Lama Diparkir, Ban Mobil Bisa Getar? Ini Penyebabnya
Lama Diparkir, Ban Mobil Bisa Getar? Ini Penyebabnya

Jangan Kaget! Ternyata Ini Penyebab Ban Mobil Getar Usai Lama Diparkir

25 Apr 2026 | 10:00 WIB

Mobil yang terlalu lama terparkir tanpa digerakkan sering kali dianggap aman karena tidak mengalami aktivitas di jalan. Padahal, kondisi ini justru bisa memicu berbagai masalah teknis, salah satunya pada bagian ban. Permasalahan yang kerap muncul adalah flat spot, yaitu kondisi di mana tapak ban berubah bentuk dan tidak lagi bulat sempurna akibat tekanan statis dalam waktu lama.


Flat spot terjadi karena ban terus-menerus menopang bobot kendaraan pada satu titik tanpa adanya pergerakan. Dalam kondisi diam, beban kendaraan akan terfokus pada area tertentu di ban, sehingga memicu deformasi atau perubahan bentuk. Ketika mobil kembali digunakan, kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya getaran, terutama saat awal kendaraan mulai melaju.

Jangan Kaget! Ternyata Ini Penyebab Ban Mobil Getar Usai Lama Diparkir

Masalah ini umumnya dialami oleh kendaraan yang jarang digunakan, seperti mobil kedua di rumah, mobil koleksi, atau kendaraan yang hanya dipakai pada waktu tertentu. Flat spot sendiri memiliki dua jenis, yaitu sementara dan permanen. Pada kondisi ringan, flat spot bersifat sementara dan dapat hilang dengan sendirinya setelah mobil digunakan beberapa kilometer. Hal ini terjadi karena ban kembali berputar, menghasilkan panas, dan membantu struktur karet kembali ke bentuk semula.


Namun, jika mobil dibiarkan terlalu lama tanpa pergerakan, deformasi yang terjadi bisa menjadi permanen. Dalam kondisi ini, bentuk ban sulit kembali normal meskipun sudah digunakan. Dampaknya tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara akibat getaran yang terus terasa, tetapi juga dapat memengaruhi komponen lain seperti sistem suspensi. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi menimbulkan kerusakan lanjutan yang tentu membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.


Untuk mencegah terjadinya flat spot, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan oleh pemilik kendaraan. Salah satunya adalah dengan tetap menggerakkan mobil secara berkala. Idealnya, mobil digunakan setidaknya dua minggu sekali, meskipun hanya untuk perjalanan singkat. Tujuannya agar posisi tapak ban berubah dan tidak terus-menerus menahan beban di titik yang sama.

Jangan Kaget! Ternyata Ini Penyebab Ban Mobil Getar Usai Lama Diparkir

Selain itu, menjaga tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan juga menjadi hal penting. Tekanan angin yang kurang akan membuat ban lebih mudah berubah bentuk saat menopang beban dalam waktu lama. Sebaliknya, tekanan yang sesuai membantu ban mempertahankan struktur dan distribusi beban secara lebih merata.


Jika mobil benar-benar tidak bisa digunakan dalam waktu lama, alternatif lain yang bisa dilakukan adalah menggeser posisi kendaraan secara berkala. Cara ini cukup efektif untuk memindahkan titik beban ke bagian ban yang berbeda, sehingga risiko deformasi dapat diminimalkan.


Dengan perawatan yang sederhana namun konsisten, risiko terjadinya flat spot bisa dicegah. Hal ini penting untuk menjaga performa ban tetap optimal, sekaligus memastikan kenyamanan dan keselamatan saat kendaraan kembali digunakan di jalan.

Ditulis oleh ALVINA NURHALIZA
Terakhir diupdate: 25 Apr 2026 | 10:00 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

garasiidbanmobilbanbotakparkirmobilperawatanbantipsotomotif
Logo Garasi.id
Copyright © 2026 PT. Digital Otomotif Indonesia All Rights Reserved