sunroof mobil
Kaca atap mobil

Kaca Atap Mobil Ada 3 Jenis, Ini Bedanya

19 Okt 2019 | 14:00 WIB
BAGIKAN

Pernahkah Sahabat memperhatikan keberadaan kaca di atap mobil? Ternyata ada beberapa jenis kaca atap mobil, yaitu sunroof mobil, moonroof, dan panoramic roof. Ada banyak orang di luar sana yang meskipun mengaku penggemar otomotif, namun tetap saja tidak bisa membedakan antara mana yang sunroof mobil, moonroof, serta panoramic roof.

Tren memasang jendela pada atap mobil memang sudah lama dilakukan oleh produsen-produsen mobil. Bahkan, membuat jendela pada atap mobil sudah dilakukan sejak tahun 1937 oleh Nash Motor Company. Selanjutnya, teknologi tersebut berkembang pesat hingga muncul wujud yang lebih inovatif dari kaca atap mobil ini seperti sunroof mobil murah, moonroof, dan panoramic roof.

Kaca Atap Mobil Ada 3 Jenis, Ini Bedanya

3 jenis kaca atap mobil

Pada dasarnya, ketiga jenis kaca atap mobil memiliki fungsi yang sama persis, yakni agar penumpang dapat menikmati pemandangan di luar mobil. Namun bila dilihat dari segi cara kerja, masing-masing kaca atap mobil memiliki perbedaan yang sangat jelas. Lalu, apa sih yang membedakan dari tiga jenis kaca atap mobil tersebut? Berikut penjelasannya seperti dilansir di otosia.com :

Sunroof

Sunroof adalah istilah kaca atap mobil yang paling umum dipakai oleh para produsen mobil buat menamakan fitur panel kaca yang tersemat pada mobil mereka. Kenyataannya, kaca atap mobil sunroof adalah sebuah panel atap yang bisa dibuka biar udara dan sinar matahari bisa masuk ke dalam mobil.

Kaca Atap Mobil Ada 3 Jenis, Ini Bedanya

Panel tersebut menggunakan bahan yang sama dengan bodi mobil, bukan pakai kaca. Kalo yang pakai kaca namanya moonroof. Seiring dengan perkembangannya kaca atap mobil sunroof pakai sistem kelistrikan mobil. Sistem ini dahulu digunakan sebagai teknologi ventilasi bus kota, dimana udara dapat mengalir bebas melalui ventilasi tersebut.

Moonroof

Jenis kaca atap mobil yang kedua adalah moonroof. Sebenarnya moonroof tidak jauh beda dengan sunroof. Perbedaannya hanya rel yang mengarahkan atap bergerak ke arah mana. Bila sunroof mengangkat kaca atap mobil, sebaliknya, moonroof justru memasukkan kaca atap mobil ke dalam atap sehingga tidak mengganggu aliran udara. Kaca atap mobil seperti ini terkadang rawan macet. Dan ketika macet, kaca atap mobil ini sulit untuk diperbaiki. Oleh karena itu, kaca atap mobil ini biasa digerakkan secara otomatis dengan tombol tertentu sehingga tidak membuat rel mudah macet.

Kaca Atap Mobil Ada 3 Jenis, Ini Bedanya

Awalnya, kaca atap mobil moonroof adalah istilah yang dibuat oleh John Atkinson pada tahun 1970 dimana manager marketing dari Ford ini menamakan panel kaca atap mobil Lincoln Mark IV sebagai moonroof untuk membedakan dengan sunroof yang sudah pernah ditemukan sebelumnya.

Panoramic Roof

Jenis kaca atap mobil terakhir adalah panoramic roof. Jenis kaca atap mobil ini sering juga disebut sebagai panoramic roof. Model ini menggunakan ukuran kaca atap mobil yang cukup besar, bahkan hampir sebesar atap mobil itu sendiri. Lalu kaca atap mobil tersebut tidak bisa bergerak, yang bergerak justru kaca atap mobil yang ada di bawahnya alias penutupnya.

Tidak ada fungsi sebagai ventilasi udara pada kaca atap mobil panoramic roof karena memang tujuan utamanya adalah untuk memberi pengalaman menarik bagi pengguna mobil untuk mengendarai mobil sambil menikmati pemandangan luar. Jika sedang tidak ingin melihat pemandangan luar atau matahari sedang sangat terik, panoramic roof bisa ditutup dengan lapisan atap mobil sehingga tak lagi berupa kaca besar, namun kembali seperti atap mobil pada umumnya.

