Edukasi
Kecelakaan Lalu Lintas

Jasa Marga dan Dishub Jabar Edukasi Pengemudi Untuk Tekan Lakalantas

16 Okt 2018 | 15:10 WIB

Garasi.id - Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, tingkak kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang dipicu oleh human error atau faktor pengemudi mencapai 93 persen.

Jasa Marga dan Dishub Jabar Edukasi Pengemudi Untuk Tekan Lakalantas

Seperti diungkapkan Sekertaris Dishub Jabar, Andreas Wijanto, pihaknya sudah berupaya untuk meminimalisir angka kecelakaan yang terjadi. Namun dengan bertambahnya jumlah kendaraan dan pengemudi (sopir) baru yang terjun ke jalan raya, memicu kejadian lakalantas karena kurangnya pengetahuan berlalulintas.

"93 persen kecelakaan lalu lintas diakibatkan faktor manusia. Untuk itu, dibutuhkan pelatihan khsusus kepada para pengemudi agar angka kecelakaan bisa diminimalisir," ujar Andreas dalam keterangan resminya kepada Garasi.id.

Baca Juga : Pahami Prioritas, Ini Waktu Kamu Turunkan Kecepatan Kendaraan

Lebih lanjut Andreas pun mengatakan bahwa sistem sumber daya manusia (SDM), Organisasi dan Manajemen Operasional harus diperbaiki. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan PT Jasa Raharja Kantor Cabang Jawa Barat dengan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi para pengemudi melalui kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Abdiyasa.

"Peserta pelatihan ini diharapkan bisa membagikan pengetahuan dan pengalamannya kepada pengemudi lainnya," imbuh Andreas.

Dengan begitu diharapkan bahwa para pengemudi peserta pelatihan kali ini bias menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Ia pun mengungkapkan, sebagai pengemudi yang baik harus bisa memastikan kelayakan kendaraan ketika berkendara di jalan raya, sehingga tidak membahayakan nyawa diri sendiri maupun orang lain.

"Beberapa kali kejadian kecelakaan lalu lintas diakibatkan kelalaian pihak manajemen transportasi, seperti kasus di Cikidang. Maka itu harus diperbaiki guna keselamatan pengemudi dan penumpangnya," imbuhnya.

Sementara menurut Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jawa Barat, Eri Martajaya, kegiatan rutin ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pengemudi angkutan umum mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja, agar tercipta pengemudi yang menjadi teladan bagi pengemudi lainnya terkait keselamatan berlalu lintas sehingga dapat menekan angka kecelakaan Ialu lintas.

Eri mengaku, jumlah lakalantas di Jabar masih tergolong tinggi, oleh karena itu pihaknya perlu memberikan edukasi dan pelatihan kepada sekitar 40 pengemudi terpilih dari berbagai wilayah di Jabar sehingga ke depannya mereka bisa dijadikan contoh dan teladan bagi pengendara lainnya.

"Yang paling penting kesiapan para pengemudi, karena di situlah beberapa nyawa sangat tergantung. Oleh karena itu, pelatihan dan edukasi ini dinilai penting bagi kesiapan para pengemudi," katanya.

Dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Abdiyasa berlangsung dari 9-10 Oktober lalu tersebut, para peserta juga bisa berdiskusi langsung dengan narasumber berkompeten, terkait berbagai permasalahan dan hambatan dalam rangka pelaksanaan tertib berlalu lintas.

"Adanya diskusi, maka secara bersama-sama dapat diberikan pemecahan dan jalan keluarnya, atau sekurang-kurangnya dapat menjadi bahan masukan yang berguna bagi upaya perbaikan di masa yang akan datang," pungkas Eri.[DeF]

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 10 Mei 2020 | 20:19 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbarubekasjualbeliedukasijasamargadishubgarasiidotomotifpengemudi