Power steering mobil
Power steering mobil

4 Kerusakan Pada Power Steering Mobil yang Mengakibatkan Kemudi Mobil Terasa Berat

01 Agt 2020 | 12:21 WIB

Sistem power steering mobil ada dua jenis, tipe hidrolik dan tipe elektrik. Untuk tipe hidrolik, bisa dikenali dengan adanya oli power steering. Sementara tipe elektrik tidak menggunakan oli power steering. Ketika setir mobil kamu terasa berat, antara power steering tipe hidrolik dan tipe elektrik jelas beda penyebabnya. Mari simak penjelasan di bawah ini, apa saja penyebab dari setir mobil yang berat seperti yang dilansir oleh Daihatsu.co.id?

Oli Power Steering Mobil Kurang

Oli power steering mobil berfungsi sebagai fluida untuk menyalurkan energi dari pompa ke steering rack. Mungkin ada yang belum tahu, cara kerja power steering itu berawal dari pompa yang menghasilkan tenaga, tenaga tersebut disalurkan ke steering rack oleh oli power steering untuk meringankan pengemudian. 

4 Kerusakan Pada Power Steering Mobil yang Mengakibatkan Kemudi Mobil Terasa Berat

Meski pompa bekerja dengan normal, namun tenaga di steering rack itu masih sangat kurang menyebabkan pengemudian menjadi terasa berat. Kondisi berkurangnya oli power steering mobil bisa disebabkan karena ada kebocoran pada sirkulasi oli. Kebocoran itu bisa terjadi di pompa, selang, klem selang ataupun di steering rack. Biasanya, akan ada tetesan oli di lantai.

Kerusakan Pompa Power Steering Mobil

Kerusakan ini bukan cuma disebabkan karena oli power steering mobil yang bocor, ketika kamu merasakan power steering berat namun oli masih normal maka ada kemungkinan pompa power steering yang rusak. Karena kalau daya yang dihasilkan pompa kurang otomatis kekuatan power steering akan berkurang sehingga setir terasa berat. Kerusakan ini bisa disebabkan karena keausan pada poros pompa atau kerusakan pada bilah pompa. Kabar buruknya, pompa power steering itu sulit diperbaiki kalau rusak.

4 Ciri Kerusakan yang Menyebabkan Power Steering Mobil Berat

Kalaupun bisa, maka itu bisa mengundang masalah lain. Jadi kalau kena pompanya, cara paling aman adalah dengan melakukan penggantian. Secara umum, kerusakan pompa tidak menimbulkan masalah lain namun kalau muncul bunyi kasar dari pompa  bisa jadi ada komponen yang bergesekan parah di dalam pompa. Jadi kalau belum ada bunyi, Sahabat bisa langsung bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut namun kalau disertai bunyi kasar non aktifkan dulu sistem power steering mobil dengan cara diatas.

Selang Power Steering Tersumbat

Masalah ini sering tidak disadari oleh pemilik mobil karena selang yang tertekuk ini biasanya tersembunyi. Tapi akibatnya, ini akan menghambat sirkulasi oli power steering mobil sehingga setir mobil terasa berat. Kejadian ini bisa terjadi karena selang terdorong oleh komponen lain, atau terjepit saat melakukan perbaikan komponen lain.

4 Kerusakan Pada Power Steering Mobil yang Mengakibatkan Kemudi Mobil Terasa Berat

Kalau dibiarkan, maka ini akan menimbulkan masalah pada selang seperti selang yang bocor hingga pompa yang jebol. Jadi kalau Sahabat menemukan masalah setir berat cek juga jalur selang power steering mobilnya apakah ada yang tertekuk atau tidak.

Kerusakan Pada Steering Rack Mobil

Steering rack mobil berfungsi sebagai aktuator yang meringankan beban sistem kemudi. Didalam steering rack ini terdapat control valve yang mengontrol aliran fluida, ada poros steer, ada juga seal steering rack. Kerusakan pada salah satu komponen misal pada control valve akan membuat aliran fluida tidak beraturan, sehingga daya untuk meringankan pengemudian justru tidak terjadi. Begitu pula kalau poros steer aus, maka akan membuat setir berat hingga menimbulkan bunyi ketika setir dibelokan.

4 Ciri Kerusakan yang Menyebabkan Power Steering Mobil Berat

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang masalah steering rack, Sahabat perlu membawanya ke bengkel kepercayaan kamu seperti Garasi.id. Pasalnya jika ingin melakukan pengecekan komponen tersebut, mobil harus diangkat untuk mengecek bagian bawahnya (posisi steering rack ada kolong mobil). Kalau ternyata benar ada salah satu komponen didalam steering rack yang rusak, maka Sahabat perlu mengganti satu set steering rack. Hal itu dikarenakan komponen ini sulit untuk diperbaiki, kalaupun bisa mungkin hanya bertahan dalam waktu singkat sebelum akhirnya rusak lagi.

