberangkatan peserta hingga ke Bukit Tinggi. Tak lupa di Tebing Tinggi peserta touring mencicipi kuliner khas kota Tebing Tinggi yang bernama lemang. Total perjalanan yang ditempuh adalah 8 jam.

Hari kelima belas

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di hari kelima belas, peserta melanjutkan perjalanan kembali ke Pekanbaru via tol Duri – Pekanbaru dengan menempuh waktu total 9 jam yang dimana seharusnya dapat di tempuh 7 jam. Ada penambahan 2 jam dikarenakan setelah pintu keluar tol Pekanbaru terdapat wisata Asia Heritage, dimana pada hari ini sedang diresmikan dan pengunjungnya membludak sehingga imbas kepada jalanan disekitarnya.

Hari keenam belas

Di hari ke enam belas, perjalanan berlanjut ke kota Bukittinggi dan bermalam 2 malam. Perjalanan ke Bukittinggi dilalui peserta melewati jalur Bangkinang dan Payakumbuh serta memakan waktu perjalanan 6 jam. Selama di Bukittinggi peserta eksplorasi wisata sekitar Bukittinggi seperti Danau Maninjau, Puncak Lawang dan Ngarai Sianok, tak lupa peserta juga mengabadikan jam Gadang yang merupakan icon dari kota Bukittinggi. 


Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di lokasi Ngarai Sianok beberapa peserta mencoba bermain air di tepian sungai. "Dapat bermain air dan basah-basahan bagi t-rex (sebutan mobilnya) adalah hal yang menyenangkan, selain itu kolong mobil juga menjadi lebih bersih" ujar om Johan. Dalam kesempatan bermain air ini, kendaraan om Riccy juga mengalami kepater. Bagi setiap member TRABAZ sifat persaudaraan itu suatu hal yang wajib dan natural sehingga peserta bahu membahu membantu kendaraan untuk dapat lolos. Di kota Bukittinggi juga dijadikan lokasi untuk kegiatan bakti sosial dan membagikan masker kepada pengunjung disekitar jam Gadang.

Hari kesembilan belas

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di hari kesembilan belas, perjalanan dilanjutkan ke kota Padang dan menjadi salah satu perjalanan favorit peserta dikarenakan pertama kali menyusuri danau Singkarak, negeri diatas awan, kelok 9 dan berlanjut melewati rute yang meningkung dan "akhirnya kita bisa melewati tanjakan yang fenomenal di Sumatera Barat yaitu Sitinjau Lauik" ujar om Riccy. Setiba di kota Padang, peserta mengunjungi pantai Air Manis dan melihat batu Malin Kundang. Peserta menghabiskan 1 malam di kota Padang dan selama perjalanan dari Bukittinggi ke Padang menghabiskan waktu tempuh selama 4 jam.

Hari kedua puluh

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

Di hari kedua puluh, seluruh peserta melanjutkan perjalanan ke kota Lubuk Linggau. "Perjalanan kali ini akan cukup menguras energi dan konsentrasi karena akan ditempuh dalam waktu kurang lebih 13 jam perjalanan", ujar om Teddy. Di Lubuk Linggau peserta dapat beristirahat selama 1 malam untuk dapat mengisi energi sebelum melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya.

Hari kedua puluh satu

Di hari kedua puluh satu merupakan tujuan akhir dari long touring kali ini, yaitu kota Palembang sebelum esok hari Kembali ke kota asal sebagian besar peserta touring adalah kota Jakarta. Ketika menuju Palembang, peserta mengikuti arahan dari google maps mengikuti jalur tercepat dan melewati daerah Tambangan – Prabumulih. Di lokasi ini melewati daerah perkebunan. Rute ini memiliki tantangan tersendiri karena jalanan masih tanah merah, banyak dilalui kendaraan truk dan jalanan yang rusak karena terbelah oleh roda-roda truk besar, sehingga peserta mengalami trek offroad pada perjalanan ini. Di tengah jalan juga peserta terpaksa berputar balik dan melewati jalur lain dikarenakan ada truk yang terpater dan sudah 3 jam menunggu evakuasi dari truk tronton.

Gelar Event Long Adventure, Komuntas TRABAZ Beradventure Ria di Pulau Sumatera

 "Beruntung Ketika kita lewat di daerah ini, cuaca sedang tidak hujan sehingga perjalanan kita tidak terhambat atau terpater karena tanah merah yang basah" ujar om Rio. Total waktu tempuh dalam perjalanan kali ini adalah 9 jam. Sesampainya di Palembang semua peserta mencicipi kuliner khas Palembang, yaitu Pempek dan Otak-otak tak lupa di malam terakhir perjalanan ini, seluruh peserta berkumpul dan bercerita keseruan perjalanan mereka kali ini.

Hari kedua puluh dua

Hari kedua puluh dua adalah hari terakhir dari TRABAZ Long Adventure, peserta akan kembali ke Jakarta dan 1 peserta (om Teddy) yang melanjutkan perjalanan ke Bandung. Sebelum Kembali ke kota akhir tujuan, seluruh peserta melakukan pengetesan antigen sebagai syarat perjalanan kembali dan seluruh peserta mendapatkan hasil negatif/terbebas dari virus Covid-19. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Tuhan YME atas penyertaan dan berkatnya sehingga seluruh rangkaian acara touring ini dapat berjalan dengan lancar, sukses dan patuh terhadap protokol kesehatan 3M. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan IMI DKI yang telah mendukung acara kami sepenuhnya. Serta bersama dengan ini acara TRABAZ Long Adventure telah selesai'' ujar om Johan. Saat ini seluruh peserta telah Kembali ke kediaman masing masing dan dalam kondisi sehat.

Foto: Komunitas TRABAZ

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 07 Jun 2021 | 09:07 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

trabaztrailbalzerchevroletkomunitasTRABAZadventureTRABAZtrabaztouring