Turbo Mobil
Turbo Mesin Mobil

Mengenal Turbo pada Mesin Mobil

16 Jun 2019 | 23:43 WIB
BAGIKAN

Sahabat pecinta otomotif tentu sudah tidak asing lagi mendengar kata turbo. Dahulu, penggunaan turbocharger biasanya digunakan untuk keperluan balap, namun seiring dengan perkembangan zaman kini beberapa tipe mobil, truk maupun mobil diesel sudah disematkan turbo. 

Fungsi utama dari turbo adalah untuk memberikan tambahan tenaga pada truk atau mobil diesel. Tanpa adanya komponen turbo, truk dan mobil diesel tidak akan memiliki power yang kuat. 

Mengenal Turbo pada Mesin Mobil

Turbo ini sendiri adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk meningkatkan asupan udara ke dalam mesin. Dengan begitu, tenaga mesin yang dihasilkan meningkat drastis. Perkembangan turbo dan turbo di mesin diesel sendiri hingga saat ini masih terus berlanjut dan semakin canggih. Contohnya di beberapa tipe mobil terdapat label seperti VNT (variable nozzle turbocharger), VGT (variable geometry turbocharger) dan VCDI (variable geometric common rail direct injector) dimana label tersebut melambangkan sistem turbocharger apa yang digunakan. Bentuk dari turbocharger sendiri seperti rumah keong dan dipasang di ujung saluran pembuangan (exhaust). Agar lebih memahami apa itu turbo, mari simak beberapa penjelasan di bawah ini.

Turbo sendiri terbagi atas tiga tipe ; supercharger, turbocharger, dan electric turbo. Akan kita bahas satu per satu mulai dari supercharger. Bentuk dari supercharger dan turbocharger tidak begitu berbeda (berbentuk rumah keong). Supercharger menggunakan tenaga pulley mesin sebagai penggerak turbinnya dan suhu udara pada intake lebih rendah ketimbang turbocharger. Walaupun suhu dari turbocharger lebih tinggi, namun kemampuan untuk memberikan asupan udaranya jauh lebih tinggi ketimbang supercharger. Untuk menggerakkan turbinnya, turbocharger menggunakan sistem gas buang. Namun jika tidak disetting dengan baik akan berakibat fatal pada mesin. Berbeda dengan supercharger atau turbocharger, electric turbo bisa diletakkan dimana saja dan tidak akan menghambat tenaga mesin jika penempatannya salah. 

Proses kerja dari turbo serupa dengan mesin jet. Terdapat dua turbin ( drive turbin dan driven turbin) yang memiliki fungsi yang berbeda di salah satu porosnya. Drive turbin sendiri berfungsi untuk memutar (pemutar) sedangkan driven turbin sebagai yang diputar. Percepatan aliran udara terjadi karena proses putaran turbin, udara yang berasal dari drive turbin itu lalu dialirkan menuju driven turbin. Karena perpaduan putaran udara drive turbin dan driven turbin, udara yang mengalir ke ruang bakar mengalir cukup cepat dan ledakan tenaga pun terjadi. 

Mungkin Sahabat sedikit bingung bagaimana turbin itu bisa bergerak. Seperti yang tadi sudah dijelaskan, sumber tenaga turbin berasal dari mesin mobil. Sisa-sisa gas pembakaran ternyata masih menyisakan energi berupa tiupan, tiupan berenergi kuat inilah yang biasa disebut dengan gas buang. Karena letak posisi turbin berada di tengah aliran gas buang, turbin tersebut secara otomatis ikut berputar karena berbanding lurus dengan tiupan gas buang. 

Semakin cepat putaran mesin (RPM), semakin kuat pula tiupan gas buang yang terjadi. Semakin kuat tiupan gas buang, putaran turbin juga akan semakin cepat. Untuk menahan panas yang dihasilkan karena putaran turbin, biasanya mesin turbo akan dipasangkan dengan intercooler. Intercooler sendiri berfungsi untuk mengecilkan molekul dengan cara menurunkan suhu udara pada intake. Semakin kecil molekul udara pada intake, maka semakin banyak pula molekul udara ke mesin sehingga mesin mampu mengeluarkan tenaga yang lebih tinggi. 

Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan turbocharger dirasa semakin bermanfaat untuk kita. Selain hemat bahan bakar, gas buang dari hasil pembakaran yang sempurna dinilai lebih ramah lingkungan dan tentu saja berkat penggunaan turbocharger Sahabat tidak perlu takut mobil kamu tidak bertenaga. Tetapi dibalik kelebihan dari turbo ada juga kekurangannya. Terkadang mesin yang sudah dipasang turbo menjadi tidak responsif atau biasa disebut turbo lag. Turbo lag sendiri terjadi ketika kamu seketika menginjak pedal gas namun mesin tidak langsung menanggapinya. Selain itu, penggunaan turbo harus dirawat dengan hati-hati jika Sahabat salah menggunakan bahan bakar bisa fatal akibatnya.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 16 Jun 2019 | 23:43 WIB
BAGIKAN