Tekanan angin ban mobil
Tekanan angin ban mobil

Pastikan Tekanan Angin Ban Mobil Sesuai, Waspada Tekanan Angin Ban Berlebih Berbahaya!

12 Apr 2020 | 16:17 WIB

Tekanan angin ban mobil sangat berpengaruh terhadap kenyamanan bahkan keselamatan saat mengemudi. Ban merupakan salah satu komponen kaki-kaki pada kendaraan terutama Mobil. Bagian ini yang bersentuhan langsung dengan jalanan sehingga sangat penting untuk menjaga tekanan angin ban dan kondisi ban secara berkala.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Menyepelekan tekanan angin ban bisa menyebabkan sejumlah kerugian. Tekanan angin ban mobil kendaraan tidak boleh terlalu keras dan tidak boleh terlalu kempes . Kalau tekanan angin ban kurang, semua juga pasti tahu resikonya apa, akan tetapi, ban yang memiliki tekanan angin ban yang berlebih ternyata juga memiliki resiko tersendiri. Berikut penjelasan mengapa tekanan angin ban yang berlebih atau kurang tidak baik untuk mobil kamu dikutip dari autoexpose.org.

Kurang baik dalam menyerap getaran

Semakin besar tekanan angin ban, artinya semakin banyak pula volume udara didalam ban. Kondisi ini akan menimbulkan tekstur ban yang keras karena tekanan angin ban saling berhimpitan.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Akibatnya, ban akan kehilangan daya serap terhadap getaran karena tekanan angin ban yang berlebih. Rasanya, kita seperti mengendarai mobil dengan besi. Hal tersebut tentu akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman karena harusnya mobil berjalan mulus malah bergetar apalagi kalau melewati jalan yang tidak halus.

Stabilitas dalam pengemudian berkurang

Jika tekanan angin ban berlebih secara otomatis handling mobil akan berkurang karena tekstur ban keras. Mengapa demikian? Ini terjadi karena saat tekanan angin ban melebihi normal, akan menyebabkan ban menjadi kaku. Sehingga, ban kurang sempurna mencengkram jalan. Efeknya tentu berbahaya karena bisa membuat mobil selip. Kecuali mobil kamu sudah dilengkapi dengan ABS, mungkin efeknya tidak terlalu terasa.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Selain itu saat tekanan angin ban besar akan menyebabkan bagian tengah ban cenderung lebih menonjol. Tonjolan ini disebabkan karena bagian inilah yang paling lentur dibandingkan dengan bagian ban lain. Sehingga udara yang mengumpul di bagian ini akan membuat tapak ban yang menyentuh secara langsung berkurang.

Ban bagian tengah lebih cepat habis

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Selain itu, tekanan angin ban yang berlebih akan menyebabkan bagian tengah ban mengalami keausan lebih dulu. Kondisi seperti itu sangatlah berbahaya Sahabat, karena ban yang alur tapaknya sudah aus tidak memiliki daya cengkram yang baik dan riskan terhadap benda tajam yang dapat menyebabkan kebocoran.

Rawan meletus

Tekanan angin ban mobil yang terlalu keras bisa menyebabkan kecelakaan lho. Pernah mendengar mobil kecelakaan karena ban yang meledak ? Ini bisa terjadi pada mobil kamu kalau tekanan angin ban berlebihan.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Ko bisa? Ketika mobil sedang berjalan, ban akan menyentuh aspal, panas yang ditimbulkan oleh aspal akan merambat ke ban. Semakin lama mobil berada di aspal maka suhu ban otomatis juga semakin tinggi. Sesuai dengan hukum fisika, udara yang dipanaskan akan membuat molekul mengembang.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Dalam kasus ini adalah molekul tekanan angin ban mobil. Sehingga dalam kondisi suhu ban yang tinggi, akan membuat tekanan angin ban semakin tinggi pula. Namun, untuk kondisi ban yang baru mungkin kecil kemungkinan ban akan meledak, tetapi jika ban sudah berumur dan tipis hal tersebut memperbesar kemungkinan ban untuk meledak ketika melaju.

