Cek Aki Jadi Langkah Penting Saat Inspeksi Mobil Bekas
Cek Aki Jadi Langkah Penting Saat Inspeksi Mobil Bekas

Ini Alasan Penting Cek Kondisi dan Usia Aki Sebelum Beli Mobil Bekas

19 Mei 2026 | 11:55 WIB

Membeli mobil bekas memang menjadi pilihan menarik bagi banyak orang karena harganya lebih terjangkau dibanding mobil baru. Namun, selain memeriksa kondisi mesin, kaki-kaki, dan bodi, ada satu komponen penting yang sering luput dari perhatian, yakni aki mobil.


Padahal, kondisi aki sangat berpengaruh terhadap performa dan sistem kelistrikan kendaraan. Jika aki sudah lemah atau mendekati soak, pemilik baru bisa langsung menghadapi biaya tambahan tidak lama setelah mobil digunakan.


Aki memiliki fungsi vital sebagai sumber daya listrik utama untuk menyalakan starter, sistem pencahayaan, audio, hingga berbagai fitur elektronik di mobil modern. Karena itu, pemeriksaan kondisi dan usia aki wajib dilakukan sebelum memutuskan membeli mobil bekas.

Ini Alasan Penting Cek Kondisi dan Usia Aki Sebelum Beli Mobil Bekas

Usia Produksi Aki

Salah satu cara paling mudah adalah mengecek usia produksi aki. Umumnya, aki mobil memiliki masa pakai sekitar dua hingga tiga tahun, tergantung pola penggunaan kendaraan dan perawatannya. Jika usia aki sudah melewati batas tersebut, calon pembeli perlu bersiap untuk menggantinya dalam waktu dekat.


Biasanya, kode produksi aki tercetak di bagian atas atau bodi aki. Kode tersebut menunjukkan bulan dan tahun produksi. Meski setiap merek memiliki format berbeda, informasi usia aki tetap bisa diketahui dengan cukup mudah.

Inspeksi Mobil Bekas

Untuk menghindari risiko mendapat mobil bekas dengan kondisi kurang baik, calon pembeli sebaiknya melakukan inspeksi kendaraan sebelum transaksi dilakukan. Selain usia, ada beberapa tanda aki mulai melemah yang perlu diperhatikan saat inspeksi mobil bekas. Misalnya starter terasa berat, suara mesin saat dinyalakan kurang responsif, lampu utama terlihat redup, hingga muncul indikator aki pada panel instrumen.


Masalahnya, gejala tersebut terkadang tidak langsung terasa ketika mobil hanya dicek dalam waktu singkat. Apalagi jika mobil jarang digunakan atau hanya dipanaskan sesekali oleh penjual. Langkah inspeksi mobil penting untuk memastikan mobil masih layak pakai dan tidak memiliki kerusakan tersembunyi yang bisa menimbulkan biaya tambahan di kemudian hari.

Ini Alasan Penting Cek Kondisi dan Usia Aki Sebelum Beli Mobil Bekas


Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah layanan inspeksi dari Garasi.id, di mana mobil akan dicek langsung oleh inspektor berpengalaman dari Garasi.id maupun partner resmi dengan 170 titik pengecekan untuk semua jenis mobil. Selain memeriksa kondisi aki menggunakan alat battery tester, pemeriksaan meliputi kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem kelistrikan. Dengan ini calon pembeli bisa mengetahui kondisi asli mobil, memperkirakan biaya perbaikan, dan memastikan harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi kendaraan. 

Kondisi Fisik Aki

Calon pembeli juga perlu memeriksa kondisi fisik aki, terutama pada bagian terminal atau kutub aki. Jika terlihat karat, kerak putih, atau kotoran menumpuk, hal itu bisa menjadi indikasi aki kurang terawat atau adanya gangguan pada sistem kelistrikan. Mobil bekas yang terlalu lama diparkir tanpa dipanaskan rutin juga berpotensi mengalami penurunan performa aki. Kondisi ini cukup sering terjadi pada kendaraan yang disimpan di showroom maupun garasi dalam waktu lama.

Ini Alasan Penting Cek Kondisi dan Usia Aki Sebelum Beli Mobil Bekas


Tidak sedikit pula penjual yang hanya mengganti aki dengan produk seadanya agar mobil bisa distarter dan terlihat normal saat dijual. Karena itu, pemeriksaan visual saja belum cukup untuk memastikan kondisi aki benar-benar sehat.


Agar lebih akurat, pengecekan sebaiknya dilakukan menggunakan alat tester aki atau voltmeter untuk melihat tegangan aktual. Tegangan aki yang normal saat mesin mati umumnya berada di kisaran 12 volt lebih. Jika berada jauh di bawah angka tersebut, kemungkinan kondisi aki sudah melemah.


Meski terlihat sebagai komponen sederhana, aki yang bermasalah dapat memicu gangguan pada berbagai sistem kelistrikan mobil. Bahkan dalam beberapa kasus, kerusakan aki bisa berdampak pada alternator atau komponen elektronik lainnya yang biaya perbaikannya tidak murah.


Karena itu, jangan hanya tergiur harga murah saat membeli mobil bekas. Pastikan seluruh komponen pendukung, termasuk aki, diperiksa dengan teliti agar mobil tetap nyaman digunakan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan di awal pemakaian.



Ditulis oleh ALVINA NURHALIZA
Terakhir diupdate: 19 Mei 2026 | 11:55 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

garasiidakimobilmobilbekasusedcarinspeksimobilbatterytipsotomotif
Logo Garasi.id
Copyright © 2026 PT. Digital Otomotif Indonesia All Rights Reserved