Fitur Keselamatan
Seat Belt Pretensioner

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

07 Okt 2019 | 15:38 WIB
BAGIKAN

Sabuk keselamatan atau seat belt merupakan salah satu fitur wajib yang harus digunakan, baik oleh pengemudi maupun penumpang dalam menjaga keamanan berkendara. Sabuk keselamatan akan menjaga tubuh Sahabat ketika terjadi hal berbahaya seperti rem mendadak maupun kecelakaan.

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Oleh karena itu, pengendara maupun penumpang dituntut untuk mengerti pentingnya sabuk keselamatan. Jangan sampai tidak mengenakan sabuk keselamatan ketika berkendara di jalan karena perannya sangat penting. Lalu apa saja fungsi dari sabuk keselamatan atau yang biasa disebut sabuk pengaman mobil?

Menyerap guncangan dan mengurangi cedera

Keberadaan sabuk keselamatan dapat membuat Sahabat terhindar dari luka parah akibat kecelakaan. Berdasarkan data dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), lebih dari 15.000 jiwa pengguna mobil di setiap tahun selamat dari kecelakaan lalu lintas karena menggunakan sabuk keselamatan.

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Bahan, sabuk keselamatan sengaja dibuat menggunakan bahan yang kuat sehingga tidak mudah digunting atau dirusak. Dengan desain yang demikian, sabuk keselamatan dapat menahan guncangan dan menahan tubuh agar tidak terpental.

Sebagai bentuk kepatuhan lalu lintas

Tidak hanya melindungi keselamatan berkendara saja, sabuk keselamatan juga menunjukkan sikap taat terhadap peraturan lalu lintas. Terlebih, masih ada kasus tilang yang lakukan oleh pihak berwajib kepada pengendara yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Beberapa pengemudi mungkin belum sadar akan pentingnya sabuk keselamatan. Jadi, bila tak ingin berurusan dengan pihak berwajib, sebaiknya gunakan sabuk pengaman saat berkendara, ya.

Pasang sabuk keselamatan dengan benar

Ketika mengenakan sabuk keselamatan, pastikan tali sabuk berada di depan, melintang di antara dada Sahabat. Setelah itu, pastikan pula bahwa tali sabuk telah terkunci. Jangan letakkan sabuk di belakang punggung atau bahkan melilitkannya di tangan karena akan sangat berbahaya ketika terjadi kecelakaan.

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Pahami fitur ISOFIX

Sebagai tips tambahan, saat Sahabat mengajak anak-anak berkendara, pastikan juga mereka memakai sabuk keselamatan khusus untuk anak-anak yang ada pada baby seat.

Baby seat tersebut dapat Sahabat kaitkan ke ISOFIX yang tersedia di mobil-mobil modern. ISOFIX adalah singkatan dari International Standards Organization FIX. Ini sudah menjadi standar keamanan mobil di Eropa sejak tahun 2007.

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Akan tetapi, untuk anak-anak di atas 12 tahun, Sahabat dapat menempatkan mereka di kursi samping sopir sebab postur tubuh mereka sudah sesuai dan tepat untuk mengenakan sabuk pengaman bawaan mobil.

Di setiap mobil yang Sahabat miliki sudah pasti terpasang sabuk keselamatan. Namun, tahukah Sahabat bahwa salah satu komponen keselamatan ini terdiri dari berbagai jenis sabuk dengan karakter tersendiri? Berikut jenis-jenis sabuk pengaman yang ada di mobil seperti dilansir di Fastnlow:

Jenis sabuk keselamatan di mobil

Sabuk keselamatan dengan 2 titik

Sabuk pengaman 2 titik yang umum digunakan di mobil adalah tipe lap belt. Tipe ini hanya mengikat bagian pinggang saja, dan umumnya digunakan bagi penumpang bus dan pesawat terbang. Sampai tahun 1980-an untuk penumpang bagian belakang umumnya hanya tersedia sabuk pengaman tipe lap belt ini.

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Kelemahan tipe 2 titik, pada kecelakaan hebat ternyata bisa menyebabkan patah tulang di bagian lumbar vertebrae yaitu tulang belakang antara rusuk dengan pinggang, yang mengakibatkan kelumpuhan bagi korban. Bahkan sindrom ini disebut juga sebagai "seat belt syndrome". Sejak 2007, semua mobil yang dijual di Amerika Serikat wajib menyediakan seatbelt 3 titik untuk semua penumpang bagian tengah dan belakang.