Selalu jaga tekanan angin ban dan kondisi

Nah, berbahaya bukan jika Sahabat tidak melakukan pengecekan tekanan angin ban mobil yang kamu miliki. Selain itu, Sahabat juga tidak boleh lho memilih ban secara asal-asalan. Harga mahal dan merek ternama dari luar ternyata belum tentu jadi solusi. Fatalnya ban mobil yang bermasalah bisa mengundang beberapa masalah misalnya konsumsi bbm yang lebih boros, kenyamanan selama berkendara, hingga yang paling membahayakan kondisi traksi yang kurang maksimum dengan karaketer permukaan jalan di Indonesia pada umumnya.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Selain itu, di Indonesia juga kerpa kali dilanda musim penghujan yang tidak menetu. Kecelakaan saat berkendara di musim penghujan lebih tinggi ketimbang di musim kemarau. Mengapa begitu? Karena para pemilik mobil lalai dalam melakukan perawatan ban. 

Untuk itu Sahabat Garasi harus ekstra hati-hati menjaga keselamatan saat berkendara. Selain itu pemilihan ban yang tepat juga akan mengurangi resiko kecelakaan. Pada musim hujan, Sahabat Garasi disarankan untuk memilih jenis ban yang sesuai agar tidak mudah terpeleset. Lalu seperti apakah jenis ban yang sesuai untuk musim hujan?

Tipe ban yang cocok untuk musim penghujan

Tipe Kembangan Sejajar

Pilihlah kembangan satu arah untuk digunakan pada musim hujan. Tipe kembangan seperti ini bisa memecah genangan air yang ada dijalanan. Akan tetapi juga perlu diselaraskan dengan tekanan angin ban.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Ban Yang Menggunakan Kompon Medium

Ban yang beredar di Indonesia biasanya mengusung 3 kompon ban diantaranya soft kompon, medium kompon, dan hard kompon. Pada musim hujan akan lebih tepat untuk memilih medium kompon, karena dengan medium kompon akan menggigit aspal yang basah akibat hujan lebih baik.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Ban yang berstandar internasional

Dengan menggunakan ban yang berstandar internasional akan lebih aman ketika berkendara. Karena ban yang sudah berstandar internasional, sudah dapat dipastikan bahwa ban tersebut telah melewati pengujian yang panjang. Terdapat berbagai macam standar yang ada didunia seperti DOT untuk Amerika, atau ECE untuk Eropa, GULF untuk timur tengah dll.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Setelah mengetahui jenis ban yang pas saat musim hujan, Sahabat juga harus memperhatikan tekanan angin ban kendaraan Sahabat. Tekanan ban pada mobil saat musim hujan harus dikurangi. Tekanan angin ban mobil harus diperhatikan saat musim hujan karena tekanan angin ban yang tidak sesuai bisa memicu kecelakaan tunggal dan melibatkan pengguna jalan lain.

Perhatikan indikator pada ban

Banyak yang beranggapan agar tekanan angin ban harus dikurangi dari aturan yang telah ditetapkan pabrikan. Hal ini dikarenakan kontak area ban dengan aspal menjadi lebih lebar, sehingga ban pengendara tidak akan tergelincir saat melakukan tikungan. Kondisi ini mengaca pada aktivitas balap di sirkuit.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Setelah itu, pengendara juga disarankan untuk rutin melihat kualitas bannya. Terdapat titik Tread Wear Indicator (TWI) atau indikator batas penggunaan ban, untuk melihat apakah ban tersebut masih layak pakai atau tidak.

Sebenarnya, produsen ban di Indonesia sudah menciptakan jenis ban yang telah disesuaikan untuk kondisi basah dan kering dalam satu ban. Akan tetapi tidak ada salahnya jika ilmu-ilmu berkendara, seperti memperhatikan tekanan ban, diterapkan dalam berkendara setiap hari. Hal tersebut dilakukan agar pengendara dapat lebih aman saat berkendara.

Berapa Tekanan Angin Ban yang Ideal?

Kalau mobil, itu beda-beda tergantung besar velg dan bobot mobil tentunya. Misalkan untuk mobil MPV dan Middle SUV tekanan 30-35 PSI sudah cukup. Sementara untuk mobil yang lebih kecil (LCGC dan Hatchback) sekitar 28 hingga 32 PSI. Tetapi jika kamu membawa orang atau barang yang berlebih cukup dinaikkan 2 PSI saja dari angka rekomendasi tersebut.

Waspada! Tekanan Angin Ban Mobil Berlebih Membahayakan

Nah Sahabat, begitulah penjelasan tentang bahaya tekanan angin ban berlebih, pemilihan ban di musim hujan dan tekanan angin ban yang cocok untuk mobil kamu. Semoga dengan infomasi yang diberikan bisa menambah wawasan Sahabat soal ban kendaraan. Selamat mencoba.

Foto: Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 14:31 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

bantipsinfomobilamanbarubekaslicinhujanairjakartabandungdepokjogja