Membeli Mobil Bekas
Membeli Mobil Bekas

5 Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Membeli Mobil Bekas

20 Jun 2021 | 19:49 WIB

Harga mobil semakin lama semakin mahal, ditambah lagi dengan harga pajak yang juga tinggi membuat banyak orang yang tadinya ingin membeli mobil jadi merasa diberatkan. Situasi yang memberatkan ini sangat dirasakan oleh orang yang memiliki kondisi finansial kurang baik. Oleh karena itu, sekarang banyak orang yang beralih ke mobil bekas daripada berusaha membeli mobil baru. Karena mobil bukan produk investasi, maka harganya akan selalu turun ketika sudah bekas pakai. Harganya yang cenderung jauh lebih murah daripada mobil baru menarik minat banyak orang untuk mulai membeli mobil bekas.

Umumnya, ketika mendengar kata bekas, kita langsung terbayang akan mobil yang kualitasnya sudah buruk, rongsok, dan sudah sangat tua, tapi sebenarnya tidak semua mobil bekas itu seperti itu loh. Ada juga banyak mobil bekas dengan kualitas bagus bahkan tampak seperti baru. Sahabat hanya harus jeli sebelum membeli. Hindari 5 kesalahan umum yang sering dilakukan orang ketika membeli mobil bekas ini dan dapatkan mobil bekas berkualitas dengan harga murah.

1. Tidak Menanyakan Sejarah Mobil

5 Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Membeli Mobil Bekas

Saat membeli mobil bekas, banyak hal yang harus kamu teliti, salah satunya adalah tentang sejarah mobil tersebut. Tanyakan dengan mendetil tentang hal ini. Mengetahui sejarah mobil tersebut adalah hal yang penting untuk menghindari kerugian yang mungkin muncul di kemudian hari.

Sebaiknya jangan membeli mobil bekas yang pernah tabrakan hebat, terendam banjir, dan odometernya bisa diatur ulang. Ketiga hal ini akan berpengaruh pada performa mesinnya yang mungkin tidak dirasakan dalam waktu dekat. Selain itu, tanyakan juga apakah mobil tersebut bekas jadi mobil sewaan atau mobil sitaan perusahaan leasing. Hal ini juga perlu ditanyakan untuk menghindari resiko kerugian Sahabat.

2. Tidak Mengerti Soal Mesin

5 Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Membeli Mobil Bekas

Hal penting yang juga harus diperhatikan saat membeli mobil bekas adalah kondisi mesinnya. Ketika membeli mobil bekas, Sahabat harus memprioritaskan untuk mengecek kondisi mesin, karena jika mesin mobil jelek, maka tidak ada gunanya Sahabat membeli mobil itu kan? Nah, masalahnya adalah tidak semua orang mengerti soal mesin, jadi yang harus Saahabat lakukan adalah mengajak teman atau orang lain yang Sahabat percaya dan mengerti soal mesin mobil dengan baik. Dengan begitu, Sahabat tidak usah ragu lagi dalam menentukan apakah mobil itu dalam kondisi bagus atau tidak.

Sahabat harus memastikan bahwa setiap komponen mesinnya original, atau setidaknya masih terlihat berfungsi dengan baik. Apabila Sahabat merasa bahwa mesin mobil itu sudah jelek, maka sebaiknya Sahabat mengurungkan niatmu untuk membelinya.

3. Tidak Memeriksa Catatan Servis Kendaraan

5 Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Membeli Mobil Bekas

Mungkin Sahabat sudah tahu bahwa mobil yang diservis dengan rutin dan dirawat dengan rajin pasti memiliki performa yang baik. Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya, yaitu dengan memeriksa catatan servis mobil dari pemilik mobil. Biasanya setiap kali melakukan servis, maka pihak bengkel akan menuliskan catatan servis berkala dan komponen apa saja yang pernah diganti sehingga Sahabat bisa lebih mudah dalam menilai performa mobil bekas tersebut.

Demi keamanan dan kenyamanan Sahabat, lebih baik pilihlah mobil yang rutin melakukan servis dan komponen yang diganti diusahakan yang original. Dengan begitu, kondisi mobil tersebut berarti masih baik dan lebih kuat.

4. Terburu-Buru Saat Test Drive

5 Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Membeli Mobil Bekas

Setelah mengecek kondisi mesin mobil dan melihat catatan servis kendaraan itu, bukan berarti bahwa mobil itu akan berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, Sahabat harus melakukan test drive atau uji coba ke jalanan. Dengan melakukan test drive, Sahabat akan mengetahui bagaimana performa mesin yang sebenarnya. Perhatikan suara mesin, getaran mesin, dan asap pada knalpot mobil tersebut.

Pada saat melakukan test drive, Sahabat harus melakukannya dengan teliti, jangan terburu-buru menilai karena kondisi mesin yang sebenarnya baru bisa dilihat setelah dipakai beberapa lama atau dibawa jalan beberapa jauh. Mungkin Sahabat akan dinilai sebagai pembeli yang rewel, tapi itu lebih baik daripada Sahabat menyesal nantinya.

5. Tidak Membandingkan Terlebih Dahulu

5 Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Saat Membeli Mobil Bekas

Sebelum Sahabat menjatuhkan pilihan mobil bekas mana yang akan dibeli, Sahabat harus menahan diri sejenak untuk melakukan perbandingan dengan yang lain. Untunglah sudah banyak situs jual beli mobil online, jadi Sahabat  tidak perlu lagi repot-repot dalam melakukannya. Sahabat hanya perlu mengecek secara online tentang harga, model, tahun produksi, dan tahun pemakaiannya. Dengan begitu, Sahabat bisa mendapatkan yang paling cocok dengan kemauan dan budget.

Foto : Garasi.id

Ditulis oleh RIZKY YUNIHARTO
Terakhir diupdate: 20 Jun 2021 | 19:49 WIB
Bagikan

Kata kunci pencarian

ragumembelimobilbekasjualbelimobilbekasgarasiidsolusipuas
Logo Garasi.id
Copyright © 2024 PT. Digital Otomotif Indonesia.
All Rights Reserved
Member Of 
Blibli
 Family