Lakukan Perawatan Mobil Matic Kamu
Lakukan Perawatan Mobil Matic Kamu

Penyakit Mobil Matic Yang Perlu Kamu Ketahui, Jangan Disepelekan!

25 Nov 2021 | 15:37 WIB

Belakangan ini mobil dengan transmisi otomatis (matic), sudah menjadi andalan bagi sebagian besar masyarakat di Tanah Air, terutama di kota-kota besar. Hal ini disebabkan mobil matic lebih mudah dipergunakan dan nyaman di sepanjang perjalanan.

Meskipun mobil matic ditawarkan dengan harga lebih mahal puluhan juta dibandingkan manual, namun hasil penjualannya tetap lebih banyak matic. Bagi pengguna di kota-kota besar, kendaraan ini lebih memanjakan terutama saat berada di jalanan padat.


Kenyamanan berkendara dari para pengguna mobil matic bisa berkurang, jika para pemiliknya kerap abai dalam hal perawatan. Berbagai masalah bisa timbul pada mobil matic, apabila dalam penggunaannya kerap melakukan kesalahan.

Mobil matic ternyata memiliki penyakit yang perlu diwaspadai ya, Sahabat Garasi. Banyak pemilik mobil matic yang masih abai meskipun telah mengalami berbagai gelaja ringan pada kendaraannya.


Pelajari Dan Pahami Fungsi Dari Fitur Mobil Matic

Pelajari Dan Pahami Fungsi Dari Fitur Mobil Matic


Sekadar informasi, mekanisme tuas transmisi di mobil matic terdiri dari beberapa komponen penting mencakup torque converter, planetary gear unit, hydraulic control unit, manual linkage dan automatic transmission fluid (ATF).

Untuk bisa menghasilkan perjalanan yang nyaman, komponen-komponen tersebut di atas harus bisa menjalankan fungsinya masing-masing dengan baik dan benar. Komponen itu juga bisa lebih cepat masa pakainya, jika dalam penggunaannya kerap tidak sesuai anjuran pabrikan.

Sebenarnya ketika mobil matic bermasalah, pasti akan memiliki gejala-gejala tertentu. Para pemilik kendaraan harus lebih peka mengetahui berbagai pertanda dari penyakit mobil bertransmisi otomatis atau matic.


Dengan mengetahui gejala penyakit mobil matic sejak dini, tentunya akan membuat penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga bisa meminimalisir biaya perbaikan yang biasanya besar. Berikut ini penyakit mobil matic yang sering kamu temui:

  • Hentakan Kasar

Mobil matic yang memiliki gejala menyentak saat perpindahan gigi tidak bisa diremehkan. Biasanya masalah ini terjadi salah satunya karena oli transmisi sudah kotor dan perlu segera diganti.

Sentakan bisa berasal dari masalah pada AT Solenoid. Komponen penting pada mobil ini memiliki cara kerja dengan mengaktifkan clutch dan brake untuk mengatur aliran oli pada mesin. 

Apabila komponen yang bekerja secara elektrik berdasar perintah Transmission Control Module (TCM) ini rusak, maka sudah pasti akan menjadi penyebab mobil matic nyentak karena kerja aliran oli terganggu. Untuk pemilik mobil matic, bisa juga mengalami masalah ini akibat kesalahan penyetelan kabel accelerator kickdown.

Kabel accelerator kickdown terletak pada bagian throttle valve yang tergabung dalam satu bagian dengan accelerator pedal gas. Apabila penyetelan atau pemasangannya tidak tepat, maka bisa menyebabkan kendala mobil nyentak dengan sendirinya.

Pada mobil matic terbaru, pemicu sentakan bisa berasal dari masalah di TCM. Di dalamnya terdapat banyak komponen komputer transmisi, akurator, dan sensor yang mengatur sistem kerja AT clutch dan brake dengan bantuan sistem tekanan hidrolik. Kalau satu saja dari bagian sistem elektrik ini bermasalah, maka mobil matic Kamu akan nyentak.

Kemungkinan terakhir penyebab mobil matic nyentak adalah kebocoran pada bagian oli transmisi. Apabila oli sudah terganggu, maka sistem di dalam mesin akan bermasalah. Hal yang sama juga bakal terjadi ketika oli transmisi aus dan kotor, tekanannya tidak akan mampu mengangkat perpindahan gigi dengan sempurna.

Alhasil, putaran yang dihasilkan oleh mesin pun tidak sesuai dan getaran mobil akan berpindah ke perputaran tinggi. Perpindahan mendadak ini menghasilkan hentakan pada mobil.

Selain itu, masalah ini juga bisa disebabkan karena adanya masalah kerusakan pada komponen di dalamnya. Untuk mengetahuinya, Sahabat Garasi patut melakukan pengecekan di bengkel langganan.


