Mobil Matic Nanjak
Menanjak Dengan Mobil Matic

Tanjakan Dengan Matic, Begini Caranya

12 Mar 2019 | 14:31 WIB

Pada mobil transmisi manual saat akan melewati jalan menanjak biasanya driver akan menurunkan gigi ke posisi yang lebih rendah misalnya dari gigi 3 ke gigi 2, hal ini untuk mendapatkan torsi atau tenaga yang lebih besar agar lebih ringan dan mampu menanjak dengan mudah. Akan tetapi Sahabat Garasi tau nggak bagaimana cara menurunkan gigi pada mobil bertransmisi otomatis atau matic?

Pada mobil matic ada 3 mode saat bergerak maju yakni D (maju jalan datar halus), 2 (atau D2 yakni maju jalan sedikit menanjak), 1 (atau L yakni maju jalan tanjakan curam atau sama dengan gigi 1 pada mobil manual).

Tanjakan Dengan Matic, Begini Caranya

Jika tanjakan tidak begitu berat maka Sahabat Garasi bisa memindah gigi dari posisi D ke 2 (atau D2), akan tetapi Sahabat Garasi pernah merasa tidak, kadang dengan cara tersebut kita masih belum bisa mendapatkan torsi yang kita inginkan atau harusnya lebih turun lagi giginya? jika dalam keadaan seperti ini kamu seharusnya tahu bahwa sistem mobil matic memiliki sistem "Kick Down" yakni cara menurunkan satu gigi dengan injakan gas kemudian secara otomatis akan naik bila rpm mesin sudah tinggi.

Cara kick down ini adalah menginjak dengan cepat atau spontan pedal gas, maka sistem transmisi akan menurunkan gigi transmisi 1 step lagi untuk mendapatkan torsi yang lebih kuat (mobil lebih ringan). Nah saat tuas transmisi sudah dipindah ke D2 tapi kita belum mendapatkan tenaga yang dikira cukup untuk menaklukkan tanjakan maka sebelum menanjak lakukan kick down ini yakni mengegas dengan spontan.

Mekanisme kick down ini ada pada hampir semua mobil matic, bahkan matic jadulpun sudah memiliki sistem ini, jadi sebenarnya teknik ini bisa diaplikasikan pada semua mobil matic. Lalu saat menanjak maka sistem ECU akan menaikkan kembali gigi transmisi jika dirasa perbandingan antara Rpm mesin dan kecepatan sudah cukup besar. Nah untuk itu, mulai sekarang jangan khawatir ya Sahabat Garasi untuk mencoba tips ini.


Selain itu, bila Sahabat sering berkendara berarti Sahabat harus mengerti juga cara merawat transmisi mobil matic Sahabat. Pasalnya, bila menggunakan transmisi pada mobil matic secara sembarangan, biaya perbaikanya akan sangat mahal. Jadi jangan sekali-sekali Sahabat melakukan 4 tindakan berikut ini yang bisa bikin usia girboks matic menjadi pendek.


Baca juga: Kenali Gejalanya, Ini Ciri Awal Kerusakan Mobil Matic

Meskipun sepele, hal ini bisa merusak transmisi otomatis mobil Sahabat dalam jangka panjang.

1. Telat mengganti oli transmisi

Mobil yang bertransmisi otomatis wajib hukumnya untuk mengganti oli transmisi secara rutin dan tepat waktu.
"Berbeda dengan mesin, komponen dalam girboks lebih rawan rusak jika pelumasan kurang ataupun kerak yang mengendap akibat oli transmisi yang belum diganti," ujar Heri, manajer operasional bengkel DTM Station, seperti yang dilansir dari GridoTo (9/7).

2. Pindah transmisi sambil melaju

Bersumber dari beberapa manual book mobil, contohnya Honda CR-V generasi 3 dan All New Mitsubishi Pajero Sport, perpindahan transmisi sambil melaju akan merusak girboks.

Perpindahan pada posisi N ke D dan sebaliknya tidak menjadi masalah, kecuali perpindahan ke R dan P.

Jika dilakukan saat mobil melaju akan terasa gejala hentakan dari girboks yang berpindah berlawanan dengan laju mobil secara mendadak sehingga akan merusak bagian gir dan kampas kopling.

3. Transmisi di posisi L pada jalan landai dan menurun

Memang pada transmisi otomatis tidak terjadi engine break dan posisi L membantu proses engine break saat kondisi jalan menurun atau landai.


Nah Sahabat, begitulah tips berkendara di tanjakan dengan menggunakan mobil matic dan cara merawatnya agar tidak rusak. Semoga tips ini bisa menambah wawasan Sahabat saat berkendara ya.
Foto : Garasi.id

Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 | 11:56 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tipsmobilmaticotomatisbarubekastanjakkanjalananJakartabandungsurabayajogjadepokbekasitanggerang