Head Unit
Head Unit Mobil

Lebih Dalam Mengenal Head Unit Mobil Kesayangan

28 Jan 2020 | 13:01 WIB

Fitur entertainment dalam sebuah kendaraan baik baru atau bekas menjadi sebuah perangkat penting, terutama bagi kaum urban dengan mobilitas tinggi di perkotaan. Tanpa adanya fitur hiburan di mobil, perjalanan akan cenderung membosankan, apalagi saat berada di tengah kemacetan. Fitur hiburan di mobil biasanya bersumber dari head unit mobil bekas (HU). Head unit mobil adalah sarana media penghibur yang mampu memutar CD, DVD, ada koneksi Bluetooth, Aux-In dan USB, navigasi, sampai memunculkan tampilan ponsel di monitor Head unit mobil bekas (MirrorLink).

Lebih Dalam Mengenal Head Unit Mobil Kesayangan

Sayangnya, banyak mobil-mobil baru saat ini, terutama yang dijual di Indonesia mengalami penurunan spek dari versi asli di negara asalnya. Termasuk HU yang mengalami downspec demi meraih harga jual mobil yang bisa lebih hemat. 

Jenis head unit mobil

Namun sebelum lebih jauh, ada baiknya Sahabat mengetahui jenis head unit pada mobil. Head unit mobil bekas tersedia dalam dua ukuran, yaitu 1 DIN (Single DIN) dan 2 DIN (Double DIN). DIN adalah singkatan dari Deutsche Institut fur Normung. Ini merupakan standar ukuran yang digunakan sebagai aturan baku dalam pembuatan produk head unit. Single DIN adalah head unit mobil bekas dengan ukuran panel 180 x 50 mm. 

Lebih Dalam Mengenal Head Unit Mobil Kesayangan

Sementara Double DIN memiliki ukuran panel 180 x 100 mm. Head unit mobil bekas 2 DIN mayoritas sudah memakai layar sentuh dan bisa memainkan banyak multimedia sedangkan head unit mobil bekas 1DIN hanya bisa memutar disc atau DVD, dan modelnya seperti tape jaman dulu. 

Bila sudah tahu tentang jenis HU, mari kita kembali lagi membahas tentang Head unit mobil bekas bawaan pabrik yang kian downspec. Solusinya adalah dengan mengganti head unit mobil bekas aftermarket yang banyak tersedia di pasaran. Tapi masalahnya, bentuk dasbor atau rumah HU di beberapa mobil terkadang punya bentuk yang khas atau terintegrasi dasbor (in-dash). Sehingga tidak bisa asal ganti karena ukurannya berbeda. Tapi meski begitu Sahabat Garasi tidak perlu khawatir, tetap saja head unit mobil bekas jenis ini bisa diganti dengan produk aftermarket. Sebenarnya dalam hal ini, Satu yang Sahabat Garasi butuhkan yaitu frame dari head unit mobil bekas yang pas dengan ukuran 2DIN. Karena ukuran ini kebanyakan digunakan pada head unit mobil bekas yang banyak dijual di pasaran.

Lebih Dalam Mengenal Head Unit Mobil Kesayangan

Merawat head unit mobil bekas

Tidak hanya digunakan, sebagai salah satu media hiburan saat berkendara head unit mobil bekas juga memerlukan perawatan. Simak tips-tips berikut untuk menjaga head unit mobil bekas tetap awet.

1.Menggunakan Remote Control

Selain berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam mengatur head unit mobil bekas, penggunaan remote control juga ikut berperan dalam menjaga agar head unit mobil bekas lebih awet. Maksimalkan penggunaan remote control untuk mengurangi sentuhan jari berlebihan di layar touchscreen terutama jika jari tidak dalam keadaan yang bersih dan menimbulkan bekas kotoran atau minyak dari jari di layar. Jika layar sudah terlanjur kotor, bisa bersihkan dengan tisue lembab (jangan sampai terlalu basah sehingga air menetes), lalu lap hingga bersih dengan lap kering. Atau bisa menggunakan cairan pembersih layar komputer.