  • Suara Dengung

Pada awalnya, suara mendengung itu mirip dengan suara dari mesin. Namun, lama kelamaan suara tersebut bertambah keras dengan munculnya bunyi mirip ketukan benda-benda tumpul yang beradu.

Suara tersebut berasal dari beberapa komponen di peranti transmisi yang saling berbenturan karena mekanisme pergerakannya terhambat akibat kurang kuatnya dorongan oli transmisi.


  • Bau Terbakar

Fungsi pelumas pada dasarnya di mobil matic tidak hanya membantu melancarkan pergerakan komponen, namun juga menjaga stabilitas suhu komponen yang dilumerinya. Beberapa kendaraan bahkan memiliki mini-radiator untuk transmisi yang tugasnya mendinginkan pelumas.


Kenyamanan Berkendara Bisa Berkurang

Kenyamanan Berkendara Bisa Berkurang


Umumnya yang menimbulkan bau terbakarnya pelumas oli pertanda transmisi panas berlebihan adalah berkurangnya volume pelumas transmisi, baik karena bocor atau pelumas telah berubah kotor.


  • Mesin Bergetar

Sejatinya mobil dengan mesin konvensional pasti akan menimbulkan getaran, namun dalam tahap yang wajar. Ketika getarannya mulai tidak wajar, maka pemilik mobil perlu melakukan pengecekan lebih lanjut di bengkel terdekat.

Getaran berlebih akan menimbulkan efek seperti merinding saat akselerasi awal. Kondisi seperti ini bisa jadi terdapat masalah pada sistem transmisi, bisa juga indikasi gesekan kopling yang sudah mulai aus.


  • Susah Pindah Persneling

Perpindahan gigi memang tidak dibutuhkan saat mobil melakukan perjalanan secara konstan. Namun perpindahan gigi tetap diperlukan saat melakukan manuver maupun berhenti di lampu merah.

Nah, problem mobil matic lainnya adalah gagal atau susahnya menggerakan tuas. Kendala ini biasanya terjadi karena adanya masalah pada switch dari sistem transmisi. Masalah ini membuat posisi tuas tersangkut dan membuat sulit untuk dipindahkan. Misalnya tuas tidak bisa bergerak dari posisi P atau parkir.

Untuk itu, Sahabat Garasi harus membawa kendaraan kesayangannya ke bengkel agar bisa segera dianalisa masalahnya. Jika bukan berasal dari switch, maka bisa jadi mobil harus dilakukan overhaul.

Namun jika masalahnya berasal dari switch, pemilik kendaraan bisa melakukan penyetelan menggunakan kunci pas 12 mm. Bisa juga masalah ini terjadi karena sekring yang putus, sehingga Kamu hanya perlu menggantinya sesuai rekomendasi pabrik.


  • Persneling Tidak Sesuai Tuas

Tidak hanya tuas yang bisa mengalami masalah, namun gigi pada sistem transmisi otomatis. Misalnya tuas sudah berada di posisi D atau Drive, namun mobil tidak kunjung bergerak.

Dalam kasus ini, gearbox bisa jadi mengalami masalah. Bisa jadi karena kabel di dalamnya mengelupas atau bahkan putus, sehingga posisi gigi tidak mengikuti tuas.


  • Telat Respons

Mobil matic memang terkenal memiliki akselerasi lebih lemot daripada manual. Namun jika responsnya terlalu lambat, bisa jadi terdapat masalah pada sistem transmisi.

Dalam hal ini kemungkinan drive plate atau plat kopling mobil sudah sangat tipis. Khusus pada transmisi otomatis kemungkinan kinerja body valve sudah melemah.


  • Tidak Bisa Mundur

Penyakit mobil matic paling serius, maka gejalanya juga tidak main-main. Salah satunya adalah kendaraan kesulitan untuk melakukan gerakan mundur.

Kondisi ini tentunya akan sangat menyulitkan para penggunanya, terutama saat melakukan manuver parkir. Kondisi ini akan memaksa pemilik kendaraan memboyongnya ke bengkel.


Penyakit Mobil Matic Yang Perlu Kamu Ketahui, Jangan Disepelekan!

Jangan Sampai Mobil Matic Kamu Mogok


Biasanya, kesulitan memundurkan mobil disebabkan oleh kerusakan pada sistem mekanik transmisi otomatis. Untuk mencegahnya, Kamu tentu wajib melakukan pemeriksaan berkala mobil matic kesayangan.

Transmisi otomatis mobil memang memberikan kenyamanan pada para penggunanya. Namun jika tidak mendapatkan perawatan yang baik, maka akan memberikan masalah yang dijamin menyusahkan.

Ditulis oleh ALDY SURYA
Terakhir diupdate: 26 Nov 2021 | 09:43 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifmobilmaticservisberkalaperawatanmobilgarasiid