Tren teknologi mobil
Keyless Mobil

Mobilmu Sudah Pakai Teknologi Smart Key? Coba Baca Ini Dulu

30 Jan 2019 | 20:00 WIB
BAGIKAN

Industri otomotif semakin berkembang. Bagi siapapun yang mengikuti, pasti merasakan perubahan teknologi yang terjadi pada mobil maupun motor. Setidaknya satu dekade ke belakang, fitur yang dimiliki kendaraan kian canggih. Tujuan utamanya, tak lain untuk memudahkan aktivitas dan menambah kenyamanan.

Satu fitur mobil yang sedang tren dan mulai banyak dipakai oleh pabrikan adalah smart key, atau keyless ignition atau tombol start/stop engine. Teknologi tanpa anak kunci untuk mengunci pintu dan menyalakan mesin, sudah tidak lagi khusus mobil-mobil premium saja. Mobil murah pun banyak yang pakai dan bahkan ada produk aftermarket-nya bila ingin menambah fitur mobil Sahabat. Hanya saja, ternyata keyless juga memiliki kekurangan seperti halnya celah bagi pencuri, atau tiba-tiba keyless tidak berfungsi. Meski memiliki kekurangan, namun bukan berarti tidak ada solusinya.

Mobilmu Sudah Pakai Teknologi Smart Key? Coba Baca Ini Dulu

Di Inggris, Keyless mobil mudah dibobol

German General Automobile Club atau ADAC menguji 237 mobil modern dari 30 merek dan menemukan 230 di antaranya rentan terhadap serangan dari peretas menggunakan perangkat yang dapat dibeli secara online dengan sangat murah. Apa yang disebut serangan "relay" memungkinkan pencuri untuk membuka kunci dan menghidupkan mesin kendaraan tanpa harus memiliki kuncinya. Pencuri-pencuri ini hanya memindai sinyal yang dikirim oleh kunci nirkabel dan menguatkannya untuk membuka mobil.

Penelitian dari ADAC mengatakan, dari semua 237, hanya tiga model yang mampu tak bisa dijebol hacker tanpa kunci dan model itu dibuat oleh Jaguar Land Rover - Jaguar I-Pace, serta versi terbaru dari Land Rover Discovery dan Range Rover Evoque. Empat mobil lain bisa dibuka atau dinyalakan, dan 230 kendaraan yang tersisa rentan terhadap semua jenis serangan hacker.

Sementara Mike Hawes, CEO Perhimpunan Produsen dan Pedagang Motor Inggris, mengatakan mobil modern "lebih aman dari sebelumnya, dan teknologi terbaru telah membantu menurunkan pencurian secara dramatis," ADAC mengklaim ancamannya besar dan menyarankan pemilik yang bersangkutan untuk mencari tahu di manual mereka cara menonaktifkan sistem tanpa kunci.

Opsi lain, yang dianggap oleh banyak orang sebagai solusi murah dan mudah untuk pencurian tanpa kunci, adalah membungkus keyless dalam kertas timah tetapi ADAC mengatakan tidak ada jaminan sinyal akan diblokir sepenuhnya. Kantung Faraday untuk menyimpan kunci mobil adalah solusi yang jauh lebih andal.

Baca juga: 8 Fitur Keselamatan 'Wajib' Yang Harus Ada di Setiap Mobil

Bagaimana solusi Keyless yang tiba-tiba tidak berfungsi?

Saat ini banyak mobil tidak lagi dilengkapi dengan anak kunci atau Keyless Entry (smart entry) untuk menyalakan mensin. Rumah kunci konvesional diganti dengan sebuah tombol, yang dikenal dengan push button start (engine start/stop).

Tombol bulat yang umumnya terletak di sisi kanan setir inilah berfungsi untuk menyalakan dan mematikan mesin. Syaratnya, remote (kunci) harus berada dalam jarak yang dekat dengan mobil. Bisa dikantong celana, laci dashboard, atau di dalam tas.

Cara kerjanya, di dalam remote tersebut terdapat ID atau tanda pengenal yang hanya dapat dikenali oleh system di dalam mobil. Tanpa ID yang terdeteksi melalui gelombang radio dan diterima reciever di dalam mobil, mobil tak dapat dinyalakan.

Yang menjadi masalah, beberapa kasus pemilik kendaraan keyless ini tidak dapat membuka dan menyalakan mesin mobil. Kemungkinannya beragam, mulai dari baterai pada remote habis, atau gangguan sinyal (frekuensi) yang disebabkan oleh adanya pemancar radio atau Base Transciever Station provider telepon seluler di sekitar lokasi.

Head of National Technical Leader PT Toyota Astra Motor Nurkholis mengatakan bahwa pengemudi tak perlu panik saat remote mobil keyless mereka tidak berfungsi secara normal. "Remote yang tidak bisa berfungsi melalui gelombang radio karena gangguan atau karena baterai habis sebetulnya masih bisa digunakan secara manual," kata Nurkholis, seperti melansir dari laman Tempo beberapa waktu lalu.

Caranya, keluarkan kunci konvensional yang terdapat di remote untuk membuka pintu, lalu tempelkan remote tepat di tombol hingga lampu indikator berwarna hijau menyala, injak rem, tekan tombol hingga mesin menyala. Pada proses ini, dia menambahkan, saat pintu terbuka oleh anak kunci konvesional, alarm mobil akan menyala dan baru berhenti ketiga mesin dihidupkan.

Menurut Nurkholis, remote mobil keyless masih akan menyimpan sinyal berfrekuensi rendah meski baterai habis. Begitu pula saat terjadi gangguan karena frekuensi lain, ID di dalam remote jika ditempelkan pada tombol push button start akan terdeteksi oleh reciever di dalam mobil. "Ya kalau baterai remote habis bisa diganti sendiri. Baterainya banyak dijual, biasanya di tempat servis arloji ada," ujarnya.

Foto : Garasi.id


Ditulis oleh GARASI.ID
Terakhir diupdate: 30 Jan 2019 | 20:00 WIB
BAGIKAN