Kaca Atap Mobil Ada 3 Jenis, Ini Bedanya

Kalian lebih pilih yang mana: sunroof, moonroof, panoramic roof, atau sekaligus panoramic sunroof yang bisa menjalankan fungsi sunroof dan panoramic roof sekaligus? Nah bila Sahabat sudah mengetahui perbedaan sunroof, moonroof, dan panoramic roof, ada baiknya Sahabat yang sudah atau ingin memiliki kendaraan dengan sunroof, lebih baik mengetahui terlebih dahulu cara merawat kaca atap mobil tersebut. Dan kamu jga bisa membaca Manfaat Kaca Film Mobil Yang Belum Kamu Tahu.

Cara merawat kaca atap mobil yang baik dan benar

 Sunroof pada dasarnya didesain tahan lama sesuai umur mobil sehingga cukup awet, akan tetapi perlakuan yang kurang tepat oleh pemilik mobil kadang-kadang dapat mengganggu fungsi sunroof seperti kurang rapat dalam menutup, karet menjadi keras, sulit untuk membuka tutup, adanya kebocoran terutama saat hujan, dan lain-lain.

Kaca Atap Mobil Ada 3 Jenis, Ini Bedanya

Istilahnya sunroof yang didesain free maintenance bukan berarti tidak butuh perawatan sama sekali, untuk menjaga fungsi sunroof mobil tetap baik maka harus dilakukan perawatan secara rutin paling tidak sebulan sekali. Oleh sebab itu mari merawat dengan baik sunroof dan simak tips cara merawat sunroof mobil ala Garasi.id

Pastikan gerak rel lancar

Bukan hanya kaca sunroof yang harus dirawat. Kamu  juga harus memperhatikan kondisi rel sunroof. Rel sunroof bisa saja rusak karena terlalu sering digunakan atau termakan usia. Perawatan rel sunroof sebenarnya sangat sederhana. Cukup lapisi rel dengan lapisan gemuk cair dan bersihkan kerak dan karat agar rel kembali lancar bergerak.

Bersihkan dari kerikil dan pasir

Jika kita membuka sunroof biasanya kita tidak sadar akan debu, pasir bahkan kerikil yang menempel pada rel sunroof. Jika dibiarkan, pasir akan menumpuk dan mengganggu jalur pembuangan air.

Periksa jalur pembuangan

Jalur air juga harus diperiksa jangan sampai ada kotoran yang menyumbat jalur air karena jika ada air tergenang maka bisa menimbulkan lumpur (penumpukan debu) dan karat.

Bersihkan karet dan Jangan terlalu sering terpapar sinar matahari

Di sunroof terdapat karet yang mencegah masuknya air ke dalam kabin saat hujan. Karet ini bisa cepat getas atau kering dan pecah-pecah apabila sering terkena sinar matahari langsung. Akibatnya, karet bisa rusak dan menyebabkan kebocoran. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memarkirkan mobil di tempat teduh. Minimal, ada penutup di bagian sunroof agar karet tidak terjemur dan terhindar dari kotoran dan debu. Terutama pada bagian siku atau pojok dengan lap basah dan keringkan.

Buka-tutup sunroof

Jika kamu termasuk jarang membuka sunroof, sebaiknya tetap lakukan buka-tutup sunroof secara rutin. Setidaknya sebulan sekali. Ini perlu untuk memastikan mekanismenya lancar. Ibarat tubuh manusia, biar otot-ototnya bergerak. Sehingga tidak terjadi kemacetan. Langkah ini juga untuk mengetahui apakah ada bunyi-bunyi abnormal di sana.

Keringkan Setelah terkena Air

Jangan pernah membiarkan rel sunroof terlalu lama basah. Hal ini untuk mencegah karat timbul dan merusak kinerja rel sunroof itu sendiri. Selain itu, kaca sunroof juga wajib dikeringkan. Jangan sampai waterspot atau jamur kaca merusak penampilan sunroof mobil kamu. Air yang dibiarkan mengering dengan sendirinya juga bisa menjadi kerak yang akan mengganggu penampilan serta kinerja.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 19 Okt 2019 | 14:00 WIB
BAGIKAN