Perawatan Mobil itu Wajib

Nah, itulah 4 penyebab setir terasa berat yang diakibatkan oleh komponen power steering mobil rusak. Selain komponen tersebut Sahabat juga perlu merawat komponen lainnya agar mobil selalu optimal dan tetap terjaga kondisinya. Apa saja sih komponen yang perlu dirawat? Yuk simak di bawah ini.

1. Ban

  • Lakukan pengecekan untuk alur ban, dan kebocoran
  • Tekanan angin yang sesuai, biasanya terdapat sticker rekomendasi di pintu driver
  • Lakukan spooring dan balancing jika perlu
  • Lakukan rotasi ban jika perlu
  • Ban cadangan harus dalam keadaan optimal
  • Untuk pencegahan kita dapat mengisi cairan penambal otomatis di setiap ban yang dapat dibeli di toko otomotif.

2. Rem

  • Pengecekan Oli rem untuk jumlah oli dan kelayakan pakai olinya
  • Pengecekan kampas rem, hanya dapat dilakukan oleh tenaga ahli

3. Suspensi

Dalam rangkaian perawatan mobil, pengecekkan suspensi terbagi menjadi 2

  • Pengecekan untuk kebocoran damper
  • Pengecekan dudukan karet suspensi

4. Oli mesin

Saat perawatan mobil dilakukan oli harus diganti dengan oli yang berkualitas tinggi dan yang tahan panas, karena dengan kondisi macet otomatis mesin akan menjadi lebih panas, oli yang berkualitas rendah akan lebih mudah menguap dan rusak kadar olinya. Banyak Video online yang menjelaskan perbandingan antara oli berkualitas dengan oli biasa.

5. Coolant (air radiator)

Perawatan mobil di bagian radiator menjadi penting karena belajar dari pengalaman mudik, banyak kita melihat mobil-mobil di pinggir jalan dengan kap mesin terbuka dan uap panas keluar dari mesinnya, itu biasanya disebabkan karena mesin over heating, sehingga tekanan di dalam radiator meningkat sampai akhirnya ada part yang jebol.

6. Tune Up

Salah satu rangkaian dari perawatan mobil adalah Tune up. Untuk mobil modern lebih ke proses pembersihan sistem pembakaran mobil Sahabat baik diesel maupun bensin keduanya membutuhkan tune up secara berkala, tune up dapat mengembalikan tenaga mesin yang hilang karena pembakaran yang tidak efisien, menghilangkan mengelitik pada mesin bensin, dan mengurangi asap hitam pada mesin diesel. Sehingga ketika berpergian jauh konsumsi bbm mobil Sahabat tidak berlebihan.

7. Busi

Saat perawatan mobil dilakukan, busi di mesin bensin harus dicek dan diganti ketika sudah tidak layak pakai.

8. Filter udara dan filter bensin/solar

Saat melakukan perawatan mobil, sebaiknya semua filter diganti (bila perlu) untuk memastikan perjalanan jauh yang mulus.

9. Aki/accu

Aki sebaiknya diperiksa ke bengkel yang memiliki battrey tester, karena hanya dengan battery tester kita dapat mendapatkan persentase battrey life yang akurat, sebaiknya untuk perjalanan jauh aki dibawah 50% diganti dengan yang baru.

10. Air Conditioning /AC

Ketika melakukan perawatan mobil, pengecekkan bagian AC menjadi penting karena AC merupakan kebutuhan pokok pengendara, ketika terjebak kemacetan Sahabat dan keluarga tidak mau ikut kepanasan. Pada dasarnya AC mobil harus di cek oleh bengkel yang berpengalaman. AC mobil harus dingin maksimal dan tekanan freon harus normal, hembusan angin blower juga maximal dan tidak memiliki bau. Freon harus R134a (untuk mobil baru) murni dan tidak terkontaminasi karena dapat berbahaya bagi kesehatan. Filter AC harus bersih bebas debu dan jamur. Evaporator juga perlu dibersihkan untuk mendapatkan dingin yang maksimal.

Jasa dan Servis Garasi.id Solusi Perawatan Mobil Kesayangan

#PilihanAman Perawatan Mobil di Era New Normal

Dengan voucher untuk semua kebutuhan perawatan mobil kesayanganmu seperti perawatan mobil, servis mobil, cuci mobil, spooring mobil, balancing mobil, ganti oli, sampai dengan servis rutin bulanan. Dan untuk tetap jadi #PilihanAman perawatan kendaraanmu, kami juga menambahkan layanan home service dengan pembayaran kartu kredit cicilan 0%. Layanan yang Garasi.id berikan juga sudah mengacu kepada standarisasi protokol kesehatan. 

Keuntungan

  • Beragam Layanan Fogging & Disinfektan
  • Layanan Home Service*
  • Cicilan 0%
  • Menggunakan standarisasi protokol kesehatan

Semua itu bisa Sahabat dapatkan dengan cara cek Jasa dan Servis Garasi.id atau Sahabat bisa hubungi team customer service Garasi.id di nomor WhatsApp dan Telepon 0817-0250-888 atau kirim email ke clara@garasi.id.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Terakhir diupdate: 01 Agt 2020 | 12:21 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

tipstipsotomotiftipsgarasitipsototipsdantrikotomotiftipsmobil