Oktober tahun lalu, sebuah Volkswagen ID. Buzz berkelir twotone Lime Yellow/Candy White tiba di Jakarta dengan satu misi besar: mengelilingi dunia menggunakan tenaga listrik. Bersama penjelajah dunia Rainer Zietlow, perjalanan tersebut berlanjut dari Jakarta menuju Semarang, Surabaya, hingga Bali sebelum meninggalkan Indonesia dan meneruskan ekspedisinya ke berbagai belahan dunia.

Hampir satu tahun kemudian, ID. Buzz yang sama akhirnya kembali ke titik awal perjalanannya.
Pada 14 September 2026, Rainer tiba di Hannover, Jerman, setelah menempuh perjalanan sejauh 99.767 kilometer melintasi 92 negara dan enam benua. Pencapaian tersebut mengantarkan Rainer dan ID. Buzz meraih Guinness World Records™ untuk kategori "Most Countries Visited in a Continuous Journey by a Battery-Powered Electric Vehicle", yakni jumlah negara terbanyak yang dikunjungi dalam satu perjalanan berkelanjutan menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai.
Sertifikat rekor dunia tersebut diserahkan kepada Rainer di Hannover. Kota ini juga menjadi titik awal perjalanannya pada 1 Juli 2025. Selama ekspedisi berlangsung, ID. Buzz harus menghadapi berbagai kondisi jalan, iklim, hingga tantangan infrastruktur pengisian daya di berbagai negara.
Edo Januarko Chandra, Chief Operating Officer Volkswagen Indonesia, mengatakan bahwa pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Volkswagen Indonesia karena Indonesia turut menjadi bagian dari perjalanan bersejarah itu.
Saat menyambut Rainer di Jakarta tahun lalu, perjalanan ini masih jauh dari selesai. Kami kemudian melihat ID. Buzz melanjutkan perjalanan dari Jakarta, Semarang, Surabaya, hingga Bali sebelum meneruskan ekspedisinya ke negara berikutnya. Sekarang, mobil yang sama sudah kembali ke Hannover setelah hampir 100.000 kilometer dan resmi mencatatkan Guinness World Records. Ada rasa bangga karena Indonesia, bersama konsumen dan komunitas Volkswagen di sini, pernah menjadi bagian dari perjalanan panjang yang akhirnya membawa ID. Buzz mencatatkan rekor dunia tersebut," ujar Edo.
Dari Jakarta hingga Bali, Indonesia Menjadi Bagian dari Perjalanan
Indonesia menjadi salah satu dari 92 negara yang disinggahi dalam ID. Buzz World Tour. Rainer tiba melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada akhir Oktober 2025 dan memulai perjalanannya dari Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Semarang, Surabaya, dan Bali.

