Sejarah Suzuki
Suzuki

Sejarah Suzuki Di Indonesia

15 Jun 2019 | 20:20 WIB

Sudah lama dan banyak produk asal jepang ini berseliweran di jalan-jalan ibu kota, bandelnya mesin membuat Suzuki mempunyai pasar yang bagus di Indonesia. Seperti sejarah sebelumnya tentang Jeep, Mercy, dan Ferrari. Kali ini Sahabat Garasi perlu tau tentang sejarah Suzuki di Indonesia.

Suzuki adalah perusahaan manufacturing otomotif yang memproduksi kendaraan roda dua (R2) roda empat (R4) dan outboarding atau mesin perahu. Di Indonesia, perusahaan ini telah dikenal sebagai salah satu dari manufaktur terbesar bersama dengan Toyota, Honda dan Mitsubishi.

Sejarah Suzuki Di Indonesia


Suzuki telah melalui perjalanan panjang di Indonesia sejak pertama kali memperkenalkan produknya pada tahun 1970 lalu dibawah bendera PT. Indohero Steel and Engineering Company dengan dua buah produk roda dua yaitu Type A100 dan FR70.

6 tahun kemudian, dibawah kepemimpinan Subronto Laras yang kemudian dikenal sebagai "Bapak Suzuki Indonesia", Suzuki memproduksi kendaraan roda empat pertamanya di dalam negeri masing masing daris egmen kendaraan niaga yaitu Pick Up Carry ST10 dan Suzuki Fronte sebagai mobil penumpang.

Baca juga: Kilas Balik : Begini Sejarah Mobil Di Indonesia

Satu tahun kemudian, bersamaan dengan program lokalisasi pemerintah, Suzuki memulai pengembangan generasi kedua dari mobil niaganya bernama Super Carry ST20.

1979 Suzuki mula mengembangkan kendaraans erbaguna bernama Suzuki Jimny LJ80 dan beberapa produk kendaraan roda empat seperti GP100, GP125 dan TS100.

1981, Jimny LJ80 dikembangkan menjadi SJ410 menggunakan mesin 4 silinder berkapasitas 1000cc yang kemudian dijadikan mesin standar untuk kendaraan roda empat keluaran Suzuki di Indonesia. Pada tahun 1983, ST20 yang telah dikembangkan sejak tahun 1977 akhirnya resmi diperkenalkan dan dijiual secara komersial, tahun itu pula setiap mesin dari kendaraan R4 produksi Suzuki telah melalui proses standarisasi.

1986, Suzuki mendapat penghargaan "Market Leader Award" untuk jenis kendaraan roda empatnya. Tahun 1990 Suzuki memperkenlkan Forsa Amenity untuk memenuhi permintaan konsumen akan mobil berjenis sedan dengan kapasitas 1300cc.

Pada tahun itu juga (1990) PT. Indomobil Suzuki Internasional yang merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) didirikan. 1991 Sepeda motor Suzuki RGR150, Suzuki Crystal dan TRS X-2 diluncurkan, tahun itu pula Suzuki Esteem dan Carry 1.3 diperkenalkan.

1993 Suzuki Vitara yang merupakan kendaraan penjelajag urban atau Sport Utility Vehicle dengan penggerak 4 roda (4WD) diperkenalkan kepasaran, setahun berikutnya Suzuki kemudian menghadirkan Escudo sebagai generasi penerus Vitara dengan sistem penggerak dua roda.

Masih di tahun 1994, PT. ISI membuat divisi Outboard untuk menangani bisnis outboard merk Suzuki di Indonesia mulai dari perakitan atau produksi, penjualan hingga purna jual dan mulai memasarkan mesin type 2 tak DT 2, DT 2.2, DT 4, DT 8, DT 9.9, DT 15 DT 25, DT 40, DT 60, DT 70, DT 85, DT 115, DT 140 dan DT 200.

1995 Suzuki mulai memasarkan sepeda motor Suzuki FD 110cc (Shogun), sementara di divisi R4, mereka memperkenalkan Suzuki Sidekick yang merupakan bagian dari klan Vitara dan dijual lebih murah dibanding Suzuki Escudo.

Tahun 1996 Suzuki memperkenalkan Suzuki Baleno dan ditahun 1998 mereka menghentikan pemasaran mesin outboard tipe DT 2.

Tahun 1999 Suzuki mendapat sertfikat ISO sebagai bukti kepercayaan internasional, mereka juga menghadirkan mobil kompak berkapasitas 1000cc bernama Suzuki Karimun, mobil ini juga mendapat kepercayaan tinggi oleh pasar Jepang sebagai kendaraan terfavorit.

2000 sejalan dengan kebijakan pemerintah mengenai pajak dan demi mencapai efisiensi yang tinggi, Suzuki menurunkan kapasitas Baleno dan Futura menjadi 1500cc serta memperkenalkan Baleno bertransmisi otomatis.

2001 Suzuki memperkenalkan Suzuki Escudo berkapasitas 2.0L.

2002, dengan berkembangnya trend baru di tengah masyarakat Indonesia yakni mobil keluarga serbaguna atau multi purpose vehicle (MPV) Suzuki meluncurkan produk terbarunya bernama Aerio.

2003 dengan kondisi pasar dan perekonomian dalam negeri yang semakin kondusif, Suzuki meluncurkan variant terbaru dari klan Vitara / Escudo yakni Grand Escudo XL-7 atau Extra Large 7 passenger, sementara di kelas SUV menegah mereka menghadirkan Escudo dengan kapasitas mesin yang lebih kecil yakni Escudo 1.6L.

Tahun itu juga mereka melakukan penyegaraan pada Baleno dengan menghadirkan mobil SX4 type sedan serta mulai menggarap dari Minibus Personal van sebagai pengembangan dari Suzuki Carry.

Thaun 2004 Suzuki Indonesia mulai menggarap Project Mother Plan dari Suzuki Motor Corp yang bernama Suzuki APV (All Purpose Van / Asian Project Vehicle), selain dipasarkan di Indonesia, APV juga diekspor ke mancanegara, tahun 2005 Suzuki APV bertransmisi automatik menyusul diluncurkan.

Tahun 2006 Suzuki menghadirkan sejumlah produk terbarunya mulai dari Grand Vitara, APV Otomotic dan APV Face to Face. Selain itu mereka juga memperkenalkan APV Euro dan Futura Euro yang lebih ramah lingkungan karena rendah emisi gas buang.

Suzuki mulai memproduksis endiri Suzuki Swift secara CKD melalui fasilitas Suzuki Indomobil Motor Plant TB II, project mother plan mereka, APV juga terus dikembangkan dengan menghadirkan APV GA2. Suzuki juga memperkenalkan variant terbaru dari citycar mereka dengan nama Karimun Estilo. Sedangkan dari jenis kendaraan niaga, pabrikan berlambang S ini meluncurkan Carry 100 ST.

Foto : Internet

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 03:32 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbarubekassuzukiindonesiajepangsejarah