Jika peredam kejut sudah rusak atau lemah, pengendalian mobil pun akan sangat berbahaya
Periksa kaki-kaki mobil setelah perjalanan jauh

Peredam Kejut Rusak ? Ketahui Gejalanya

30 Jun 2019 | 10:01 WIB
BAGIKAN

Hai Sahabat. Apakah ada yang pernah merasakan kalau pengendalian mobilnya menjadi berkurang saat melaju melewati marka jalan atau permukaan jalan yang bergelombang? Mobil terasa bergoyang dan timbul suara-suara berisik dari arah roda saat melintasi lubang atau gundukan? Ada kemungkinan peredam kejut atau shock absorber mobil Sahabat sudah rusak atau lemah. Untuk dapat mengenali gejala kerusakannya, mari kita simak uraian berikut ini:

  • Terjadi ayunan atau guncangan hebat pada saat menerjang lubang, gundukan atau permukaan jalan yang bergelombang. Hal tersebut tentu saja dapat mengurangi kenyamanan pengemudi dan penumpang dan kalau terlalu ekstrim dapat menyebabkan kerusakan ban atau perangkat kaki-kaki lainnya.
  • Pengendalian mobil saat melaju sangat berkurang dan tidak stabil apalagi saat melewati marka jalan atau permukaan jalan bergelombang. Jika sudah tidak berfungsi sama sekali dapat menimbulkan bunyi berisik di bagian shock absorber yang sudah rusak.
  • Untuk shock absorber  yang menggunakan minyak bukan per, secara fisik dapat ditandai dengan keluarnya minyak dari shock absorber yang sudah rusak, semakin lama semakin banyak minyak yang akan keluar. Jika minyak di dalam shock absorber habis maka akan mengakibatkan tidak berfungsinya shock absorber sama sekali.
  • Proses keausan permukaan tapak pada ban mobil yang tidak rata, terutama pada bagian roda yang shock absorbernya rusak. Hal tersebut dapat berdampak pada ban dikarenakan terlalu lama diabaikan sehingga menimbulkan efek yang berbahaya karena kestabilan berkurang.
  • Pada kondisi mobil yang sedang parkir, berikan tekanan dengan tangan pada salah satu bagian body mobil bila terlihat lebih mengayun, maka pada bagian itu lah shock absorber sudah rusak. Namun pengecekan seperti ini perlu keahlian khusus karena harus teliti dalam melihat ayunan dan tingkat kelembutannya.

Baca juga: Rawat kaki-kaki mobil, sahabat harus tahu 4 komponen ini


Nah Sahabat, setelah mengenali gejala kerusakan shock absorber seperti uraian di atas, maka sebaiknya mobil milik Sahabat segera ditangani agar tidak merusak komponen kaki-kaki lainnya seperti ban yang tidak merata keausan tapaknya.


Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 02 Jul 2019 | 13:09 WIB
BAGIKAN