2. Jaga kebersihan kabin

Jaga selalu kebersihan kabin kendaraan Sahabat, bukan hanya untuk faktor kesehatan saja tetapi kebersihan kabin turut mendukung agar head unit mobil bekas Sahabat lebih awet, mencegah debu-debu beterbangan. Debu tersebut bisa berasal dari saat membuka tutup pintu kendaraan. Dengan kondisi kabin yang bersih, debu yang beterbangan sedikit, hal ini menjaga layar tetap bersih, dan mengurangi kesempatan debu-debu tersebut masuk kedalam celah head unit mobil bekas. Sahabat bisa memulai dengan lebih sering membersihkan karpet kendaraan, jangan sampai karpet dibiarkan kotor berdebu, bersihkan juga sudut-sudut di bagian bawah kendaraan dengan menggunakan Vaccum Cleaner. Juga jangan lupa membersihkan debu dari dashboard.

3. Kurangi penggunaan CD tidak original

Penggunaan CD bajakan di Indonesia bukanlah hal yang langka, bahkan bisa disebut hal yang lumrah terjadi. Tetapi tahukan Sahabat kalau penggunaan CD bajakan ternyata bisa menyebabkan optik bekerja lebih berat? Hal ini dikarenakan CD bajakan lebih berat dan lebih rendah kualitasnya dibanding CD orisinal.

4. Jangan menggunakan CD kotor atau rusak

Jika memang tetap ingin menggunakan CD, pastikan kondisi CD tersebut dalam keadaan baik. Jika CD tersebut kotor bersihkan dengan pembersih kacamata. Jika CD sudah baret atau tergores cukup banyak, sebaiknya jangan digunakan. Penggunaan CD kotor dan tergores akan membuat optik head unit mobil bekas bekerja lebih keras untuk membaca isi CD tersebut.

5. Manfaatkan fitur pengganti CD seperti USB, SD Card, Bluetooth atau fitur Virtual Disc

Untuk menjaga optik lebih awet, gunakan alternatif media pemutar yang tersedia di head unit mobil bekas Sahabat. Misalnya gunakan USB dan SD card untuk memutar video dan lagu di head unit, tetapi perlu diperhatikan, walaupun head unit mobil bekas bisa membaca hingga USB atau SD Card berkapasitas 8-32GB, hindari menyimpan file terlalu banyak didalam media tersebut, karena head unit akan bekerja lebih keras untuk membaca media tersebut.

Jadi simpan file video dan lagu Sahabat seperlunya saja. Selain itu juga jangan mencabut usb atau SD card saat Sahabat tengah memutar file di head unit, karena akan merusak usb maupun head unit mobil bekas.

Selain itu ada beberapa head unit yang memiliki fitur Virtual disc contohnya head unit Skeleton SKT-D321, yang dapat menyimpan isi hingga 10 audio CD di memori head unit yang bisa diputar kapan pun diinginkan. Dengan menggunakan fitur ini, bisa mengurangi penggunaan CD bahkan USB dan SD Card.

6. Jangan langsung mematikan kontak saat head unit dalam keadaan On

Meskipun head unit terbaru sudah sangat canggih dan dilengkapi banyak fitur, hindari mematikan kendaraan (off) dalam kondisi head unit masih menyala, step terbaik adalah mengeluarkan CD, jika sedang memutar CD, lalu matikan head unit dengan menekan tombol off sampai head unit mati (bukan hanya layar yang mati). Hal ini untuk menghindari rusaknya komponen head unit.

7. Hindari benturan keras pada kendaraan

Mengemudi dengan hati-hati juga berpengaruh kepada awet tidaknya head unit Sahabat. Misalnya dengan menghindari menghantam jalan berlubang, menghantam speed bum atau polisi tidur dengan kecepatan tinggi, kecuali mobil Sahabat memang dipakai khusus untuk off road. Benturan-benturan tersebut akan berdampak merusak pada head unit, walaupun head unit – head unit saat ini sudah dilengkapi dengan shock resistant. Dan saat pemasangan pastikan instaler memasang dudukan atau braket dengan pas dan benar.

8. Pastikan kondisi aki prima

Kondisi aki yang tidak prima atau rusak akan menyebabkan pasokan listrik ke head unit maupun ke komponen elektronik lainnya menjadi tidak stabil. Dan sudah merupakan pengetahuan umum jika arus listrik tidak stabil sangat berpotensi merusak peralatan elektronik. Kamu juga bisa membaca Aki Mobil Itu Alat Vital Kendaraan, Rawat Dengan Cara Ini.

Nah Sahabat begitulah Informasinya, diharapkan tips-tips diatas bisa berguna untuk membantu Sahabat memahami tentang head unit mulai dari jenis hingga cara merawat agar lebih awet dan tahan lama.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 11:14 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tapeheadunitdasbordtipsmobilaftermarketDINjualbelijualbelibekasradio