Matik Oper Gigi
Transmisi Matik Juga Harus Oper Giigi

Pakai Mobil Matik, Jangan Malas Oper Gigi

26 Jun 2019 | 19:01 WIB

Sahabat Garasi, Mobil dengan transmisi otomatis jelas berbeda dari transmisi manual. Bila dalam transmisi manual Sahabat harus direpotkan dengan menginjak kopling saat perpindahan persneling, tidak demikian dengan transmisi matik.

Pakai Mobil Matik, Jangan Malas Oper Gigi

Kendati demikian, bukan berarti pengguna matik bisa "bermalas-malasan" untuk hal lain, salah satunya dalam penggunaan tuas persneling.

Cukup sering ditemui pengguna matik yang terus-menerus menggunakan transmisi D (Drive) saat berkendara. Mereka bahkan sama sekali tidak memindahkan ke level transmisi lain. Padahal, cara seperti ini dinilai salah kaprah.

Baca juga: Bahaya Transmisi Otomatis Bagi Orang Awam ! Pengguna Mobil Matic Wajib Paham !

Mekanik Bengkel R Speed, Heron, menilai terus-menerus menggunakan transmisi D bisa menyebabkan gearbox terus menerus bekerja. Dampaknya bisa menyebabkan selip kopling. Heron menyarankan agar pengguna matik untuk tidak malas memindahkan tuas ke posisi lainnya, seperti N (Netral) saat kondisi jalan macet atau sedang berhenti sebentar.

"Harus pintar-pintar pindah gigi. Misal pindah 2 atau 3. Atau kalau lagi nanjak pindah ke Low. Jangan di D terus. Bukan berarti mentang-mentang matik, terus tidak dipindah tuasnya," kata Heron yang dilansir dari Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Hal yang sama berlaku saat terjebak macet. Heron menyarankan agar pengguna matik tidak malas untuk memindahkan tuas ke posisi netral.

"Jangan terus di D kalau berhenti lama. Kalau terus di D berarti gearbox-nya kerja, kan. Otomatis kalau direm bisa selip koplingnya," tutup Heron.

Nah Sahabat Garasi, jangan males oper-oper gigi ya mulai sekarang meski mobil sahabat bertransmisi matik.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 10 Mei 2020 | 12:14 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilmatikbarubekastransmisigigioperpindahjualbeli