Cara Bayar Pajak Kendaraan
Bayar Pajak Kendaraan

Ini Cara Praktis Bayar Pajak Kendaraan “Zaman Now”

08 Mar 2019 | 20:00 WIB
BAGIKAN

Ada banyak alasan orang malas membayar pajak kendaraan bermotor miliknya. Bisa karena stigma atau anggapan bahwa "birokrasi itu ribet" (dan banyak calo), ada juga yang tidak melakukannya lantaran ada semacam ketakutan tak beralasan (phobia) dengan institusi kepolisian (dan tak seorang pun yang bisa membantu dia mengatasi masalah ini). Namun, apa pun alasannya, kepolisian dan pemerintah daerah kini berusaha mempermudah proses pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan bantuan teknologi internet. Hasilnya, Anda sekarang bisa bayar pajak kendaraan online lewat fasilitas e-Samsat.

Ini Cara Praktis Bayar Pajak Kendaraan “Zaman Now”

Nah, bagaimana caranya?

Sebelumnya, coba klik e-Samsat. Di situ, Sahabat akan diminta untuk mengisi nomor polisi kendaraan dan NIK pemiliknya. Sesudah itu, klik kolom captcha (menandakan bahwa Sahabat bukan robot), lalu klik Proses. Nanti akan muncul semua informasi terkait motor Sahabat dan jumlah pajak yang wajib dibayarkan berikut rinciannya.

Alamat situs di atas sebenarnya bisa digunakan untuk cek pemilik plat nomor kendaraan online. Namun, pastikan untuk memasukkan nomor polisi dan NIK sekaligus. Kalau bagian NIK tidak dimasukkan (dikosongkan), nanti keterangan pemilik akan disamarkan oleh sistem menjadi huruf X semua.

Setelah itu, lihat plat nomor Sahabat, apakah sudah waktunya ganti atau belum. Kalau belum waktunya ganti, berarti Sahabat cuma perlu bayar pajak tahunan. Untuk itu, coba gunakan saja Samsat Drive Thru.

Bila sudah waktunya ganti plat nomor, prosesnya akan menggunakan e-Samsat. Bila menggunakan cara e-Samsat, pembayarannya bisa dilakukan secara online lewat ATM maupun mesin EDC (Electronic Data Capture, yang biasa dipakai di kasir-kasir).

Untuk lebih lanjut, melansir dari laman autolapak.com, mari kita bedah kedua cara ini.

Baca juga: Keren! 2019 Bayar Pajak Kendaraan Bisa Lewat Minimarket

Cara 1: Samsat Drive Thru (untuk Pajak Tahunan)

  • Cek jumlah pajak yang harus Sahabat bayarkan melalui situs Samsat.
  • Persiapkan dokumen-dokumen (BPKB asli, STNK asli, & KTP asli pemilik kendaraan) beserta uang untuk membayar pajak. 
  • Pergi ke Samsat Jakarta Timur dengan motor atau mobil Anda yang hendak dibayarkan pajaknya.
  • Ikuti jalur Samsat Drive Thru bersama kendaraan lainnya, lalu masuk ke antrean drive thru. Disarankan sampai Samsat pada pukul 11.00 WIB. Ini adalah waktu ketika antrean sudah sepi.
  • Siapkan dokumen-dokumen tersebut sambil mengantre.
  • Samsat Drive Thru hanya terdiri dari dua loket, yaitu pendaftaran dan pembayaran. Serahkan dokumen di loket 1 (loket pendaftaran), lalu majukan kendaraan sedikit ke loket 2 (loket pembayaran).
  • Di loket 2, petugas akan menyebutkan nominal pajak yang harus dibayar.
  •  Sehabis itu, petugas akan memberikan STNK baru berikut BPKB dan KTP yang tadi diserahkan.
  • Selesai.

Proses bayar pajak di Samsat Drive Thru ini relatif lebih cepat daripada isi bensin kalau Sahabat tahu waktu sepinya (biasanya jam 11 ke atas). Kalau beruntung, Sahabat bahkan tidak perlu mengantre (saking sepinya). 

Lalu, bagaimana jika sudah tiba waktunya untuk ganti plat nomor kendaraan Anda (pajak 5 tahunan)? Yuk, melaju ke cara nomor dua.

Cara 2: e-Samsat (Pajak Tahunan & 5 Tahunan)

Cara nomor dua ini sebenarnya bisa juga dilakukan untuk bayar pajak yang dibayarkan setiap tahun (pajak tahunan), hanya saja prosesnya sedikit lebih lama dibanding menggunakan Samsat Drive Thru. Namun, untuk pajak 5 tahunan, e-Samsat adalah pilihan terbaik. Bagaimana caranya?

  • Cek jumlah pajak yang harus Sahabat bayarkan melalui situs Samsat
  • Bawa BPKB asli, STNK asli, dan KTP asli pemilik kendaraan yang hendak dibayarkan pajaknya ke Samsat. Begitu masuk area Samsat, jangan parkir. Langsung saja menuju area/tempat cek fisik sesuai kendaraan yang dibawa (areanya dibedakan antara motor dan mobil).
  • Kendaraan Sahabat akan dibongkar untuk diidentifikasi nomor rangkanya. Petugas akan menempelkan stiker ke rangka, lalu menggosokkannya dengan pensil untuk mendapatkan nomor rangkanya.
  • Setelah cek fisik selesai, petugas akan menyerahkan hasilnya kepada Sahabat. Tugas Sahabat adalah membawa hasil cek fisik dan STNK asli & KTP asli ke loket pengesahan cek fisik yang biasanya ada di dekat area cek fisik.
  • Pindahkan kendaraan Sahabat di tempat parkir biasa, lalu masuk ke gedung utama untuk mendaftar perpanjangan STNK.
  • Di gedung utama, Sahabat hanya perlu mengisi nomor polisi kendaraan lewat e-form. Setelah itu, akan langsung tercetak formulir dan nomor antrean untuk melakukan pembayaran.
  • Begitu nama yang tertera di STNK dipanggil sesuai nomor antrean, kita tinggal menyerahkan identitas diri (KTP asli) dan berkas-berkas kendaraan (termasuk STNK asli dan berkas hasil pengesahan cek fisik) di Loket Pendaftaran. Tujuannya adalah untuk verifikasi data pemohon.
  • Kemudian, datangi loket nontunai Bank DKI untuk melakukan pembayaran. Karena e-Samsat, pembayaran bisa dilakukan secara debit lewat mesin EDC (Electronic Data Capture) milik Bank DKI atau kartu Jak-One (kartu e-money yang juga dikeluarkan oleh Bank DKI).
  • Selanjutnya, STNK akan dicetak pada Loket Penyerahan STNK.
  • Setelah STNK diterima, Sahabat menuju ke bangunan yang mengurus pencetakan plat nomor baru untuk mengambil plat nomor dengan menggunakan salinan notice yang tersisa.
  • Selesai.

Nah Sahabat, begitulah rangkaian cara pembayaran pajak tahunan maupun 5 tahunan yang cepat. Semoga informasi ini berguna untuk Sahabat yang masih bingung dengan tata cara pembayaran pajak kendaraan dengan cara online atau E-Samsat.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 08 Mar 2019 | 20:00 WIB
BAGIKAN