Mobil Hitam Turkmenistan
Mobil Hitam Dilarang di Turkmenistan

Banyak Yang Suka, Mobil Hitam Malah Dilarang di Negara Ini

22 Agt 2019 | 17:01 WIB

Kebijakan pemimpin negara memang bisa berbeda. Ada yang unik dan aneh, seperti yang dilakukan presiden Turkmenistan. Presiden Gurbanguly Berdymukhammedov baru saja melarang peredaran mobil berwarna hitam di Ibukota Ashgabat. Alasannya, karena sang pemimpin negara gemar warna putih dan punya kepercayaan kalau putih membawa keberuntungan.

Kenapa ya? Mobil Hitam Dilarang di Negara Ini

Baca juga: Tahu Tidak, Warna Bisa Pengaruhi Harga Mobil Seken Tetap Stabil

Dilansir dari situs Dailymail Inggris, mobil warna hitam mulai dilarang peredarannya. Bahkan sejumlah mobil sudah mulai disita atau diderek paksa di Ashgabat oleh pihak berwenang. Agar bisa diambil, pemilik harus menandatangani perjanjian yang mengharuskan mobil mereka dicat warna putih atau paling tidak warna silver. Warna cerah lain sepertinya masih diizinkan karena presiden Gurbanguly Berdymukhammedov punya Bugatti Veyron berwarna hijau.

Keputusan itu ternyata mempengaruhi pasar untuk pengecatan bodi kendaraan. Karena permintaan meningkat, pemilik bisnis pun menaikkan tarif. Pemilik mobil harus merogoh kocek sebesar $1,996 atau sekitar Rp 27 juta untuk mewarnai mobil mereka. Tarif itu dikatakan masih bisa naik dengan syarat dan kondisi tertentu.

Keputusan unik presiden Gurbanguly Berdymukhammedov soal warna itu bukan yang pertama. Begitu juga kaitannya dengan otomotif. Pada 2015 pelarangan mobil hitam dan gelap sudah diberlakukan, tapi terbatas mobil impor saja. Kaca film juga ternyata sudah dilarang digunakan di sana.

Kenapa ya? Mobil Hitam Dilarang di Negara Ini

Ibukota Ashgabat sendiri sudah terkenal dengan sebutan City of White Marble. Sebabnya, kota itu memegang rekor sebagai yang punya bangunan putih terbanyak. Presiden juga tinggal di istana putih serta menggunakan limousine putih.

Masih ada lagi, dilaporkan presiden juga mulai melarang wanita mengemudi. Pengemudi wanita mulai dihentikan paksa di jalan dan SIM serta mobilnya disita. Keputusan itu diberlakukan setelah presiden menerima laporan dari menteri Isgender Mulikov, hampir sebagian besar kecelakaan mobil disebabkan wanita.

Foto : Garasi.id


Ditulis oleh ANJAR
Terakhir diupdate: 09 Mei 2020 | 04:59 WIB
Bagikan

Kata Kunci Pencarian

mobilbarubekasNegaraturkmenistandilarangwarnahitamdisitawanitamenyetirsimkecelakaanAshgabat