Transmisi mobil
Transmisi mobil

Lebih Peka Soal Transmisi Mobil Manual dan Transmisi Mobil Matik

23 Jun 2020 | 15:08 WIB

Kendaraan bermotor, seperti bus, truk, mobil dan motor memiliki komponen gearbox (transmisi) untuk bergerak. Komponen transmisi bertugas untuk meneruskan daya dari mesin ke roda agar dapat mengalir menjadi tenaga seiring bergeraknya kendaraan. Walaupun komponen transmisi memiliki umur pakai yang cukup lama, baik transmisi mobil manual atau transmisi mobil matik tidak boleh dilupakan. 

Lebih Peka Soal Transmisi Mobil Manual dan Transmisi Mobil Matik

Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kerusakan pada komponen transmisi mobil manual atau transmisi mobil matik, Sahabat hanya tinggal mengikuti instruksi perawatan sistem transmisi. Nah, perawatan apa saja sih yang harus dilakukan agar sistem transmisi tetap bekerja dengan baik? Yuk simak di bawah ini. 

Perawatan transmisi mobil manual

Pengguna transmisi mobil manual bisa dibilang lebih beruntung. Walaupun banyak yang mengatakan sedikit merepotkan karena harus injak kopling dan memindahkan gigi sendiri, tetapi transmisi mobil manual perawatannya lebih mudah.

Lebih Peka Soal Transmisi Mobil Manual dan Transmisi Mobil Matik

Hal itu disebabkan karena komponennya tidak seribet transmisi mobil matik yang punya banyak komponen, baik mekanis maupun elektronik. Agar sistem transmisi mobil manual tidak cepat rusak, yang harus diperhatikan adalah pergantian oli sistem transmisi, plat kopling dan cara mengemudi selama berkendara. Selain itu, Sahabat juga cukup mengikuti anjuran buku manual penggantian oli sistem transmisi saja. 

Lebih Peka Soal Transmisi Mobil Manual dan Transmisi Mobil Matik

Jika Sahabat merasakan adanya indikasi seperti persneling sulit masuk, rpm mobil selalu tinggi ketika melakukan perpindahan gigi, itu bisa disebabkan plat kopling mobil kamu sudah aus. Plat kopling adalah salah satu komponen yang bertugas untuk membantu perpindahan gigi di dalam sistem transmisi mobil manual. Jika plat kopling aus, perpindahan gigi akan sulit dilakukan. Selain plat kopling mobil, ada beberapa indikasi lain terkait kerusakan pada sistem transmisi mobil manual. Apa saja indikasinya? Mari simak di bawah ini. 

Indikasi kerusakan transmisi mobil manual

Mobil memiliki transmisi dua jenis yakni transmisi mobil manual dan transmisi mobil matik. Transmisi mobil manual maupun transmisi mobil matik itu memiliki fungsi yang sama, namun memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Nah.. yang harus Sahabat perhatikan adalah kedua transmisi mobil manual atau matik tersebut juga dapat mengalami kendala dan kerusakan yang bisa terjadi kapan dan dimanapun.

Lebih Peka Soal Transmisi Mobil Manual dan Transmisi Mobil Matik

Kerusakan pada transmisi mobil manual biasa terjadi akibat usia pakai atau karena pemakaian yang tidak baik dan benar. Perbaikan transmisi mobil manual umumnya tidak serumit dengan transmisi otomatis. Berikut Garasi.id akan memberikan sedikit info dan solusi bila Sahabat mengalami kerusakan pada transmisi mobil manual yang didapat dari bursa mobil di Cibubur Point.

1. Respon Terlambat

Pada transmisi mobil manual, apa maksudnya dengan respon terlambat? Roni, Kepala Teknisi Bengkel Auto Prima Mobilindo menjelaskannya, "Artinya bila saat kita menginjak pedal gas tapi mobil tidak langsung melaju dengan cepat namun hanya mengeluarkan suara yang menderu, itu salah satu indikasi plat koplingnya sudah tipis." Solusinya mesti mengganti plat kopling dengan segera mungkin, karena bila dibiarkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah pada transmisi mobil manual.

2. Bocornya cairan transmisi

Masalah ini harus dicek secara teliti. "Bocornya cairan pada transmisi mobil manual menandakan adanya kerusakan di bagian dalam. Mesti segera diperbaiki dan sebaiknya minta bantuan bengkel yang lebih mengerti karena rumit dan harus membuka transmisi," beber Roni.

3. Bau hangus terbakar

Kalau bau hangus terbakar, hal ini disebabkan terjadinya overheating yang dialami transmisi mobil manual, yang mana membutuhkan cairan pelumas guna membantu dan menstabilkan suhu komponen transmisi. Periksalah cairan transmisi mobil manual bila ada kebocoran, perbaiki segera lalu isi kembali cairan dengan ukuran yang sesuai," jelas Roni.

4. Sulit melakukan perpindahan gigi

Masalah ini memang sering dialami oleh transmisi mobil manual, penyebabnya dikarenakan terjadinya masalah pada tuas penghubung dengan withdraw level yang komponen koplingnya sudah aus dan sudah pasti harus diganti dengan yang baru.

5. Sering terjadi slip

Yang dimaksud dengan gigi slip pada transmisi mobil manual, waktu mobil sedang berjalan dengan posisi misal gigi satu tiba-tiba berubah sendiri ke posisi netral.

Perawatan transmisi mobil matik

Transmisi mobil matik kini lebih banyak digunakan ketimbang transmisi mobil manual. Pengoperasiannya mudah, pengendaraan pun lebih nyaman. Tapi dua hal tadi dibayar dengan perawatan yang lebih kompleks. Mobil modern bahkan punya modul elektronik sendiri untuk mengatur kinerja transmisi, agar kinerja mobil semakin optimal dari segi efisiensi BBM.

Lebih Peka Soal Transmisi Mobil Manual dan Transmisi Mobil Matik

Namun jika terjadi sesuatu pada sistem transmisi mobil matik, Sahabat harus bersiap untuk mengeluarkan kocek dalam-dalam. Karena itu, perlakukan transmisi ini dengan lebih halus. Saat terasa medan semakin berat, jangan ragu untuk melakukan kick down, atau geser tuas transmisi ke posisi lebih rendah. Mesin jadi meraung memang, tapi beban transmisi lebih ringan.

Kalau mulai terasa transmisi mobil matik slip seperti tidak melakukan perpindahan dengan halus, ditambah bersuara, sangat disarankan untuk segera dicek. Langkah awal Sahabat bisa cek kondisi olinya. Mobil transmisi otomatis biasanya punya tongkat indikator oli transmisi (bukan oli mesin). Coba tarik tongkat tersebut dan pastikan oli tidak kurang atau berlebih.

Lebih Peka Soal Transmisi Mobil Manual dan Transmisi Mobil Matik

Jika oli transmisi mobil matik kurang, harus dicek secara menyeluruh apakah terjadi kebocoran atau tidak. Untuk mengecek kualitasnya, oli transmisi otomatis berwarna merah dan wangi saat dalam kondisi baik. Kalau warnanya gelap dan bau terbakar, ganti segera. Untungnya, transmisi adalah salah satu komponen yang dilindungi garansi. Jadi kalau rusak tapi memang masih terlindungi, silakan hubungi bengkel resmi untuk melakukan klaim.

Foto: Garasi.id


Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 23 Jun 2020 | 15:08 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tipsmobilbarubekastransmisimanualtransmisimaticperawatanrusakmencegahgarasiidotomotif