Busi yang kotor mengindikasikan pengapian di ruang bakar kurang sempurna
Jarang melakukan pengecekan mesin bisa membuat performa mesin menurun

Tips Memaksimalkan Pembakaran di Ruang Mesin Mobil

18 Jul 2019 | 18:30 WIB
BAGIKAN

Memiliki kendaraan yang irit tapi juga bertenaga menjadi keinginan banyak orang. Tetapi, irit lebih mengarah ke penghematan yang imbasnya ada pada performa mesin lebih rendah sementara kalau ingin mesinnya lebih bertenaga maka bensin nya menjadi lebih boros. Sistem injeksi adalah solusi atas masalah diatas, dimana campuran udara dan bensin yang masuk ke ruang bakar diatur secara real-time oleh teknologi berbasis komputer.

Hasilnya, pembakaran didalam mesin lebih sempurna sehingga mesin lebih efisien (seimbang antara irit dan power). Namun, apa pembakaran yang efisien hanya terdapat pada injeksi ? bagaimana dengan sistem karburator, apa bisa mendapatkan pembakaran yang lebih sempurna?

Tips Memaksimalkan Pembakaran di Ruang Mesin Mobil

Secara umum, efisiensi pembakaran mesin itu dipengaruhi oleh perbandingan kadar udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar. Sistem injeksi atau sistem karburator itu hanyalah alat untuk mencampurkan dua molekul tersebut. Jadi, asal campurannya pas maka baik injeksi maupun karburator bisa mendapatkan pembakaran yang sempurna. Ternyata, kita bisa mengetahui apakah pembakaran mesin berlangsung efisien atau tidak dari elektroda busi. Secara umum ada tiga kondisi yang sering ditemui pada elektroda busi.

Elektroda busi berwarna coklat

Warna cokelat pada elektroda busi menandakan bahwa pembakaran didalam mesin itu berlangsung secara sempurna atau efisien. Warna coklat disini bisa beragam, umumnya coklat seperti teh. Ini menandakan campuran udara dan bensin pada mesin, sudah tercampur secara ideal.

Elektroda busi berwarna hitam pekat

Warna hitam pekat pada elektroda busi menandakan adanya kelebihan bahan bakar, maka ini bisa diartikan campuran bensin lebih boros atau lebih kaya, sehingga pembakarannya pun kurang efisien. Pada pembakaran seperti ini, biasanya asap knalpot bau bensin serta kadang mengeluarkan asap hitam. Memang, ini membuat mesin lebih powerful tapi efeknya busi cepat mati, lebih boros bensin, serta akselerasi menjadi lebih berat.

Elektroda busi berwarna putih

Warna putih pada elektroda busi menandakan campuran bensin yang kurus atau kurang dari kadar normalnya. Kondisi ini menandakan bahwa bensin yang masuk ke ruang bakar lebih sedikit dibandingkan normalnya. Akibatnya, mesin akan lebih sulit dihidupkan serta mesin gampang mati sendiri.

Cara membuat pembakaran mesin lebih sempurna 

Kalau masih pakai karburator, kita bisa mengatur campuran udara dan bensin ini dengan mengganti ukuran pilot jet pada karburator sepeda motor. Dalam ranah modifikasi, biasanya ada variasi ukuran pilot jet, ada yang lebih besar untuk memperbanyak campuran bensin juga bisa diganti yang lebih sempit untuk memperirit bensin. Tetapi kalau injeksi, sepertinya susah kecuali anda bisa me-remap ECU pada sistem injeksi. Namun, sistem injeksi sudah dibuat secara default untuk mencapai pembakaran yang sempurna.


Baca juga: Mobil bekas wajib di remap ECU amankah


Ketika kamu menjumpai kondisi busi yang lebih putih, bisa jadi itu karena ada sumbatan pada selang bensin. Bisa dari fuel pump, atau dari injektor. Jadi cara yang bisa kamu ambil, adalah dengan melakukan flushing sistem injeksi. Jangan lupa gunakan bensin dengan oktan yang pas dengan tekanan kompresi kendaraan, karena jenis bensin yang dipakai juga mempengaruhi pembakaran mesin.


Foto : Garasi.id


Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 18 Jul 2019 | 18:30 WIB
BAGIKAN