Sabuk keselamatan 3 titik

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Sabuk pengaman 3 titik yang umum kita gunakan sekarang, pertama kali dipatenkan pada tahun 1955 oleh Roger W. Griswold dan Hugh DeHaven asal Amerika Serikat, dan dikembangkan lebih lanjut oleh Nils Bohlin asal swedia untuk perusahaan mobil Volvo dan menjadi perlengkapan standar pada Volvo sejak 1959. Volvo membebaskan paten sabuk pengaman 3 titik sehingga dapat digunakan secara luas di dunia.

Sabuk keselamatan 4, 5, dan 6 titik

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Umumnya digunakan di arena balap (mobil balap) dikombinasikan dengan kursi khusus yang biasa disebut bucket seat. Para pembalap harus selalu terikat dengan kursinya agar tidak terlempar ketika kecelakaan dengan kecepatan tinggi. Selain itu, sabuk pengaman 5 titik juga digunakan pada kursi khusus untuk bayi dan anak-anak.

Sabuk keselamatan pangkuan

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Sabuk pengaman yang dapat disesuaikan yang melintang di atas pangkuan. Sabuk ini sering digunakan di mobil-mobil yang lebih tua, kini jarang kecuali untuk penumpang yang duduk di tengah pada barisan belakang. Kursi-kursi penumpang pesawat terbang juga menggunakan sabuk pengaman pangkuan.

Sabuk keselamatan pangkuan dan sash

Kombinasi dari dua jenis sabuk di atas (dua sabuk terpisah). Terutama digunakan pada 1960-an dan 1970-an, biasanya di kursi belakang. Umumnya telah digantikan oleh desain tiga titik.

Agar Sahabat selalu aman dan nyaman selama berkendara, alangkah baiknya kamu menggunakan sabuk pengaman dengan benar. Meskipun dapat menurunkan resiko kematian dan cedera berat,  namun sabuk pengaman dapat berkurang efektifitasnya jika tidak digunakan dengan benar.

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami

Selalu tempatkan sabuk pengaman di bagian yang rendah, di bagian tulang pinggang, bukan di perut.  Jangan lupa kencangkan sehingga kita terikat dengan baik pada kursi dan tidak mudah bergeser.

Setelah itu cek semua tali sabuk pengaman, jangan sampai ada yang terlipat harus rata. Terakhir, sabuk pengaman harus menempel ke tubuh penumpang, jadi kalau ada tas selempang atau benda-benda yang menghalangi alangkah baiknya untuk disingkirkan.

Teknologi Pretensioner dan Force Limiter

Oh iya, jangan salah lho Sahabat, sabuk keselamatan memang terlihat sangat simple dan tidak menarik. Namun faktanya, sabuk pengamanan ini sudah dibekali dengan teknologi canggih yakni pretensioner dan force limiter. Lho, kan bentuknya hanya seperti sabuk saja, dimana letak teknologinya? Mari simak ulasan berikut agar Sahabat mengetahui teknologi yang ada di sabuk pengaman mobil seperti yang dilansir di pressroomtoyotaastra.com.

Fungsi Sabuk Keselamatan yang Wajib Kamu Pahami


Pretensioner

Sensor pada seat belt membaca pergerakan kendaraan, terutama jika ada perlambatan laju kendaraan secara tiba-tiba sebagai tanda kecelakaan.

Saat itu sistem pretensioner secara otomatis akan mengencangkan sabuk pengaman jika akan terjadi benturan dan badan pengemudi akan ditarik menempel ke sandaran kursinya. Cara sistem ini bekerja dipercaya selain tidak mencederai dada pengemudi, juga berfungsi melindungi wajah dari kantong udara yang mengembang secara tiba-tiba.

Force Limiter

Fitur pretensioner ini dibantu force limiter. Bedanya dengan pretensioner, fitur force limiter berfungsi mengendurkan secara perlahan sabuk. Dengan begitu dada pengemudi dan penumpang tidak akan terlalu sesak.

Force limiter disebut akan membantu meminimalkan dampak cedera pada dada saat kendaraan tabrakan frontal (dari depan).

Kombinasi dua fitur pada sabuk itu juga yang memungkinkan perlindungan dari airbag (kantung udara) kepada pengemudi dan penumpang depan lebih efektif sehingga mengurangi cedera.

Bagaimana Sahabat, sudah mengerti bukan tipe dari sabuk keselamatan dan jenis-jenisnya. Jangan lupa untuk menggunakan sabuk keselamatan setiap kamu berkendara ya!

Foto: Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 07 Okt 2019 | 15:38 WIB
BAGIKAN