Di setiap kota yang disambangi, Rainer berkesempatan bertemu dengan konsumen serta berbagai komunitas Volkswagen di Indonesia. Ia bahkan melakukan perjalanan bersama beragam generasi Volkswagen, mulai dari Volkswagen Bus, Beetle, hingga Safari yang telah lama menjadi bagian dari komunitas Volkswagen Tanah Air. Momen tersebut turut mempertemukan Volkswagen Bus klasik dengan ID. Buzz yang membawa karakter ikoniknya ke era mobilitas listrik.
Di Semarang, ID. Buzz bertemu dengan jajaran Volkswagen klasik milik komunitas lokal. Perjalanan kemudian berlanjut menuju Surabaya dan Bali sebelum kembali ke Jakarta untuk meneruskan ekspedisinya menuju Australia.
Salah satu pemilik ID. Buzz di Indonesia, dr. Djoko Setionegoro atau yang akrab disapa dr. Tio, juga sempat menjadi bagian dari perjalanan tersebut menggunakan ID. Buzz miliknya sendiri yang kebetulan memiliki kombinasi warna serupa, yakni twotone Lime Yellow/Candy White.
Namun perjalanan panjang tidak hanya ditentukan oleh seberapa jauh kendaraan dapat melaju atau seberapa cepat baterainya dapat kembali terisi. Kabin yang lapang, konfigurasi tempat duduk yang fleksibel, posisi berkendara dengan posisi ergonomis dengan visibilitas luas, serta karakter berkendara khas kendaraan listrik dirancang untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan. ID. Buzz juga dilengkapi berbagai sistem keselamatan dan bantuan berkendara, termasuk Autonomous Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Blind Spot Detection (BSD), dan Lane Keeping Assist (LKA), serta telah memperoleh rating keselamatan bintang lima dari Euro NCAP.
Kemampuan tersebut tidak hanya ditemui dalam perjalanan lintas benua. Pengalaman menggunakan ID. Buzz untuk perjalanan jarak jauh juga dirasakan oleh dr. Tio." , yang telah menggunakan ID. Buzz miliknya sejak September 2025 untuk aktivitas sehari-hari hingga road trip bersama keluarga. Bahkan, ia pernah membawa ID. Buzz dari Bogor menuju Jogja, Semarang, hingga Jawa Timur.
"Saya suka mobil ini karena karakternya yang ikonik sekali. Dari desainnya langsung kelihatan berbeda, sering bikin orang nengok di jalan, tapi tetap modern dan cocok dipakai sehari-hari, apalagi poin plusnya sudah EV. Setelah lihat dan coba langsung, ternyata yang bikin yakin justru karena kabinnya lega dan nyaman. Ternyata setelah dipakai harian, adaptasinya jauh lebih mudah dari yang saya bayangkan. Karena kabinnya lega, enak juga kalau pergi ramai-ramai atau bawa banyak barang. Tapi saya juga senang road trip jarak jauh dengan mobil ini bersama keluarga saya. Kalau charging paling sering saya lakukan di rumah sendiri maupun di SPKLU terdekat dengan destinasi saya. Jadi tidak terasa harus khusus meluangkan waktu untuk charging," ujar dr. Tio.
Pengalaman dr. Tio menunjukkan bahwa kemampuan ID. Buzz tidak hanya terbukti dalam perjalanan lintas benua. Dalam penggunaan sehari-hari hingga perjalanan antarkota bersama keluarga, mobil listrik ini juga menawarkan kenyamanan kabin yang lapang serta kemudahan pengisian daya yang membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih praktis.
Satu Perjalanan, 92 Negara
Ketika meninggalkan Hannover pada Juli 2025, ID. Buzz World Tour dimulai dengan satu tujuan sederhana: membawa kendaraan listrik ini melintasi sebanyak mungkin negara dalam satu perjalanan berkelanjutan. Lebih dari setahun kemudian, perjalanan tersebut berakhir dengan pencapaian luar biasa, yakni 92 negara, enam benua, dan jarak tempuh 99.767 kilometer. Indonesia pun menjadi salah satu bagian dari kisah tersebut.

Perjalanan ini juga meneruskan karakter yang telah lama melekat pada Volkswagen Bus. Selama beberapa generasi, model ini tumbuh dekat dengan perjalanan, keluarga, dan komunitas. Kini, ID. Buzz membawa karakter tersebut ke era mobilitas listrik dengan ruang yang fleksibel, teknologi, kenyamanan, dan sistem keselamatan yang relevan dengan kebutuhan perjalanan hari ini.
"Perjalanan Rainer membawa ID. Buzz ke kondisi penggunaan yang mungkin tidak akan dialami sebagian besar konsumen. Tetapi justru setelah hampir 100.000 kilometer, kita bisa melihat bagaimana sebuah kendaraan yang digunakan bersama keluarga dan untuk aktivitas sehari-hari juga memiliki kemampuan untuk pergi sejauh itu. Bagi kami, cerita ID. Buzz selalu kembali pada hal yang sederhana, yakni perjalanan dan orang-orang yang ditemui di sepanjang jalan," tutup Edo.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi akun resmi media sosial Volkswagen Indonesia melalui Instagram @vwindonesia dan YouTube Volkswagen Indonesia.











