Power Steering Kamu Berat, Coba Cek Bagian Ini
Power Steering Kamu Berat, Coba Cek Bagian Ini

Power Steering Kamu Berat, Periksa Dulu Sebelum Dibawa Ke Bengkel

29 Apr 2024 | 13:28 WIB

Sahabat Garasi, Apakah Kamu pernah merasakan power steering terasa berat? Jika pernah, sistem kemudi ini harus segera dilakukan perbaikan. Power steering sendiri merupakan salah satu komponen pada mobil yang sistem kerjanya dapat membantu pengemudinya agar bisa menggerakkan mobil dengan lebih mudah. 

Power Steering Kamu Berat, Periksa Dulu Sebelum Dibawa Ke Bengkel


Dengan adanya komponen ini, kemudi akan terasa lebih ringan saat diputar meski mobil melaju dalam kecepatan yang rendah seperti saat macet atau parkir, sehingga apabila power steering rusak, kenyamanan berkendara akan terganggu.

Ini tips memeriksa power steering pada ban mobil:

  1. Putar Setir

Tips memeriksa power steering yang pertama adalah memutar setir ke kiri atau ke kanan. Apabila Kamu mendengar suara yang tidak wajar saat setir diputar artinya power steering kurang minyak pelumas.

Tidak perlu khawatir bila mendapati mobil bekas dengan kondisi tersebut, Kamu cukup menambahkan cairan pelumas maka suara aneh tersebut tidak akan terdengar lagi.

Selain itu, power steering yang bermasalah juga ditandai dengan setir yang terasa berat saat melakukan putaran dan tidak berputar sendiri atau kembali ke posisi semula setelah melakukan putaran.

  1. Ban Kurang Responsif

Selanjutnya, untuk mengetahui kondisi power steering coba perhatikan respon ban. Apabila respon ban saat berbelok sangat lambat padahal setir sudah diputar artinya power steering sudah tidak berfungsi dengan baik.

Gejala power steering rusak juga menimbulkan getaran pada roda kemudi atau steering wheel. Getaran ini muncul akibat lamanya masa pakai.

  1. Perhatikan Posisi Setir

Tips memeriksa power steering berikutnya adalah pastikan Kamu memperhatikan posisi setir. Apabila tidak presisi atau miring kemungkinan power steering rusak dan ada yang tidak beres pada sistem kemudi.

Posisi setir yang tidak presisi tentu sangat berbahaya sebab mobil tidak akan bisa melaju di jalan yang lurus dengan sempurna.

  1. Cek Tapak Ban

Untuk memeriksa power steering bisa dilihat dari kondisi tapak ban. Apabila tapak ban habis tidak rata menandakan power steering rusak.

  1. Cek Ruang Mesin

Terakhir, cek ruang mesin untuk mengetahui apakah mobil incaran power steering-nya bermasalah atau tidak. 

Biasanya ditandai dengan adanya kebocoran oli power steering. Namun untuk yang satu ini biasanya berlaku untuk power steering yang masih menggunakan hidrolik. 

Perawatan Sederhana Ban Mobil Kamu

Ban tergolong komponen sangat penting dan komponen yang satu ini memang jadi penentu apakah sebuah kendaraan dapat melaju atau tidak. Terbuat dari bahan karet, ban adalah kunci perjalanan yang aman, nyaman, dan melegakan. 

Maka dari itu, pemilihan ban harus benar-benar diperhatikan begitu juga perawatannya. Akan sangat berbahaya apabila seseorang berkendara menggunakan ban yang tak layak di jalanan licin atau baru saja terkena hujan. 

Perhatikan cara berikut ini untuk rawat ban mobilmu dengan baik agar keselamatan keluarga selalu terjaga.

  • Sesuaikan Gaya Kemudi

Sangat penting untuk memperlakukan dan menyesuaikan gaya mengemudi dengan jenis ban. Kalau memiliki ban dengan ukuran dan tapak standar, jangan paksakan untuk bermanuver melebihi kapasitas. Kebiasaan seperti ini ternyata bisa membawa pengaruh buruk karet dan masa ban. 

Apabila medan atau jalan memang terlalu sulit, jangan paksakan kendaraan untuk melewatinya. Akan lebih baik kalau kamu memilih jalur lain yang lebih nyaman untuk dilewati.

  • Cek Tekanan Angin

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tekanan angin di dalam ban. Lakukan pemeriksaan secara berkala, paling tidak sebulan sekali. Pastikan tekanan angin ban mobilmu sudah sesuai dengan yang direkomendasikan. 

Jangan sampai kurang atau lebih. Hal tersebut bisa menimbulkan kerusakan pada tapak ban. Selain itu juga dapat menyebabkan permukaan tidak merata sehingga berpengaruh pada daya kendali dan pengereman mobil.

  • Rotasi Ban

Hal lain yang terkadang sering dilupakan adalah merotasi ban mobil. Lakukan pergantian posisi ban guna memperpanjang umur pemakaian ban. Rotasi ban sebaiknya dilakukan tiap 7.500 hingga 10.000 kilometer.

Caranya, menukar posisi dari keempat ban dari depan hingga belakang dengan cara menyilang.

  • Balancing

Ban juga perlu diseimbangkan agar mobil lebih nyaman saat dikendarai. Jangan lupa untuk melakukan balancing tiap kali penggantian atau rotasi ban. Selain itu, meningkatkan kenyamanan mengemudi juga bisa dilakukan dengan spooring dalam jangka waktu tertentu. 

Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan ban supaya keindahan mobil tetap terjaga. Jangan sampai bodi mobil terlihat kinclong, sementara ban dikotori oleh lumpur. 

Jika Sahabat ingin melakukan servis ban seperti spooring, balancing, dan perawatan rem, sahabat bisa cek di www.garasi.id.

Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 29 Apr 2024 | 13:28 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

tipsotomotifpowersteering
Logo Garasi.id
Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family